InfoMalangRaya, Indonesia – Piero Hincapie merasa sudah sanggup menjadi pemimpin baru di lini belakang Bayer Leverkusen. Walaupun masih muda, Hincapie optimistis bisa menjadi mentor bagi para pemain baru.
Hincapie memang masih berusia 23 tahun. Akan tetapi, ia telah menjadi sosok tidak tergantikan di lini belakang Bayer Leverkusen semenjak musim 2021-22. Hincapie pun kini diberikan tanggung jawab besar untuk menambal lubang peninggalan Jonathan Tah.
“Saya yakin bisa membantu tim, khususnya para pemain muda. Saya sendiri memang masih muda, tetapi saya sudah berada di klub ini selama beberapa tahun, mengantongi pengalaman penting, dan meraih beberapa gelar juara,” ujar Hincapie kepada RP Online.
“Saya ingin menjadi panutan yang baik bagi para pemain baru, berupaya semaksimal mungkin agar mereka merasa disambut dan menjadi bagian dari keluarga besar ini,” sambung pemain berpaspor Ekuador itu.
PIERO HINCAPIE MENJADI DEWASA DI LEVERKUSEN
Hincapie telah menjadi bek andalan Die Werkself semenjak musim 2021-22. Selama empat tahun merumput di Jerman, ia telah mencatat 164 penampilan di semua kompetisi.
Hincapie pun merasa telah menjadi sosok yang jauh lebih dewasa dibanding empat tahun lalu. Ia pun optimistis bisa membimbing para pemain muda ke arah yang lebih baik.
“Saya yakin selalu mengambil tanggung jawab besar setiap kali berada di atas lapangan. Hal itu sudah saya lakukan bahkan sejak pertama kali tiba di Leverkusen.”
“Tentu saja, seiring bertambahnya pengalaman dan tahun-tahun di klub ini, saya menjadi lebih matang baik sebagai pemain maupun pribadi. Saya mampu dan ingin membagikan hal tersebut kepada para pemain muda,” tuntas Hincapie.







