Pentingnya Olahraga yang Aman untuk Penderita Penyakit Jantung
Rutin berolahraga merupakan kebiasaan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan jantung. Namun, bagi seseorang yang menderita penyakit jantung, pemilihan jenis olahraga harus dilakukan dengan lebih hati-hati agar tidak memberikan dampak buruk pada kondisi kesehatannya.
Pertanyaan mengenai olahraga yang aman untuk penderita jantung sering diajukan oleh masyarakat. Dalam hal ini, dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RSUP Surakarta, memberikan jawaban yang dapat menjadi panduan bagi mereka yang ingin berolahraga namun memiliki riwayat penyakit jantung.
Tips Memilih Jenis Olahraga yang Aman
dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA menjelaskan bahwa pertama-tama dokter akan mengevaluasi kondisi pasien, terutama jika pasien pernah mengalami serangan jantung atau operasi jantung sebelumnya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa latihan yang direkomendasikan sesuai dengan kemampuan tubuh pasien.
Frekuensi olahraga yang ideal adalah 4-7 kali seminggu, dengan minimal 4 kali seminggu untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, intensitas latihan juga harus diperhitungkan. Dokter akan menentukan intensitas latihan yang sesuai dengan kondisi pasien, termasuk durasi latihan yang dianjurkan.
Kiat Menjalani Latihan Olahraga yang Efektif
Sebelum melakukan latihan, dianjurkan untuk melakukan pemanasan selama 5-10 menit. Setelah itu, lakukan peregangan selama 5-10 menit sebelum memulai latihan utama. Latihan tersebut akan diresepkan oleh dokter jantung sesuai dengan kemampuan dan kondisi pasien.
Pada awalnya, durasi latihan bisa dimulai dari 5-10 menit, lalu secara bertahap ditingkatkan sebesar 10-20 persen setiap minggu. Peningkatan durasi latihan bisa dilakukan sebesar 1-5 menit per sesi. Dengan demikian, tubuh pasien akan menyesuaikan diri terhadap latihan yang diberikan.
Profil Dokter Spesialis Jantung
dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA adalah seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang bekerja di RSUP Surakarta sejak tahun 2022 hingga saat ini. Selain itu, ia juga berpraktik di RS Brayat Minulya Surakarta dan RSUI Banyu Bening Boyolali.
Ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan menyelesaikan program profesi dokter pada tahun 2013. Minatnya di bidang kardiologi membawanya melanjutkan pendidikan spesialis di Program Studi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang ditempuh dari 2016 hingga 2021.
Selain sebagai dokter, dr. M. Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk menjadi pembicara di portal berita Infomalangraya.com. Bagi yang ingin berkonsultasi dengannya, dapat mengunjungi RSUP Surakarta, RS Brayat Minulya Surakarta, atau RSUI Banyu Bening Boyolali.

Suplemen untuk Kesehatan Sendi dan Asam Urat
Selain olahraga, penggunaan suplemen juga bisa menjadi alternatif dalam menjaga kesehatan tubuh. Salah satu contohnya adalah suplemen SENDIFIT yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai macam keluhan sendi, tulang, asam urat, dan rematik.
Kandungan bahan aktif pada SENDIFIT diproses secara khusus dengan rasio tinggi sehingga menghasilkan herbal yang berkhasiat cepat dan mengandung senyawa antioksidan yang mampu membersihkan sisa-sisa purin, sehingga asam urat dan rematik tidak kambuh lagi.
Manfaat dari SENDIFIT antara lain adalah meredakan nyeri sendi, mengatasi radang sendi, mempercepat penyembuhan patah tulang, mencegah pengapuran sendi, mengatasi dan mencegah asam urat, serta mencegah keropos tulang/pengapuran tulang.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang SENDIFIT, klik [di sini].







