Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot
    AA1LcQJx - Info Malang Raya

    Apa Alasan Shin Ju Ae Ingin Jadi Aktris Chungmuro di Drakor Aema?

    30 Agustus 2025
    AA1EucLV - Info Malang Raya

    Rahasia Aki Awet di Cuaca Ekstrem! Tips Merawat Aki Mobil dan Motor

    30 Agustus 2025
    AA1LcP5K - Info Malang Raya

    Pemkab Majalengka Akui Utang Rp 86 Miliar ke BPJS Kesehatan

    30 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Apa Alasan Shin Ju Ae Ingin Jadi Aktris Chungmuro di Drakor Aema?
    • Rahasia Aki Awet di Cuaca Ekstrem! Tips Merawat Aki Mobil dan Motor
    • Pemkab Majalengka Akui Utang Rp 86 Miliar ke BPJS Kesehatan
    • Massa Gelar Aksi di Alun-Alun Malang, Kecam Brutalitas Aparat
    • 3 Berita Artis Heboh: Pratama Arhan dan Azizah Salsha Akhirnya Bercerai
    • Polres Tuban Gelar Sholat Gaib untuk Affan Kurniawan yang Dilindas Kendaraan Rantis Polisi
    • 7 Superhero yang Harus Bertemu Doctor Doom
    • Prediksi: Bologna vs Como
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
      • KOTA MALANG
      • KABUPATEN MALANG
      • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • RAGAM
      • TEKNOLOGI
      • UNDANG-UNDANG
      • WISATA & KULINER
      • KOMUNITAS
      • IMR ENGLISH
    • OPINI
    • COVER HARIAN IMR
    • LOGIN
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
    • KOTA MALANG
    • KABUPATEN MALANG
    • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • RAGAM
    • KOMUNITAS
    • WISATA & KULINER
    • KAJIAN ISLAM
    • TEKNOLOGI
    • UNDANG-UNDANG
    • INFO PROPERTI & LOWONGAN KERJA
    • TIPS & TRIK
    • COVER HARIAN IMR
    • IMR TV
    • LOGIN
    Beranda - RAGAM - Dinas Pertanian Garut Perkuat Gerakan Pengendalian Hama Tikus untuk Lindungi Panen
    RAGAM

    Dinas Pertanian Garut Perkuat Gerakan Pengendalian Hama Tikus untuk Lindungi Panen

    By admin6 Agustus 2025
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    AA1JORkV - Info Malang Raya

    Program Pengendalian Hama Tikus di Kabupaten Garut

    Dinas Pertanian Kabupaten Garut terus memperkuat upaya pengendalian hama tanaman, khususnya tikus, melalui program yang dikenal dengan sebutan Gertak. Gerakan ini dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan guna menjaga stabilitas produksi padi menjelang masa panen. Langkah ini bertujuan untuk memastikan hasil pertanian tetap optimal dan menghindari kerugian akibat serangan hama.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menjelaskan bahwa Gertak merupakan strategi penting dalam menekan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang dapat mengancam hasil pertanian. Ia berharap metode ini bisa tepat sasaran sehingga upaya pengendalian hama, terutama tikus, bisa mencapai hasil maksimal. “Mudah-mudahan segala daya dan upaya kita untuk pengendalian hama penyakit, salah satunya hama tikus, bisa dikendalikan secara tepat sasaran,” ujarnya.

    Beberapa wilayah telah melaksanakan kegiatan Gertak pengendalian hama tikus. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong. Program ini melibatkan berbagai pihak seperti Unit Pelaksana Teknis Dispertan Garut, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT), Balai Penyuluhan Pertanian, serta Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat. Selain itu, kelompok tani juga turut serta dalam aksi lapangan.

    Haeruman menyebutkan bahwa seluruh personel diterjunkan ke 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Fokus utama saat ini adalah pengendalian hama tikus yang sering merusak tanaman secara masif dan berpotensi menurunkan hasil panen. Ia menekankan bahwa program Gertak tidak hanya bersifat insidental, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan, terutama menjelang musim panen. Pemerintah desa diminta aktif memobilisasi petani di wilayahnya.

    Langkah ini, menurut Haeruman, merupakan bentuk antisipasi dini untuk menjaga hasil produksi tetap optimal dan menghindari kerugian besar akibat serangan hama. Ia menegaskan bahwa jangan sampai produksi gabah menurun drastis karena tikus. Dengan adanya program Gertak, diharapkan petani dapat lebih siap menghadapi ancaman hama dan menjaga kualitas serta kuantitas hasil pertanian.

    Partisipasi Berbagai Pihak dalam Gertak

    Program Gertak tidak hanya dilakukan oleh Dinas Pertanian saja, tetapi juga melibatkan berbagai instansi dan komunitas petani. Keterlibatan ini sangat penting karena perlu adanya koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait agar program bisa berjalan efektif. Berikut beberapa pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Gertak:

    • Unit Pelaksana Teknis Dispertan Garut: Bertugas sebagai pelaksana teknis dari program.
    • Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT): Memberikan bantuan teknis dalam pengendalian hama.
    • Balai Penyuluhan Pertanian: Menyediakan informasi dan edukasi kepada petani.
    • Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat: Memberikan dukungan teknis dan logistik.
    • Kelompok Tani: Sebagai pelaku langsung dalam penerapan program di lapangan.

    Pentingnya Gerakan Berkelanjutan

    Haeruman menekankan bahwa Gertak bukanlah kegiatan yang dilakukan sekali atau insidental, melainkan harus menjadi gerakan yang berkelanjutan. Hal ini penting mengingat ancaman hama seperti tikus bisa terjadi setiap saat, terutama menjelang musim panen. Dengan program yang terus berjalan, diharapkan petani bisa lebih waspada dan siap menghadapi ancaman tersebut.

    Selain itu, pemerintah desa juga diminta untuk aktif dalam memobilisasi petani. Ini akan mempermudah penyebaran informasi dan partisipasi petani dalam kegiatan Gertak. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan program ini bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi para petani di Kabupaten Garut.

    Jumlah Pembaca: 29

    Berita Hewan kontrol hama Pemerintah peraturan Pemerintah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait

    AA1LcQJx - Info Malang Raya

    Apa Alasan Shin Ju Ae Ingin Jadi Aktris Chungmuro di Drakor Aema?

    30 Agustus 2025
    AA1EucLV - Info Malang Raya

    Rahasia Aki Awet di Cuaca Ekstrem! Tips Merawat Aki Mobil dan Motor

    30 Agustus 2025
    AA1LcP5K - Info Malang Raya

    Pemkab Majalengka Akui Utang Rp 86 Miliar ke BPJS Kesehatan

    30 Agustus 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    banner 300250
    banner 300250
    banner 250250
    Search
    BERITA POPULER
    FB IMG 1748085073108 - Info Malang Raya

    Ironi Psywar: Arema FC yang Dulu Dilecehkan, Kini Justru Menendang PSS Sleman

    24 Mei 20252
    IMG 20241030 WA0003 - Info Malang Raya

    Asmara Terlarang Berujung Maut di Homestay: Istri Kepergok Suami Bersama Pria Lain

    30 Oktober 20243
    info malang raya - Info Malang Raya

    Skandal Korupsi Rel Kereta Api: Pejabat BPK Terlibat Suap Manipulasi Audit Proyek Jalur Kereta”

    16 November 20241
    info malang raya 1 - Info Malang Raya

    Hisap Kelamin Pacar Pria di Mobil Berujung Menabrak Orang

    18 November 202427
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • INDEX BERITA
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • REDAKSI
    © 2016 Infomalangraya. Designed by Mohenk.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.