Cedera Parah Ole Romeny, Ancaman bagi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ole Romeny, penyerang Timnas Indonesia dan klub Oxford United, kini sedang menghadapi cedera serius yang memengaruhi masa depannya dalam pertandingan-pertandingan penting. Cedera ini terjadi saat ia bermain dalam laga Piala Presiden 2025 melawan Arema pada 10 Juli 2025. Saat itu, ia menerima tekanan keras dari pemain Arema, Paulinho Moccelin, yang menyebabkan cedera parah.
Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni, menilai bahwa absennya Ole Romeny bisa menjadi ancaman besar bagi kekuatan Timnas Indonesia, terutama di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia mengkhawatirkan bagaimana tim akan bermain tanpa salah satu pemain utama mereka.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah mengonfirmasi bahwa Ole akan menjalani operasi pada Kamis. Dengan proses pemulihan yang panjang, kemungkinan besar ia akan absen cukup lama. Kusnaeni mengatakan bahwa jika benar-benar tidak bisa tampil, hal ini akan sangat memengaruhi performa Timnas Indonesia.
Operasi Berhasil, Tapi Masih Ada Ketidakpastian
Meski demikian, kabar terbaru menyebutkan bahwa Ole berhasil menjalani operasi kaki kanannya di Belanda pada Kamis. Ia mengunggah pesan singkat di akun Instagramnya, menyampaikan bahwa operasi berjalan baik dan ia segera kembali bermain. Meskipun begitu, belum ada informasi pasti tentang lamanya waktu pemulihan.
Namun, sudah dipastikan bahwa Ole akan absen dalam dua pertandingan FIFA Match Day pada bulan September, yaitu saat Tim Garuda melawan Kuwait dan Lebanon. Laga tersebut juga akan menjadi uji coba menghadapi tim-tim dari kawasan Timur Tengah, yang akan menjadi lawan-lawan utama dalam putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026: Kesempatan untuk Membuat Kejutan
Setelah pengundian anggota grup, Indonesia berada di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Pertandingan-pertandingan di grup ini akan digelar antara 8 hingga 14 Oktober. Kusnaeni menilai bahwa meskipun lawan-lawan Indonesia terlihat kuat, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk membuat kejutan.
“Dengan kekuatan penuh, kita tidak perlu khawatir dengan hasil undian. Bergabung dengan Arab Saudi dan Irak memberi harapan untuk lolos sebagai juara grup,” kata Kusnaeni.
Ia menambahkan bahwa Irak belum pernah dikalahkan oleh Timnas Indonesia dalam laga resmi, tetapi kekuatan timnas yang terus berkembang bisa mengubah situasi. Sementara itu, Arab Saudi sudah pernah dihadapi oleh Indonesia dalam putaran sebelumnya, sehingga tim sudah tahu cara menghadapi dan bahkan mengalahkan mereka.
Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kusnaeni juga menyampaikan bahwa PSSI mungkin akan mendatangkan penyerang baru dari diaspora untuk memperkuat tim. Namun, ia menilai bahwa pemain baru ini masih memerlukan waktu untuk beradaptasi. Ole Romeny, sebaliknya, sudah terbiasa dengan kondisi di Indonesia dan bisa langsung berkontribusi.
“Jika cedera Ole bisa segera sembuh, maka ia akan sangat berharga dalam putaran keempat nanti,” ujarnya. Kusnaeni berharap agar kondisi Ole segera pulih agar bisa membantu Timnas Indonesia meraih hasil maksimal di kualifikasi Piala Dunia 2026.







