081333257719 admin@infomalangraya.com
Rabu, 29 Juni 2022 | 20:34
Kumpulan Berita

Pol PP Kota Malang Ciduk Keluarga Pengemis dan Anak Penjual Kue – MALANG POST

34views

malang-post.com
Malang Post – Jelang memasuki bulan Ramadhan, Satpol PP Kota Malang mulai gelar operasi untuk pembersihan anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal-gepeng) di Kota Malang.
Jumat (11/3/2022), korps penegak Perda itu menciduk enam orang pengemis dan anak pedagang makanan kecil dari Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
Operasi itu sendiri dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya, petugas mendapati dulu satu orang ibu dan bayi yang digendongnya dan satu anak berusia sekitar 12 tahun sedang berjualan kue di perempatan Jalan Bogor.
Kemudian, dilanjutkan ke arah barat dan mendapati dua anak lainnya yang masih berusia SD tengah berjualan. Tiga anak dalam hal ini melakukan aktifitas jualan di usia mereka yang belum mencapai dewasa atau 17 tahun.
Semuanya langsung dibawa ke kantor Satpol PP Kota Malang untuk diperiksa dan dilakukan pembinaan. Berdasarkan hasil pendataan petugas, ibu dan empat anaknya itu berdomisili di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun sekitar pukul 11.00 WIB.
Satpol PP pun berinisiatif membawa mereka ke kantor Camat Sukun untuk dibeberkan di depan camat dan diserahkan. Tak lama setelah tiba di kantor, ayah mereka yang menggunakan becak motor datang menyusul keluarganya.
Reporter City Guide FM ini mencoba bertanya kepada sang ibu yang diketahui bernama Ulfa Solimah, 33. Ia mengaku anak-anaknya berjualan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
“Ayahnya mulung dan pendapatan nya sepi, saya juga kadang ikut jualan sama anak-anak,” kata dia. Barang yang dijual berupa kue rasa kopi khas rotiboy dan donat yang biasa dihargai seribu rupiah, semuanya dibeli di Pasar Mergan setiap harinya dan selalu mendapati dagangannya tidak habis.
Wanita ini awalnya menyangkal pertanyaan bahwa ia menyuruh anaknya untuk berjualan. Tetapi begitu petugas datang, ia berubah pernyataannya. Dirinya mengakui bahwa dirinya menyuruh tiga anaknya berjualan. Alasannya karena faktor ekonomi.
“Mau beli seragam, dan pembayaran uang sekolah. Ini juga persiapan lebaran nanti,” tambah dia. Sebenarnya, Satpol PP hendak memberikan sanksi berupa tindak pidana ringan. Dasarnya, Perda Kota Malang Nomor 09 Tahun 2013 tentang Upaya Penanganan Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis.
Namun dalam hal ini, sebetulnya bisa melanggar Pasal 76 I Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. 
Namun, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat memilih hal lain. Karena murni karena faktor ekonomi tanpa seseorang lain yang menyuruh, ia pun memberikan pembinaan dan pengawasan dari RT RW tempat mereka tinggal.
“Kalau dari daerah lain akan kami kontak Dinas Sosial beserta Satpol PP tempat mereka berasal untuk diambil,” ujarnya.
Razia serupa masih akan terus dilakukan jelang bulan Ramadhan dan seterusnya, apalagi, ada potensi kedatangan gelandangan dan pengemis dari luar kota Malang yang biasanya terjadi dari tahun ke tahun. (yan)

Malang-post.com
Graha Malang Post
Ruko WOW Cluster Apple No 1-6, Jalan Raya Sawojajar, Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur.
Find Us
Tentang Kami I Pedoman Media Siber I Kode Etik Jurnalistik I Disclaimer

Baca Juga:  Jadwal Imsak Tangerang Hari Ini 13 April 2022, Lihat Infonya di Sini - detikNews

Copyright © 2022 Malang Post I All rights reserved.

source

Tinggalkan Balasan