Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot
    49668509446 d73ec1313f z - Info Malang Raya

    Transformasi Pendidikan Berjalan, Bone Bolango Resmi Gunakan Skul.Id

    10 Desember 2025
    1765306813 skyrim - Info Malang Raya

    Skyrim tiba di Switch 2

    10 Desember 2025
    AA1HWbDf - Info Malang Raya

    Hasil SEA Games 2025: Timnas U-23 Indonesia Kalah 0-1 dari Filipina

    10 Desember 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Transformasi Pendidikan Berjalan, Bone Bolango Resmi Gunakan Skul.Id
    • Skyrim tiba di Switch 2
    • Hasil SEA Games 2025: Timnas U-23 Indonesia Kalah 0-1 dari Filipina
    • Soal dan Jawaban PAI Budi Pekerti Kelas 10 Halaman 81
    • Satria Muda Perkenalkan Jalen Jones dan Jordan Curry Jelang IBL 2026
    • 5 Tips Efektif Belajar SKD CPNS untuk Lolos Persiapan 2026
    • Bojan Hodak Beri Kabar Baik, Mesin Gol Persib Kembali
    • UHTP bekerja sama dengan UEU tingkatkan kurikulum RMIK untuk SDM unggul di era digital
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
      • KOTA MALANG
      • KABUPATEN MALANG
      • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • RAGAM
      • TEKNOLOGI
      • UNDANG-UNDANG
      • WISATA & KULINER
      • KOMUNITAS
      • IMR ENGLISH
    • OPINI
    • COVER HARIAN IMR
    • LOGIN
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
    • KOTA MALANG
    • KABUPATEN MALANG
    • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • RAGAM
    • KOMUNITAS
    • WISATA & KULINER
    • KAJIAN ISLAM
    • TEKNOLOGI
    • UNDANG-UNDANG
    • LOWONGAN KERJA
    • TIPS
    • COVER HARIAN IMR
    • IMR TV
    • LOGIN
    Beranda - MALANG RAYA - Program Makan Bergizi Gratis Sebabkan Kantin Sekolah Merugi, Omzet Turun hingga 80 Persen
    MALANG RAYA

    Program Makan Bergizi Gratis Sebabkan Kantin Sekolah Merugi, Omzet Turun hingga 80 Persen

    By admin8 Januari 2025
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    1c052abfbe8a.md - Info Malang Raya

    InfoMalangRaya – Sejumlah pedagang kantin di sekolah mengeluh omzet yang didapat menurun drastis bahkan disebut mencapai 90 persen. Turunnya uang hasil penjualan tersebut dampak dari adanya realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nestapa tersebut salah satunya turut dirasakan oleh Ria Mulyani yang merupakan salah satu penjual di Kantin SMPN 2 Kepanjen, Kabupaten Malang. “(Penjualan turun sekitar) 80 persen. Teman-teman ya seperti itu bilangnya,” ujar seorang penjual mie dan bakso di Kantin SMPN 2 Kepanjen ini, Selasa (7/1/2025).
    Baca Juga :
    Mentan Targetkan Kenaikan Produksi Beras 2 Juta Ton di Jatim, Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Ria menyebut, kondisi yang dialaminya tersebut masih tergolong mendingan ketimbang penjual yang lainnya. “Kalau saya (jual) mie dan bakso, kan enggak ada bosannya ya. Tapi teman-teman yang lain bisa 90 persen berkurangnya. (Misalnya yang jualan) nasi seperti ayam geprek, karena nanti juga ketemu nasi juga kan saat makan siang (Program MBG). Jadi menurun banget (penjualannya),” keluhnya. Ria menyebut, dirinya sudah berjualan di kantin sekolah sejak 2013 silam. Di mana, dalam sehari, sebelum direalisasikan Program MBG, dirinya menyediakan sekitar 5 kilogram mie. “Kemarin cuma (laku) 25 mangkok. Biasanya sehari 5 kilo mie itu masih kurang, itu bisa buat 50-70 mangkok, tergantung besar kecil porsinya yang dibeli anak-anak,” bebernya. Ria mengaku, untuk satu mangkok dia jual seharga Rp 5 ribu. Artinya, secara hitungan kasar, setelah Program MBG direalisasikan, Ria hanya mengantongi omzet Rp 125 ribu. Padahal sebelumnya, bisa mencapai kisaran Rp 375 ribu. “Kalau dari kemarin, pertama kali dikasih tahu ada makan gratis itu, dampaknya besar. Soalnya biasanya habis sekian (banyak), kemarin seperempat pun enggak ada,” timpalnya. Mempertimbangkan hasil penjualan di hari pertama realisasi Program MBG itulah, Ria akhirnya memilih untuk mengurangi makanan yang ia jual. “Hari ini cuma menyediakan 3 kilogram mie, itu saja enggak habis,” imbuhnya. Sebelum Program MBG direalisasikan, diakui Ria, dirinya sejatinya sudah diberi tahu oleh pihak sekolah. Pada saat dikumpulkan itulah, Ria sempat menanyakan ihwal kebijakan dari sekolah seperti apa menanggapi program MBG tersebut. “Sekolah bagaimana kalau seandainya kita sepi, mereka juga belum bisa jawab. Akhirnya, kalau saya sendiri, ya saya memilih untuk (jualan) dikurangi. Tujuannya biar enggak mubazir banget, jadi walau sedikit, tapi habis,” tuturnya.
    Baca Juga :
    Khofifah: Referensi Program MBG adalah Tradisi Syekh Abdul Qadir Jailani 

    Alhasil, meski omzet merosot tajam, namun sebagian siswa masih ada yang membeli. Terutama saat istirahat pertama, karena Program MBG belum didistribusikan di SMPN 2 Kepanjen. “Kemarin (saat hari pertama Program MBG, Senin, 6/1/2025) anak-anak saya tanya, kok enggak jajan. Kata mereka (siswa), mau ada gratisan kenapa bayar makan di kantin,” ujar Ria menirukan obrolannya dengan para siswa. Kegundahan yang dialami Ria tersebut kian bertambah. Sebab, kantin yang sejak belasan tahun ia gunakan untuk mengais rezeki, kini terancam keberlangsungannya. “Sedangkan di kantin inikan bayar (sewa), tidak gratisan, sewanya Rp 3 juta per tahun. Mohon maaf, kalau seperti ini terus, dampaknya terhadap kantin apa ada gantinya dari pemerintah?,” sindirnya. Menanggapi jeritan para penjual di kantin tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Kepanjen Purwatiningsih membantah jika pihak sekolah tidak berupaya mencarikan solusi. Sebaliknya, pihak sekolah sampai dengan saat ini masih melakukan evaluasi sebelum akhirnya akan ada kebijakan dari turunya omzet para penjual di kantin tersebut. “Jawaban dari ibu kantin itu sebenarnya tidak sesuai dengan sekolah, bukannya sekolah itu tidak bisa menjawab. Tapi kami masih menunggu hasil evaluasi, karena juknis (petunjuk teknis) baru turun kemarin. Jadi kami melihat uji coba ini seperti apa, setelahnya sekolah baru bisa mengambil kebijakan,” pungkasnya.

    Jumlah Pembaca: 194

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait

    hrdd1335lr11u4t - Info Malang Raya

    Kesehatan Mental Generasi Muda dan Layanan Konseling Kampus

    9 Desember 2025
    6x2w9parkpesge5 - Info Malang Raya

    UB Kerahkan Tim Tanggap Bencana ke Sumatera–Aceh

    9 Desember 2025
    nwr3sj424xk71d8 - Info Malang Raya

    Tabrakan, Pelajar Terpental dan Hilang di Sungai Pujon

    9 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    banner 300250
    banner 300250
    banner 250250
    Search
    BERITA POPULER
    FB IMG 1748085073108 - Info Malang Raya

    Ironi Psywar: Arema FC yang Dulu Dilecehkan, Kini Justru Menendang PSS Sleman

    24 Mei 202522
    IMG 20250207 WA0468 - Info Malang Raya

    Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin Resmi Ditetapkan Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2024

    7 Februari 202510
    IMG 20250410 WA0159 - Info Malang Raya

    Momen HUT Ke-111, Wali Kota Wahyu Hidayat dan Wawali Ali Muthohirin Ziarah ke Makam Ki Ageng Gribig

    8 April 20256
    IMG 20250318 WA0497 - Info Malang Raya

    Wali Kota Malang Akan Fasilitasi Audiensi Terkait Isu Relokasi SMAN 8

    17 Maret 20252
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • INDEX BERITA
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • REDAKSI
    © 2016 Infomalangraya. Designed by Mohenk.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.