InfoMalangRaya, Indonesia – Lega luar biasa. Itulah perasaan Luka Modric, gelandang AC Milan, setelah laga di kandang Lecce, Sabtu (30/8/2025) dini hari WIB. Bukan hanya karena I Rossoneri menang 2-0 di Via del Mare, melainkan dia juga punya peran penting. Dialah sang pemberi assist bagi gol pembuka kemenangan yang dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-66.
Sebelumnya, saat pertandingan Lecce vs Milan baru berjalan 5 menit, Modric sempat dibuat kecewa. Umpan sepak pojoknya mampu diteruskan sundulan Mattia Gabbia ke gawang I Salentini. Namun, gol tak disahkan wasit Livio Marinelli karena ada pelanggaran pada prosesnya. Pada akhirnya, dia mampu membukukan assist pertamanya di Serie A saat laga memasuki menit ke-66.
Bagi Luka Modric, hasil di kandang Lecce melegakan karena merasa masih dalam masa adaptasi dengan sepak bola Italia. “Aku mulai terbiasa. Aku sangat senang dengan segalanya sejauh ini. Hari ini, penting untuk menang dan ini kemenangan yang solid,” urai dia kepada DAZN seperti dikutip InfoMalangRaya dari Milan Press.
Lebih lanjut, eks bintang Real Madrid itu mengungkapkan, “Rekan-rekan setimku sangat membantu dan membuat hidupku jadi lebih mudah. Semuanya berjalan baik, terutama ketika menang. Aku sudah sering menghadapi tim Italia yang secara taktik sangat terorganisasi dalam setiap fase. Aku harus membiasakan diri lagi. Ini kompetisi yang sulit.”
Tugas Luka Modric
Bagi Luka Modric, kemenangan 2-0 di kandang Lecce adalah perkembangan positif setelah AC Milan secara mengejutkan takluk 1-2 di kandang sendiri saat menjamu Cremonese pada pekan lalu. Dari segi permainan, gelandang berumur 39 tahun itu suka dengan yang diperlihatkan I Rossoneri saat ini.
Secara khusus, Modric mengungkapkan tugas khusus yang diembankan allenatore Massimiliano Allegri. “Kami masih harus saling mengenal satu sama lain. Untuk saat ini, dia memintaku untuk membantu tim bermain dengan mulus. Aku berjuang keras untuk berada pada kondisi fisik terbaik dan berharap dapat mencapainya pada jeda internasional,” ucap pemain yang juga pernah membela Tottenham Hotspur itu.
Lebih lanjut, Modric secara implisit mengungkapkan tugas lain yang diberikan Allegri kepada dirinya. Itu adalah menjadi pemimpin dan pembimbing para pemain lain. “Pelatih memintaku membantu tim dan bicara banyak karena ada banyak pemain muda dan kami perlu memberi mereka kepercayaan diri,” kata dia lagi.
Setelah menjalani 2 laga di Serie A, Modric memimpin dalam beberapa aspek di AC Milan. Dia tercatat sebagai pembuat key pass terbanyak dengan rata-rata 3,5 umpan kunci per laga. Dia juga menjadi yang teratas dengan 3 umpan silang per laga dan 5,5 umpan jauh per laga. Untuk laga di kandang Lecce, dia bahkan ditahbiskan sebagai pemain dengan rating terbaik oleh WhoScored.