Motor Supra X Plat Merah Viral di Media Sosial
Sebuah unggahan yang menampilkan motor Honda Supra X dengan plat merah menjadi perhatian warganet di media sosial. Uniknya, unggahan tersebut tidak hanya menunjukkan nomor plat kendaraan, tetapi juga menyertakan rincian tagihan pajak yang terbuka untuk dilihat.
Peristiwa ini pertama kali muncul lewat akun Facebook Ar** di grup Info Purworejo. Unggahan tersebut dibagikan pada Selasa (26/8/2025). Dalam postingannya, Ar*** mengaku menemukan situasi menarik saat sedang mengantar penumpang menggunakan ojek daring.
Ia melihat sebuah motor dengan plat nomor AA 6081 XC yang memiliki status pajak belum lunas. Melalui aplikasi, ia mengetahui bahwa total tagihan pajak mencapai Rp 309.500. Rincian tagihan tersebut antara lain:
- PKB Pokok: Rp 63.000
- PKB Opsen: Rp 42.000
- SWDKLLJ: Rp 35.000
- Denda SWDKLLJ: Rp 8.000
- PNBP: Rp 160.000
- Beberapa denda kecil lainnya
Unggahan tersebut langsung memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang memberikan komentar dan tanggapan terhadap kondisi motor tersebut. Seorang warganet, Mustaqim Wijaya, menduga bahwa motor tersebut mungkin merupakan hasil lelang yang sudah berpindah tangan namun belum dilakukan mutasi kepemilikan.
“Biasanya motor lelangan mas, udah pindah tangan ke pribadi. Harusnya yang beli lelang itu urus mutasi kendaraan,” tulisnya dalam komentarnya.
Tidak sedikit pula yang memberikan respons dengan nada satir dan sindiran. Salah satu akun menyampaikan pendapatnya dengan ucapan “Jamane rakyat cilik diidak-idak tenan.” Sementara itu, banyak warganet yang menjawab dengan guyonan khas mereka, seperti “Sabar lek duite sek ge tuku sawah.”
Masalah ini memunculkan pertanyaan publik tentang status kendaraan tersebut. Apakah motor masih menjadi aset instansi pemerintah, atau justru sudah berpindah ke tangan pribadi namun belum dilakukan perubahan status?
Sementara itu, Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo Hadi Sadsila belum memberikan respons resmi terkait kasus ini hingga berita ini ditayangkan. Masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, termasuk bagaimana proses administrasi kendaraan ini berlangsung.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan pajak kendaraan yang transparan dan terbuka. Tidak hanya bagi pemilik kendaraan, tetapi juga bagi masyarakat luas yang ingin mengetahui kebenaran informasi yang beredar di media sosial.
Dengan adanya viralnya kasus ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu dan sesuai aturan. Selain itu, juga bisa menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait agar lebih waspada dalam mengelola aset negara.