Pria ‘Bersenjata” Menyerang ‘Pembakar Al-Qur’an’ di Depan Konsulat Turki d London

InfoMalangRaya.com—Seorang pria bersenjata mirip pisau menyerang pria yang sedang ‘membakar Al-Qur’an’ di di luar Konsulat Turki di London.

Seorang aksi dramatis pada Kamis (13/2/2025), sore, penyerang terlihat mengacungkan benda mirip pisau sambil berdiri di atas pria pembakar ‘Al-Quran’ yang jatuh di jalan saat dikejar.

A person burned the Quran in front of the Turkish embassy in London, prompting an elderly man to attack him, spit on him, and extinguish the flames.Also a delivery worker stopped, got off his bike, hit him, and then resumed his work. pic.twitter.com/y8etC7ahw9— Suppressed News. (@SuppressedNws) February 14, 2025

Rekaman yang diunggah di akun X menunjukkan seorang pria dengan ransel dan tutupala, memegang sebuah buku yang terbakar, diduga mushaf Al-Quran.

Aksi itu terjadi di dekat Konsulat Turki di Rutland Gardens, Knightsbridge, London.

Aksi pria berkacamata itu terekam kamera seorang Youtuber bernama @Ay_audits hingga viral di media sosial.

Dalam video terlihat pelaku membakar Al-Quran sambil meneriakkan caci maki terhadap Islam.

“Al-Quran terbakar, persetan Islam, Islam adalah agama terorisme, Muhammad adalah pedofil,” umpatnya.

Seorang pria berkacamata dan berambut putih kemudian nampak melewati pelaku.

Setelah sadar bahwa Al-Quran lah yang dibakar, pria tersebut kemudian mengkonfrontasinya.

“Apa ini? Mengapa kamu membakar Al-Quran? ,” tanya pria berkacamata itu.

“Al-Quran teroris,” jawab pelaku.

“Teroris? Kamu idiot, pergi dari sini idiot,”  ujar pria berkacamata berbalik badan meninggalkan pelaku.

Meski begitu, pelaku terus melanjutkan penistaannya terhadap Al-Quran sambil mencaci Islam.

Beberapa saat kemudian, pria berkacamata kembali sambil membawa sesuatu yang tampak seperti pisau.

Pelaku, yang ketakutan tampak terjatuh dan terguling di jalan. Pria berkacamata kemudian menendang pelaku dan meludahinya sebelum memadamkan api yang membakar ‘Al-Quran’.

“Ini agamaku, kamu tidak membakar Al-Quran. Kamu bodoh,” kata pria berkacamata.

Polisi Metropolitan London menerima laporan tentang upaya pembakaran ‘Al-Quran’ tersebut pada pukul 14.11 pada tanggal 13 Februari dan tiba di lokasi kejadian segera setelahnya.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki peristiwa tersebut dan kemungkinan implikasi hukumnya.

Petugas mengonfirmasi bahwa mereka menangkap seorang pria atas dugaan kepemilikan senjata berbahaya dan cedera tubuh yang parah.

Polisi mengatakan seorang pria dibawa ke rumah sakit dengan luka di jarinya, tetapi tidak ada luka tusuk.

Menurut media Inggris, akun X, yang diyakini dijalankan oleh Attack, telah memposting komentar tentang insiden tersebut. Akun yang sama juga menulis bahwa ‘dia diserang’ setelah apa yang disebut protesnya.

Dalam posting sebelumnya, pengunjuk rasa tersebut mengatakan bahwa dia akan melakukan protes untuk mengenang Salwan Momika, seorang pembakar Al-Quran di Swedia, yang terbunuh di Södertälje, Stockholm baru-baru ini selama siaran langsung di TikTok.

Meski pria tersebut akhirnya ditangkap polisi, aksinya mendapatkan pujian dari warganet.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *