Olahraga di Malam Hari: Apakah Berisiko bagi Kesehatan Jantung?
Di tengah kesibukan kehidupan modern, olahraga di malam hari semakin populer. Banyak orang memilih waktu malam untuk berolahraga karena keterbatasan waktu di siang hari yang digunakan untuk bekerja atau aktivitas sehari-hari. Jenis olahraga yang sering dilakukan meliputi sepak bola, futsal, bulu tangkis, tenis meja, dan senam. Namun, apakah olahraga di malam hari aman bagi kesehatan jantung?
Beberapa orang khawatir bahwa olahraga di malam hari bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Namun, pendapat ini tidak selalu sama. Ada juga yang mengatakan bahwa olahraga di malam hari tidak masalah selama dilakukan dengan cara yang tepat.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami mengajukan pertanyaan kepada dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RSUP Surakarta. Ia juga aktif memberikan edukasi tentang kesehatan jantung melalui berbagai media.
Pendapat Dokter Mengenai Olahraga di Malam Hari
Menurut dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, olahraga di malam hari tidak direkomendasikan jika tubuh sudah lelah akibat aktivitas seharian penuh. “Aktivitas seharian penuh membuat tubuh lelah, ditambah olahraga di malam hari akan membuat tubuh lebih lelah lagi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan ketika tubuh dalam kondisi segar dan tidak terlalu lelah. “Olahraga itu dilakukan ketika kita sedang senggang, itu akan lebih baik untuk dilakukan.”
Ketika tubuh sudah merasa capek di siang hari, maka malam hari sebaiknya tidak dipaksakan untuk berolahraga. “Intinya jangan dipaksakan, yang tahu alarm tubuh kita adalah kita sendiri,” tambahnya.
dr. Mohammad Zakky Fananie juga menjelaskan bahwa saat tubuh lelah, otot-otot tubuh, termasuk jantung, juga akan terbebani. “Karena dari itu, kadang ada serangan jantung saat seseorang melakukan olahraga di malam hari, tapi banyak yang menyalahkan malam harinya.”
Profil Dokter Spesialis Jantung
dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA adalah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang bertugas di RSUP Surakarta sejak tahun 2022 hingga saat ini. Selain itu, ia juga berpraktik di RS Brayat Minulya Surakarta dan RSUI Banyu Bening Boyolali.
Ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 2013. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan spesialis di Program Studi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dari tahun 2016 hingga 2021.
Gelar FIHA (Fellow of the Indonesian Heart Association) menjadi bukti dedikasinya di bidang kardiologi. Ia juga aktif memberikan edukasi kesehatan melalui berbagai media, termasuk portal berita Infomalangraya.com.
Jika ingin berkonsultasi dengan dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, Anda dapat mengunjungi RSUP Surakarta, RS Brayat Minulya Surakarta, atau RSUI Banyu Bening Boyolali. Untuk mengetahui jadwal praktiknya, silakan mengunjungi laman Instagram @rsupsurakarta.
Suplemen Kesehatan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Selain informasi tentang olahraga, artikel ini juga menyertakan informasi tentang suplemen kesehatan. Salah satunya adalah Imboost, sebuah produk yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Imboost merupakan Immunity Booster (peningkat daya tahan tubuh – immunomodulator) yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit serta mempercepat penyembuhan penyakit. Produk ini mengandung Echinacea, salah satu jenis tanaman herbal yang aman untuk dikonsumsi.
Untuk mendapatkan suplemen kesehatan, Imboost yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda, klik di sini.








