Marc Marquez Tetap Realistis Meski Dominasi Latihan Bebas MotoGP Austria
Marc Marquez, pembalap yang mengendarai motor nomor 93, berhasil menjadi yang terbaik dalam sesi latihan bebas pertama dan kedua MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, pada Jumat (15/8). Meski tampil dominan, ia tetap menjaga sikap rendah hati dan tidak merasa lebih unggul dari rekan-rekannya.
Salah satu alasan Marc memilih untuk tetap rendah hati adalah karena ia menyadari ada pembalap yang lebih cepat dibandingkan dirinya. Ia menilai bahwa Francesco Bagnaia, atau yang dikenal sebagai Pecco, merupakan salah satu pesaing terkuat di ajang ini.
“Dalam hal kecepatan, dia lebih baik dariku. Namun, saat berada dalam sesi waktu attack, aku mampu unggul,” ujarnya.
Marc juga mengungkapkan bahwa ia memperhatikan data telemetri dan menganalisis setiap aspek dari performa dirinya sendiri. Ia menyadari batasan-batasan yang ada dan mencoba untuk tetap realistis dalam mengevaluasi kemampuannya.
“Yang paling bisa saya harapkan adalah posisi kedua, ketiga, atau keempat. Saya tidak selalu bisa menjadi yang tercepat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa ia perlu memahami mengapa Pecco bisa lebih unggul dalam beberapa aspek. Hal ini membuatnya harus tetap realistis dan tidak terlalu memikirkan hasil akhir yang terlalu tinggi.
“Saya belum terpikir untuk finis di posisi pertama,” imbuhnya.
Jadwal Lengkap MotoGP Austria 2025
Berikut adalah jadwal lengkap MotoGP Austria 2025 yang akan digelar di Red Bull Ring:
Jumat (15/8)
– 15.45-16.30 WIB: Free Practice 1 (Marc Marquez)
– 20.00-21.00 WIB: Practice (Marc Marquez)
Sabtu (16/8)
– 15.10-15.40 WIB: Free Practice 2
– 15.50-16.05 WIB: Qualifying 1
– 16.15-16.30 WIB: Qualifying 2
– 20.00 WIB: Sprint 14 Laps
Minggu (17/8)
– 14.40-14.50 WIB: Warm Up
– 19.00 WIB: Grand Prix/Race 28 Laps
Evaluasi Performa dan Persaingan yang Ketat
Marc Marquez mengakui bahwa persaingan di MotoGP Austria sangat ketat, terutama dengan adanya pembalap-pembalap berpengalaman seperti Pecco. Ia memahami bahwa meskipun ia mampu mendominasi sesi latihan, namun dalam balapan sebenarnya, segalanya bisa berubah.
Ia juga menekankan pentingnya analisis yang matang dalam setiap sesi latihan. Dengan mempelajari data telemetri dan memahami kelebihan serta kekurangan dirinya, ia berusaha untuk meningkatkan performa secara konsisten.
Selain itu, Marc juga menunjukkan sikap profesional dengan tidak menganggap dirinya sebagai favorit utama dalam balapan nanti. Ia lebih fokus pada proses dan persiapan yang matang agar bisa memberikan yang terbaik di setiap sesi.
Dengan penampilan yang menjanjikan di sesi latihan, Marc Marquez siap melanjutkan perjuangan di MotoGP Austria 2025. Meski menghadapi persaingan sengit, ia tetap optimis dan berkomitmen untuk memberikan performa terbaiknya.







