Penemuan Jenazah di Sungai Bango Mengundang Keprihatinan
Pada hari Senin, tanggal 25 Agustus 2025, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di wilayah Jalan Muharto Gang V, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengambang di aliran Sungai Bango. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang sedang beraktivitas memancing.
Menurut informasi yang diperoleh, penemuan jenazah tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dua saksi, yaitu Hendra dan Susilo, yang sedang menuju ke arah sungai untuk memancing, melihat sesuatu yang mencurigakan. Awalnya mereka mengira benda tersebut adalah boneka yang terapung di permukaan air.
Namun, saat mendekat, keduanya melihat adanya tangan pada benda tersebut. Hal ini membuat mereka semakin penasaran. Salah satu dari saksi kemudian memutuskan untuk berenang dan membawa benda tersebut ke pinggir sungai. Setelah diperiksa lebih dekat, ternyata benda yang ditemukan bukanlah boneka, melainkan sosok jenazah laki-laki.
Setelah mengetahui bahwa yang ditemukan adalah jenazah, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kedungkandang. Tak lama setelah itu, petugas kepolisian bersama tim INAFIS dari Polresta Malang Kota serta tenaga medis tiba di lokasi kejadian.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan dokumen identitas seperti KTP atau kartu identitas lainnya pada jenazah tersebut. Dari ciri-ciri fisik, jenazah hanya mengenakan celana jeans dan kaos putih dengan gambar Ganjar – Mahfud.
Jenazah tanpa identitas ini kemudian dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Proses identifikasi masih dilakukan oleh pihak berwajib. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kerabat atau anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera datang ke Polsek Kedungkandang untuk dilakukan pencocokan identifikasi.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar dan aparat setempat. Selain upaya identifikasi, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian dan identitas jenazah tersebut. Hingga saat ini, pihak berwajib masih terus melakukan proses investigasi dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber.
Masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak ragu untuk memberikan informasi jika memiliki data yang relevan. Dengan kolaborasi antara warga dan aparat, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan dan memberi kejelasan bagi keluarga korban.