InfoMalangRaya.com– Kecerdasan buatan (AI) mungkin alat yang bermanfaat untuk belajar, tetapi jangan mempergunakannya untuk menggarap pekerjaan rumah kalian, pesan Paus Fransiskus kepada sekitar 15.000 pemuda Amerika Serikat dalam sebuah sesi tanya-jawab yang digelar hari Jumat (21/11/2025).
Dalam siaran video langsung dari Vatikan pada acara konferensi nasional pemuda Katolik di kota Indianapolis, negara bagian Indiana, Amerika Serikat, Paus Leo mengatakan kepada para pemuda bahwa AI “menjadi salah satu ciri khas zaman kita.”
“Menggunakan AI secara bertanggung jawab berarti menggunakannya secara bijak yang membantu kalian berkembang,” kata pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu. “Jangan memintanya untuk mengerjakan PR kalian,” ujarnya, seperti dilansir Reuters.
Leo, Paus Katolik pertama yang berasal dari Amerika Serikat, berbicara selama 40 menit dalam acara tanya-jawab dengan para pemuda yang pertama kali digelar sejak dia dilantik enam bulan silam.
Dalam acara tersebut dia menjawab pertanyaan seputar ajaran Katolik dan memberikan nasihat tentang bagaimana menjalin pertemanan di sekolah.Paus Leo, yang bersuara vokal mengkritik kebijakan anti-imigrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga sempat menyinggung masalah politik.
Dia mengatakan bahwa Yesus ingin umat Kristiani menjadi “orang yang membina jembatan dan bukan membangun tembok pemisah.”
“Harap berhati-hati untuk tidak menggunakan kategori-kategori politik saat berbicara tentang ajaran Kristen, berbicara tentang Gereja,” kata Paus Leo kepada para pemuda AS.
“Gereja bukan milik partai politik apapun,” tegasnya. “Sebaliknya, Gereja membantu membentuk hati nurani kalian … sehingga kalian dapat berpikir dan bertindak dengan kebijaksanaan dan cinta.”*







