InfoMalangRaya.com– Presiden Argentina Javier Milei dilempari batu saat berkampanye di tengah kabar skandal korupsi yang melibatkan saudara perempuannya.
Politisi kanan-jauh itu, yang langsung diselamatkan oleh para pengawalnya, tidak mengalami cedera setelah rombongan kendaraannya diserang, kata juru bicara kepresidenan Manuel Adorni lewat platform X seperti dilansir AFP Kamis.
Milei berkeliling kota Lomas de Zamora, 20 km dari ibu kota Buenos Aires, pada hari Rabu (27/8/2025) dalam rangka kampanye pemilu yang akan digelar bulan Oktober. Milei, saudara perempuannya Karina Milei, bersama sejumlah pejabat, sedang berada di atas kendaraan truk pikap saat sejumlah warga melempar batu, botol, tanaman.
Aksi lempar batu itu tak lama kemudian berubah menjadi baku hantam antara pengunjung rasa dan penduduk Milei.
“Milei datang untuk melakukan provokasi. Dan, karena itu dia harus pergi,” kata Ramon, seorang pensiunan yang enggan memberikan nama lengkapnya, menjelaskan bahwa Lomas de Zamora merupakan daerah oposisi.
Beberapa menit sebelum kejadian tersebut, Milei menanggapi kabar korupsi yang melibatkan Karina, menyusul kebocoran rekaman suara dari mantan badan urusan orang disabilitas, Diego Spagnuolo. Di dalam rekaman tersebut, yang menghebohkan masyarakat Argentina selama beberapa hari, Spagnuolo mengatakan Karina Milei menggelapkan sejumlah dana yang diperuntukkan bagi warga disabilitas.
“Semua yang dikatakan [Spagnuolo] itu bohong,” kata Javier Milei kepada awak media di Lomas de Zamora sebelum aksi protes terjadi. “Kami akan menyeretnya ke pengadilan dan kami akan membuktikan bahwa dia berdusta,” imbuhnya.
Javier Milei naik ke puncak kekuasaan pada Desember 2023 dengan janji akan memulihkan kondisi perekonomian Argentina. Ekonom liberal berusia 54 tahun itu melakukan banyak pemangkasan anggaran guna menurunkan inflasi dan memperkecil defisit anggaran, termasuk memangkas dana untuk penyandang cacat.*