Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot
    AA1LjzPN - Info Malang Raya

    SERES 3 Diluncurkan di Surabaya, DFSK-SERES Perkenalkan Armada Listrik di GIIAS 2025

    29 Agustus 2025
    AA1LcHaH - Info Malang Raya

    Coretan di Tembok DPR Sudah Tertutup Cat Putih

    29 Agustus 2025
    AA1LcRrv - Info Malang Raya

    Empat Wilayah dengan Kasus Perceraian Terbanyak di Jawa Timur, Banyuwangi Nomor Dua Lebih Tinggi dari Malang dan Surabaya

    29 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • SERES 3 Diluncurkan di Surabaya, DFSK-SERES Perkenalkan Armada Listrik di GIIAS 2025
    • Coretan di Tembok DPR Sudah Tertutup Cat Putih
    • Empat Wilayah dengan Kasus Perceraian Terbanyak di Jawa Timur, Banyuwangi Nomor Dua Lebih Tinggi dari Malang dan Surabaya
    • Tidak Lagi Dukung, Insentif Mobil Listrik BYD Disarankan Berhenti 2026
    • 3 Alasan Erick Thohir Pilih Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik PSSI
    • Orem-Orem: Rasa Tradisional yang Menggugah Selera
    • Ramalan Zodiak Aquarius 26 Agustus 2025: Keberuntungan, Cinta, Keuangan, Karier, dan Kesehatan
    • Terungkap Pesan Terakhir Ilham Sebelum Dibunuh, Sempat Bahas Makanan dengan Kakaknya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
      • KOTA MALANG
      • KABUPATEN MALANG
      • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • RAGAM
      • TEKNOLOGI
      • UNDANG-UNDANG
      • WISATA & KULINER
      • KOMUNITAS
      • IMR ENGLISH
    • OPINI
    • COVER HARIAN IMR
    • LOGIN
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
    • KOTA MALANG
    • KABUPATEN MALANG
    • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • RAGAM
    • KOMUNITAS
    • WISATA & KULINER
    • KAJIAN ISLAM
    • TEKNOLOGI
    • UNDANG-UNDANG
    • INFO PROPERTI & LOWONGAN KERJA
    • TIPS & TRIK
    • COVER HARIAN IMR
    • IMR TV
    • LOGIN
    Beranda - RAGAM - Alasan Utama Mengapa Minyak Rem Motor Perlu Dikuras Secara Rutin
    RAGAM

    Alasan Utama Mengapa Minyak Rem Motor Perlu Dikuras Secara Rutin

    By admin8 Juli 2025
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    AA1HJPpO - Info Malang Raya

    Minyak rem mungkin bukan cairan yang paling sering diperhatikan dalam perawatan sepeda motor, tetapi perannya sangat krusial dalam menjaga sistem pengereman tetap bekerja optimal. Sayangnya, banyak pengendara hanya menambah minyak rem jika volumenya berkurang, tanpa menyadari bahwa cairan ini juga harus dikuras dan diganti secara total. Proses pengurasan ini bukan hanya sekadar menjaga volume, melainkan membersihkan seluruh sistem dari kotoran, air, dan endapan yang bisa membahayakan keselamatan saat berkendara.

    Minyak rem bekerja dalam tekanan tinggi dan suhu ekstrem. Dalam jangka waktu tertentu, cairan ini mengalami penurunan kualitas akibat terkontaminasi oleh kelembaban, oksidasi, dan serpihan dari gesekan komponen pengereman. Jika tidak dikuras secara berkala, kotoran tersebut bisa mengganggu aliran tekanan hidrolik dan bahkan merusak bagian dalam seperti kaliper atau master rem. Oleh karena itu, menguras minyak rem adalah tindakan preventif yang sangat penting bagi keamanan.

    1. Minyak rem bersifat menyerap air dari udara

    Alasan utama mengapa minyak rem harus dikuras adalah karena sifatnya yang higroskopis, yakni menyerap air dari udara sekitar. Walau sistem rem dirancang tertutup, tetap saja uap air bisa masuk seiring waktu. Akumulasi air dalam minyak rem akan menurunkan titik didihnya. Akibatnya, saat pengereman terjadi dalam kondisi panas—seperti saat menuruni tanjakan atau dalam kemacetan—air tersebut akan berubah menjadi uap dan menciptakan gelembung udara di dalam sistem.

    Gelembung ini mengganggu tekanan hidrolik dan membuat rem terasa ngempos atau kosong saat ditekan. Dalam kondisi ekstrem, rem bisa sepenuhnya gagal berfungsi. Dengan melakukan pengurasan, semua cairan lama yang sudah tercampur air akan dibuang dan diganti dengan minyak rem baru yang bersih dan berkinerja baik.

    2. Pengurasan membantu membersihkan kotoran dan endapan

    AA1HJVbd - Info Malang Raya

    Selain menyerap air, minyak rem juga bisa mengandung kotoran dan serpihan logam dari gesekan kampas dan piston rem. Partikel-partikel ini bisa menumpuk di dalam selang atau ruang master, lalu menyumbat aliran tekanan. Jika dibiarkan, sistem pengereman tidak hanya menjadi kurang responsif, tetapi juga bisa menyebabkan keausan dini pada komponen seperti piston kaliper atau sil karet.

    Pengurasan membantu membersihkan seluruh sistem dari kotoran tersebut. Proses ini lebih efektif daripada sekadar menambahkan cairan baru ke dalam tabung reservoir. Cairan yang bersih akan membuat tekanan hidrolik lebih stabil dan memperpanjang usia komponen sistem rem secara keseluruhan.

    3. Sebaiknya dilakukan setiap satu hingga dua tahun

    AA1HW0fT - Info Malang Raya

    Meski tidak ada gejala langsung, pengurasan minyak rem tetap perlu dilakukan secara berkala setiap satu hingga dua tahun. Motor yang sering digunakan dalam kondisi berat seperti tanjakan, lalu lintas padat, atau perjalanan jauh sebaiknya dikuras lebih sering. Kamu bisa memeriksa kondisi minyak rem dari warnanya—jika sudah keruh, kecoklatan, atau bahkan kehitaman, itu tanda bahwa cairan sudah terlalu lama dan perlu diganti.

    Beberapa mekanik juga menyarankan pengurasan saat mengganti kampas rem atau servis besar. Hal ini bertujuan agar sistem pengereman bisa diatur ulang secara menyeluruh dan bekerja lebih optimal setelah semua komponen diperiksa dan dibersihkan.

    Jadi, menguras minyak rem motor bukan hanya soal menjaga performa pengereman, tetapi juga menyangkut keselamatan berkendara. Cairan yang bersih dan bebas kontaminasi akan menjaga tekanan tetap stabil dan respons rem tetap tajam dalam berbagai kondisi.

    Jangan tunggu sampai rem terasa aneh atau bahkan blong. Jadwalkan pengurasan minyak rem secara rutin agar sistem pengereman tetap dalam kondisi prima dan kamu bisa berkendara dengan rasa aman setiap hari.

    Kenapa Minyak Rem Motor Harus Diganti Berkala?

    Jumlah Pembaca: 29

    minyak SUV
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait

    AA1LjzPN - Info Malang Raya

    SERES 3 Diluncurkan di Surabaya, DFSK-SERES Perkenalkan Armada Listrik di GIIAS 2025

    29 Agustus 2025
    AA1LjOGH - Info Malang Raya

    Tidak Lagi Dukung, Insentif Mobil Listrik BYD Disarankan Berhenti 2026

    29 Agustus 2025
    AA1Hc6XL - Info Malang Raya

    Ramalan Zodiak Aquarius 26 Agustus 2025: Keberuntungan, Cinta, Keuangan, Karier, dan Kesehatan

    29 Agustus 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    banner 300250
    banner 300250
    banner 250250
    Search
    BERITA POPULER
    FB IMG 1748085073108 - Info Malang Raya

    Ironi Psywar: Arema FC yang Dulu Dilecehkan, Kini Justru Menendang PSS Sleman

    24 Mei 20252
    IMG 20241030 WA0003 - Info Malang Raya

    Asmara Terlarang Berujung Maut di Homestay: Istri Kepergok Suami Bersama Pria Lain

    30 Oktober 20243
    info malang raya - Info Malang Raya

    Skandal Korupsi Rel Kereta Api: Pejabat BPK Terlibat Suap Manipulasi Audit Proyek Jalur Kereta”

    16 November 20241
    info malang raya 1 - Info Malang Raya

    Hisap Kelamin Pacar Pria di Mobil Berujung Menabrak Orang

    18 November 202427
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • INDEX BERITA
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • REDAKSI
    © 2016 Infomalangraya. Designed by Mohenk.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.