Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot
    b6c543ea 11ec 445a bf45 e7ae3c4a3fb1 - Info Malang Raya

    Judge memberi batasan satu tahun pada kontrak Google untuk penempatan penelusuran default

    7 Desember 2025
    3w2cdeik2kszn0c - Info Malang Raya

    BI dan Pemkot Malang Gelar Gerakan Pangan Murah

    7 Desember 2025
    rhnaec5lsx01ba3.webp.webp - Info Malang Raya

    Bupati Bandung Kerahkan Tim Gabungan Cari Korban Longsor | LPP RRI

    7 Desember 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Judge memberi batasan satu tahun pada kontrak Google untuk penempatan penelusuran default
    • BI dan Pemkot Malang Gelar Gerakan Pangan Murah
    • Bupati Bandung Kerahkan Tim Gabungan Cari Korban Longsor | LPP RRI
    • 5 Tempat Santai Nikmati Matcha Autentik di Kota Malang
    • Manchester City Bangkit! Hanya Tertinggal 2 Poin dari Arsenal
    • Banyak Penipuan Taiwan Blokir Medsos China RedNote
    • Budaya Dongeng Dinilai Penting Jaga Relasi Orang Tua-Anak | LPP RRI
    • Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Kereta Cokelat 60 Kg Sambut Natal
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
      • KOTA MALANG
      • KABUPATEN MALANG
      • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • RAGAM
      • TEKNOLOGI
      • UNDANG-UNDANG
      • WISATA & KULINER
      • KOMUNITAS
      • IMR ENGLISH
    • OPINI
    • COVER HARIAN IMR
    • LOGIN
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
    • KOTA MALANG
    • KABUPATEN MALANG
    • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • RAGAM
    • KOMUNITAS
    • WISATA & KULINER
    • KAJIAN ISLAM
    • TEKNOLOGI
    • UNDANG-UNDANG
    • LOWONGAN KERJA
    • TIPS
    • COVER HARIAN IMR
    • IMR TV
    • LOGIN
    Beranda - MALANG RAYA - IMR – Inflasi di Kota Malang dan Kota Probolinggo Masih Terkendali
    MALANG RAYA

    IMR – Inflasi di Kota Malang dan Kota Probolinggo Masih Terkendali

    By admin4 Juni 2025
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    NICIO 00238 - Info Malang Raya

    IMR – Tekanan inflasi Kota Malang dan Probolinggo, pada Mei 2025, tercatat masih terkendali dalam rentang sasaran.

    Dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Malang pada Mei 2025, mengalami deflasi sebesar 0,21 persen (mtm). Bulan April, inflasi tercatat sebesar 1,07 persen (mtm).

    Dengan capaian tersebut, Kota Malang mengalami inflasi tahunan sebesar 1,36 persen (yoy).

    Deflasi IHK pada Mei 2025, terutama didorong oleh penurunan harga kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, dengan andil -0,24 persen (mtm).

    Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang, Febrina, dalam rilis yang diterima IMR, menjelaskan, didasarkan komoditas penyebabnya, deflasi terbesar Kota Malang didorong oleh penurunan harga komoditas.

    Seperti cabai rawit, bawang merah, cabai merah, bawang putih dan emas perhiasan. Masing-masing dengan andil -0,17 persen, -0,08 persen, -0,03 persen, -0,02 persen dan -0,02 persen (mtm).

    “Penurunan harga-harga tersebut, terjadi akibat pasokan yang meningkat seiring dengan dimulainya musim panen di sentra produksi.”

    “Sedang penurunan harga bawang putih, terjadi akibat pasokan yang meningkat seiring dengan penambahan realisasi impor bawang putih.”

    “Sementara, penurunan harga emas perhiasan, berlangsung seiring dengan normalisasi harga komoditas emas global,” katanya.

    Deflasi yang lebih dalam, tambah Febrina, tertahan oleh beberapa komoditas yang mencatatkan kenaikan harga.

    Seperti komoditas tomat, tarif pulsa ponsel, beras, sawi hijau dan ketimun. Masing-masing dengan andil 0,03 persen, 0,02 persen, 0,02 persen, 0,02 persen, dan 0,01 persen (mtm).

    “Kalau untuk kenaikan harga tomat, sawi hijau dan ketimun, terjadi seiring dengan adanya keterbatasan pasokan akibat faktor cuaca yang kurang kondusif,” tegasnya.  

    Adapun kenaikan harga beras, terjadi seiring dengan berakhirnya masa panen raya yang mendorong penurunan pasokan gabah.

    Sementara itu kenaikan tarif pulsa ponsel, terjadi pasca normalisasi kebijakan penurunan tarif internet selama arus mudik lebaran 2025, yang diberlakukan oleh pemerintah.

    Sedangkan untuk kawasan Kota Probolinggo, yang juga masuk dalam wilayah kerja KPw BI Malang, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025, mengalami deflasi sebesar -0,35 persen (mtm). Bulan sebelumnya, mencatatkan inflasi sebesar 0,75 persen (mtm).

    Secara tahunan, Kota Probolinggo tercatat mengalami inflasi sebesar 1,58 persen (yoy) atau masih dalam rentang sasaran inflasi sebesar 2,5 + 1 persen.

    Febrina juga menyebut, deflasi periode Mei 2025 di Kota Probolinggo, terutama didorong oleh penurunan harga kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil -0,36 persen (mtm).

    Deflasi yang lebih dalam, tertahan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi dengan andil sebesar 0,06 persen (mtm).

    “Kalau didasarkan pada komoditasnya, deflasi terutama didorong oleh penurunan harga cabai rawit, bawang putih, bawang merah, angkutan antar kota dan ikan tongkol. Masing-masing dengan andil -0,20 persen, -0,06 persen, -0,05 persen, -0,04 persen, dan -0,02 persen (mtm),” tegas alumni UGM Yogyakarta ini.

    Penurunan harga cabai rawit dan bawang merah, terjadi akibat pasokan yang meningkat seiring mulainya musim panen di sentra produksi.

    Penurunan harga bawang putih, terjadi akibat pasokan yang meningkat seiring dengan penambahan realisasi impor bawang putih.

    Penurunan harga angkutan antar kota, terjadi seiring dengan normalisasi harga tarif beberapa operator bus trayek jarak jauh pasca lebaran. Penurunan harga ikan tongkol terjadi seiring dengan pasokan yang melimpah.

    Deflasi yang lebih dalam tertahan oleh peningkatan harga komoditas tomat, emas perhiasan, ketimun, tarif pulsa ponsel, dan kacang panjang, dengan andil deflasi masing-masing 0,03 persen, 0,02 persen, 0,02 persen, 0,01 persen, dan 0,01 persen (mtm).

    “Kenaikan harga tomat, ketimun, dan kacang panjang terjadi seiring dengan adanya keterbatasan pasokan akibat faktor cuaca yang kurang kondusif,” sebutnya.

    Sinergi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Bank Indonesia, akan terus diperkuat melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan penguatan program 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi serta Komunikasi efektif), untuk menjaga level inflasi berada dalam rentang sasaran 2,5 ± 1 persen (yoy). (*/Ra Indrata)

    Jumlah Pembaca: 147

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait

    3w2cdeik2kszn0c - Info Malang Raya

    BI dan Pemkot Malang Gelar Gerakan Pangan Murah

    7 Desember 2025
    7eierg3258la118 - Info Malang Raya

    Kasus Baru HIV di Malang Tembus 300 Orang

    6 Desember 2025
    4518i4mnx64rffe - Info Malang Raya

    KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Nataru 2025/2026

    5 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    banner 300250
    banner 300250
    banner 250250
    Search
    BERITA POPULER
    FB IMG 1748085073108 - Info Malang Raya

    Ironi Psywar: Arema FC yang Dulu Dilecehkan, Kini Justru Menendang PSS Sleman

    24 Mei 202522
    IMG 20250207 WA0468 - Info Malang Raya

    Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin Resmi Ditetapkan Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2024

    7 Februari 202510
    IMG 20250410 WA0159 - Info Malang Raya

    Momen HUT Ke-111, Wali Kota Wahyu Hidayat dan Wawali Ali Muthohirin Ziarah ke Makam Ki Ageng Gribig

    8 April 20256
    IMG 20250318 WA0497 - Info Malang Raya

    Wali Kota Malang Akan Fasilitasi Audiensi Terkait Isu Relokasi SMAN 8

    17 Maret 20252
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • INDEX BERITA
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • REDAKSI
    © 2016 Infomalangraya. Designed by Mohenk.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.