Masalah Umum pada Rack Steer Mobil Honda yang Perlu Diperhatikan
Rack steer menjadi salah satu komponen penting dalam sistem kemudi mobil. Namun, bagi pemilik mobil Honda yang sudah berusia beberapa tahun, rack steer sering kali mengalami keausan. Hal ini menjadi masalah umum yang sering dihadapi oleh pengguna mobil merek Jepang tersebut.
Menurut Tri Pranoto, pemilik bengkel Honda Clinic Pradana, rack steer mobil Honda memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan mobil merek lainnya. Menurutnya, perbedaan ini terletak pada as bagian tengah dari rack steer. “As tengah pada mobil Honda sedikit lebih berat,” jelas Tri saat ditemui di lokasi bengkelnya.
Tujuan Desain Berat pada As Tengah
Meski terlihat sebagai kelebihan, desain ini memiliki tujuan tertentu. Tri menjelaskan bahwa pabrikan membuat as tengah rack steer lebih berat untuk meningkatkan momen daya balik. Fungsi utamanya adalah memastikan kestabilan kendaraan saat dikemudikan. “Dengan rack steer yang lebih berat, mobil akan terasa lebih stabil dan tidak mudah limbung,” tambahnya.
Tri juga menyebutkan bahwa desain ini memberikan keuntungan dalam hal kenyamanan berkendara. Namun, meskipun memiliki kelebihan, ternyata ada kekurangan yang perlu diperhatikan.
Kekurangan pada Mobil Honda yang Sering Melalui Jalanan Rusak
Salah satu kelemahan dari rack steer Honda adalah keausannya yang lebih cepat jika mobil sering melalui jalanan dengan permukaan yang tidak rata atau banyak lubang. “Jika mobil sering melewati jalan rusak, maka rack steer akan lebih cepat aus,” ujar Tri.
Ia menambahkan bahwa keausan ini lebih sering terjadi pada mobil Honda generasi lama seperti Honda CR-V dan Freed. Meski demikian, Tri tetap menekankan bahwa desain ini dirancang untuk memberikan stabilitas yang baik.
Cara Mengecek Kerusakan Rack Steer Secara Mandiri
Bagi pemilik mobil Honda yang ingin memastikan kondisi rack steer, Tri menyarankan cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri. Salah satunya adalah dengan mencoba memutar setir ke kiri atau ke kanan saat mobil sedang terparkir. Jika terdengar suara “tek-tek” atau bunyi gesekan, itu bisa menjadi tanda adanya keausan pada rack steer.
Cara ini sangat berguna untuk memantau kondisi mobil sebelum terlalu parah. Tri menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin agar kerusakan tidak semakin memburuk dan memengaruhi keselamatan berkendara.
Pentingnya Perawatan Berkala
Selain pemeriksaan mandiri, Tri juga menyarankan untuk membawa mobil ke bengkel resmi secara berkala. Terutama untuk mobil yang sudah berusia cukup lama. Dengan perawatan yang tepat, rack steer dapat bertahan lebih lama dan bekerja dengan optimal.
Kesadaran akan pentingnya perawatan komponen-komponen kritis seperti rack steer akan membantu pemilik mobil merawat kendaraannya dengan lebih baik. Dengan begitu, mobil akan tetap nyaman dan aman digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.