Pembagian Kartu PKH di Desa Cikarag Berjalan Lancar
Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Cikarag, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, menerima Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan melalui Bank Mandiri. Pembagian kartu ini berlangsung di aula desa pada Senin (25/8/2025), dan dihadiri oleh pendamping PKH serta aparat desa setempat.
Proses distribusi berjalan dengan tertib. Para penerima bantuan yang hadir mengaku bersyukur atas kehadiran kartu tersebut, meskipun masih banyak dari mereka yang belum mengetahui secara pasti jumlah saldo atau nilai bantuan yang telah masuk ke rekening masing-masing.
“Alhamdulillah, kami sudah menerima kartu PKH ini. Hanya saja kami belum tahu berapa saldo yang tersedia di dalamnya,” ujar salah seorang warga penerima manfaat di lokasi pembagian.
Kusman, pendamping PKH Kecamatan Malangbong, menjelaskan bahwa tugas pendamping hanya sebatas memfasilitasi penyaluran kartu. Ia menegaskan bahwa besaran bantuan ditentukan langsung oleh pemerintah pusat melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
“Pembagian kartu PKH ini sepenuhnya dikeluarkan oleh Bank Mandiri. Terkait nominal saldo yang masuk ke masing-masing rekening, kami tidak memiliki kewenangan untuk mengetahui, karena itu langsung ditetapkan pemerintah sesuai data KPM yang terdaftar,” jelas Kusman.
Tujuan dan Manfaat Program PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program bantuan sosial dari pemerintah pusat yang menyasar keluarga kurang mampu. Bantuan ini bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin melalui akses yang lebih baik pada layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Dengan adanya pembagian kartu ini, diharapkan KPM di Desa Cikarag dapat lebih mudah dalam mengakses bantuan yang sudah menjadi hak mereka. Pemerintah juga menekankan pentingnya penggunaan bantuan sesuai kebutuhan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan untuk peningkatan kualitas hidup keluarga penerima.
Proses Distribusi yang Terstruktur
Selama proses distribusi, semua penerima bantuan mendapatkan kartu secara langsung. Tidak ada kesan kerumunan atau antrean yang panjang. Pendamping PKH dan aparat desa membantu memastikan bahwa setiap penerima mendapat kartu sesuai dengan data yang telah tercatat.
Beberapa warga mengatakan bahwa mereka merasa lebih aman dan nyaman menggunakan kartu PKH dibandingkan sistem sebelumnya. Kartu ini memudahkan mereka dalam mengakses bantuan yang diberikan pemerintah, termasuk dalam hal pembayaran uang tunai atau layanan lainnya.
Tanggapan Warga dan Peran Pendamping
Warga yang hadir di acara pembagian menilai bahwa proses ini cukup efisien dan transparan. Meski masih ada ketidakpastian tentang jumlah bantuan yang akan diterima, mereka tetap merasa puas dengan langkah pemerintah dalam memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat.
Pendamping PKH juga menegaskan bahwa mereka siap memberikan informasi dan bantuan kepada KPM jika diperlukan. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap keluarga menerima bantuan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Harapan dan Tantangan
Meski pembagian kartu PKH berjalan lancar, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah pemahaman warga tentang cara menggunakan kartu dan mengecek saldo. Diperlukan edukasi lanjutan agar masyarakat bisa memaksimalkan manfaat dari bantuan yang diberikan.
Selain itu, perlu adanya koordinasi yang lebih baik antara pihak bank, pendamping PKH, dan pemerintah desa agar semua proses berjalan lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah mengakses bantuan dan merasakan dampak positifnya dalam kehidupan sehari-hari.