Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot
    AA1LjpWw - Info Malang Raya

    Mobil Baru Wuling Hadir di GIIAS Surabaya 2025

    30 Agustus 2025
    AA1LcKUR - Info Malang Raya

    4 Profesi Menarik Yoona di Drama, dari Reporter hingga Chef

    30 Agustus 2025
    AA1LcEev - Info Malang Raya

    Klub Realitas Tampil Percaya Diri di Album Keempat

    30 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Mobil Baru Wuling Hadir di GIIAS Surabaya 2025
    • 4 Profesi Menarik Yoona di Drama, dari Reporter hingga Chef
    • Klub Realitas Tampil Percaya Diri di Album Keempat
    • Astra International Ungkap Strategi Hadapi Persaingan Bisnis dari Produsen EV Tiongkok
    • Disparbud Kabupaten Malang Raih Public Service for IMPACT Award Jatim 2025
    • Test Drive dan Test Ride, GIIAS Surabaya 2025 Tawarkan Pengalaman Otomotif Lengkap
    • DPRD Makassar Dibakar, Duel PSM Vs Persebaya Surabaya Ditunda
    • Cara Menghindari Overcharge pada Dinamo atau Alternator
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
      • KOTA MALANG
      • KABUPATEN MALANG
      • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • RAGAM
      • TEKNOLOGI
      • UNDANG-UNDANG
      • WISATA & KULINER
      • KOMUNITAS
      • IMR ENGLISH
    • OPINI
    • COVER HARIAN IMR
    • LOGIN
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    • LIPUTAN KHUSUS
    • MALANG RAYA
    • KOTA MALANG
    • KABUPATEN MALANG
    • KOTA BATU
    • JAWA TIMUR
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • RAGAM
    • KOMUNITAS
    • WISATA & KULINER
    • KAJIAN ISLAM
    • TEKNOLOGI
    • UNDANG-UNDANG
    • INFO PROPERTI & LOWONGAN KERJA
    • TIPS & TRIK
    • COVER HARIAN IMR
    • IMR TV
    • LOGIN
    Beranda - RAGAM - Kemenperin Minta BYD dan Vinfast Penuhi Target TKDN Mobil Listrik 2026
    RAGAM

    Kemenperin Minta BYD dan Vinfast Penuhi Target TKDN Mobil Listrik 2026

    By admin29 Agustus 2025
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    AA1JQnr2 - Info Malang Raya

    Kewajiban Produksi Mobil Listrik dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri Mulai 2026

    Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menetapkan aturan terkait kewajiban produsen otomotif yang menerima insentif impor mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU). Aturan ini menyatakan bahwa mulai tahun 2026, para produsen wajib memenuhi kewajiban produksinya dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang meningkat secara bertahap.

    Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Mahardi Tunggul Wicaksono, menjelaskan bahwa enam perusahaan penerima manfaat insentif ini adalah BYD Auto Indonesia (BYD), Vinfast Automobile Indonesia (VinFast), Geely Motor Indonesia (Geely), Era Industri Otomotif (Xpeng), National Assemblers (Aion, Citroen, Maxus dan VW), serta Inchape Indomobil Energi Baru (GWM Ora).

    Masa impor CBU peserta program akan berakhir pada 31 Desember 2025. Setelah itu, insentif seperti pembebasan Bea Masuk dan PPn BM yang sudah diterima akan dihentikan. Mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, para produsen harus memproduksi mobil listrik di Indonesia dengan jumlah setara kuota impor CBU. Produksi ini juga harus sesuai dengan aturan TKDN yang telah ditetapkan.

    Peningkatan Persentase TKDN

    Dalam prosesnya, perusahaan harus memperhatikan nilai TKDN. Awalnya, nilai TKDN harus mencapai 40 persen, lalu secara bertahap naik menjadi 60 persen pada 2027-2029, dan 80 persen sejak 2030. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan dapat menggunakan skema CKD (Completely Knocked Down) hingga 2026, kemudian beralih ke IKD (Incompletely Knocked Down) pada 2027. Sementara itu, untuk mencapai 80 persen, digunakan skema manufaktur part by part.

    Aturan tentang TKDN mobil listrik telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 55 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

    Investasi dan Pengembangan Kapasitas Produksi

    Dari keenam perusahaan yang mengikuti program insentif CBU, total investasi yang akan ditambahkan mencapai Rp15 triliun. Selain itu, rencana penambahan kapasitas produksi sebesar 305 ribu unit juga disiapkan.

    Beberapa perusahaan melakukan kerja sama perakitan dengan assembler lokal, seperti PT Geely Motor Indonesia dan PT Era Industri Otomotif. Sementara itu, dua perusahaan lainnya melakukan perluasan kapasitas produksi, yaitu PT National Assemblers dan PT Inchcape Indomobil Energi Baru. Dua perusahaan lainnya, yaitu PT BYD Auto Indonesia dan PT Vinfast Automobile Indonesia, membangun pabrik baru.

    Peningkatan Populasi Kendaraan Listrik

    Program percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia telah memberikan dampak signifikan. Pada tahun 2024, populasi kendaraan listrik mencapai 207 ribu unit, meningkat sebesar 78 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya 116 ribu unit.

    Pangsa pasar kendaraan berbasis listrik, khususnya hybrid electric vehicle (HEV) dan BEV, meningkat secara signifikan. Rinciannya, pangsa pasar HEV naik dari 0,28 persen pada 2021 menjadi 7,62 persen pada Juli 2025, sedangkan BEV melonjak dari 0,08 persen menjadi 9,7 persen pada periode yang sama.

    Sebaliknya, kendaraan berbasis internal combustion engine (ICE) mengalami penurunan pangsa pasar dari 99,64 persen pada 2021 menjadi 82,2 persen pada Januari hingga Juli 2025. Hal ini mencerminkan adanya pergeseran preferensi konsumen menuju kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    Hasil Kebijakan dan Insentif Pemerintah

    Peningkatan ini menunjukkan bahwa kebijakan dan insentif pemerintah mulai membuahkan hasil. Tren ini menjadi indikasi kuat bahwa transisi menuju transportasi rendah emisi di Indonesia sedang berjalan dengan arah yang tepat.

    Jumlah Pembaca: 13

    Bisnis daya listrik Industri otomotif Kendaraan listrik baterai sektor energi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait

    AA1LjpWw - Info Malang Raya

    Mobil Baru Wuling Hadir di GIIAS Surabaya 2025

    30 Agustus 2025
    AA1LcKUR - Info Malang Raya

    4 Profesi Menarik Yoona di Drama, dari Reporter hingga Chef

    30 Agustus 2025
    AA1LcEev - Info Malang Raya

    Klub Realitas Tampil Percaya Diri di Album Keempat

    30 Agustus 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    banner 300250
    banner 300250
    banner 250250
    Search
    BERITA POPULER
    FB IMG 1748085073108 - Info Malang Raya

    Ironi Psywar: Arema FC yang Dulu Dilecehkan, Kini Justru Menendang PSS Sleman

    24 Mei 20252
    IMG 20241030 WA0003 - Info Malang Raya

    Asmara Terlarang Berujung Maut di Homestay: Istri Kepergok Suami Bersama Pria Lain

    30 Oktober 20243
    info malang raya - Info Malang Raya

    Skandal Korupsi Rel Kereta Api: Pejabat BPK Terlibat Suap Manipulasi Audit Proyek Jalur Kereta”

    16 November 20241
    info malang raya 1 - Info Malang Raya

    Hisap Kelamin Pacar Pria di Mobil Berujung Menabrak Orang

    18 November 202427
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • INDEX BERITA
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • REDAKSI
    © 2016 Infomalangraya. Designed by Mohenk.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.