Pelatih Persija Mengungkap Permainan Lawan Arema FC
Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberikan komentarnya mengenai pertandingan melawan Arema FC dalam laga Super League 2025/2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (8/11/2025). Persija berhasil memenangkan pertandingan tersebut, meskipun sempat tertinggal lebih dulu.
Pada babak pertama, Arema FC berhasil mencetak gol pada menit ke-12 melalui aksi Valdeci. Namun, Persija mampu menyamakan skor pada babak kedua. Eksel Runtukahu menjadi pahlawan bagi tim Macan Kemayoran dengan mencetak gol pertama pada menit ke-48 dan gol keduanya pada menit ke-50.
Selain itu, terjadi dua kartu merah dalam pertandingan ini. Julian Guevara dari Arema FC mendapat kartu merah pada menit ke-84, sementara Jordi Amat dari Persija keluar lapangan pada menit ke-90+2.
Setelah pertandingan, Souza mengatakan bahwa Arema FC adalah lawan yang sulit. Ia memuji pertahanan tim Singo Edan. “Kami tahu itu pertandingan pasti tidak muda, kami main lawan tim yang bagus,” ujar pelatih asal Brasil itu. “Mereka itu pertahanannya baik di babak pertama,” tambahnya.
Souza menjelaskan bahwa timnya bermain lebih baik di babak kedua. “Kami pergantian di babak kedua, tim jadi lebih baik dan bisa ketemu dua gol kita cetak. Dua gol bagus dari Eksel. Dari dua gol itu kita mungkin bisa bikin tiga empat, mungkin kita sedikit miss di depan gawang, mungkin lebih tenang untuk cetak gol. Jadi pertandingan kita bisa cetak banyak gol,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa pertandingan masih terbuka. “Tapi masih terbuka tadi, Arema FC bisa cetak gol. Tapi kita bisa tahan sampai akhir dan kita dapat tiga poin,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Persija tetap berada di posisi kedua dengan 23 poin. Sementara Arema FC berada di peringkat sembilan dengan 15 poin.
Strategi dan Evaluasi Pelatih
Souza mengakui bahwa di babak pertama, Persija kesulitan menghadapi pertahanan Arema FC. “Jadi di babak pertama kita tidak banyak bersaing lawan mereka di situ. Kita mungkin permainan terlalu lambat sedikit,” ujarnya.
Namun, ia sangat puas dengan perubahan yang terjadi di babak kedua. “Kami pergantian di babak kedua, tim jadi lebih baik dan bisa ketemu dua gol kita cetak. Dua gol bagus dari Eksel. Dari dua gol itu kita mungkin bisa bikin tiga empat, mungkin kita sedikit miss di depan gawang, mungkin lebih tenang untuk cetak gol. Jadi pertandingan kita bisa cetak banyak gol,” tambahnya.
Souza juga mengakui bahwa meski memiliki peluang, Persija tidak mampu memanfaatkannya secara maksimal. “Tapi masih terbuka tadi, Arema FC bisa cetak gol. Tapi kita bisa tahan sampai akhir dan kita dapat tiga poin,” katanya.
Performa Pemain dan Kondisi Lapangan
Eksel Runtukahu menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Dua golnya membantu Persija meraih kemenangan penting. Selain itu, beberapa pemain lain turut berkontribusi dalam strategi yang diterapkan oleh Souza.
Meskipun pertandingan berjalan cukup menegangkan, Persija mampu bertahan hingga akhir. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa tim Macan Kemayoran mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan strategi lawan.
Kesimpulan
Kemenangan atas Arema FC membawa Persija tetap berada di posisi kedua klasemen. Meskipun ada beberapa kendala, seperti kartu merah dan penyelesaian akhir yang kurang optimal, Persija tetap mampu meraih tiga poin penting. Dengan performa yang stabil, Persija diharapkan bisa terus berkembang dan memperkuat posisinya di Super League 2025/2026.







