Perbandingan Keselamatan Mobil: Dari Golf Mk2 ke Golf VIII
Mobil-mobil masa lalu, seperti Volkswagen Golf generasi kedua (Golf II), memiliki daya tarik tersendiri karena desainnya yang sederhana dan karakteristik khas dari era itu. Namun, ketika diuji dalam kondisi tabrakan modern, mobil tersebut menunjukkan betapa jauhnya perbedaan dalam hal keselamatan berkendara dibandingkan dengan model-model terbaru.
Dalam uji tabrak yang dilakukan oleh Dekra, sebuah organisasi keselamatan mobil independen yang berdiri sejak tahun 1925 di Berlin, mobil Golf II yang berusia 36 tahun diuji untuk membandingkan kemampuan keselamatannya dengan model terbaru, yaitu Golf VIII yang diproduksi pada tahun 2024. Uji coba ini dilakukan di pusat uji tabrakan Neumünster, di mana Golf II ditembakkan ke penghalang dengan kecepatan sekitar 40 mph (60 km/jam), mirip dengan prosedur uji tabrak frontal yang digunakan Euro NCAP hingga tahun 2020.
Penghalang yang digunakan dilengkapi elemen deformasi untuk meniru penyerapan energi dari kendaraan lawan. Dalam skenario ini, uji coba mereproduksi tabrakan frontal antara dua mobil identik yang melaju dengan kecepatan 31-34 mph (50-55 km/jam). Hasilnya sangat mengkhawatirkan. Seorang ahli Dekra menyatakan bahwa dalam tabrakan ini, penumpang di dalam Golf II hanya memiliki sedikit peluang untuk selamat. Hal ini disebabkan oleh runtuhnya kompartemen penumpang, masuknya komponen kendaraan ke dalam area penumpang, serta perlambatan dan benturan pada setir.
Sebaliknya, hasil uji coba terhadap Golf VIII dalam kondisi yang sama persis jauh lebih menggembirakan. Jika mobil tersebut diduduki, kemungkinan besar penumpang hanya akan mengalami cedera ringan. Seluruh kompartemen penumpang tetap utuh, dan penumpang terlindungi dengan baik oleh kantung udara depan dan samping yang dikombinasikan dengan sabuk pengaman, pengencang sabuk, dan pembatas kekuatan sabuk.
Perbaikan Teknis Lainnya
Selain keselamatan, ada banyak aspek lain yang telah meningkat pesat dalam mobil modern. Misalnya, dalam tes pengereman, Golf VIII mampu berhenti dalam jarak yang jauh lebih pendek dibandingkan Golf II. Tes pengereman menunjukkan bahwa mobil generasi kedelapan ini membutuhkan jarak sekitar 30 persen lebih pendek untuk berhenti. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam sistem pengereman dan teknologi rem.
Stabilitas menikung juga menjadi salah satu area yang diperbaiki. Dalam tes manuver, VW modern mampu menyelesaikan jalur dengan kecepatan 47 mph (75 km/jam), sedangkan Golf II hanya mampu mencapai kecepatan 40 mph (65 km/jam). Perbedaan ini menunjukkan peningkatan dalam aerodinamika dan kontrol kendaraan.
Peningkatan Fasilitas Pencahayaan
Perbedaan juga terlihat pada sistem pencahayaan. Lampu depan LED standar pada mobil baru terbukti jauh lebih efektif dibandingkan lampu halogen pada model lama. Di bagian belakang, lampu belakang LED meningkatkan visibilitas bagi pengemudi yang mengikuti. Sementara itu, lampu rem ketiga yang terdapat pada mobil modern tidak ada pada model 1989. Meskipun lampu rem tambahan tidak diwajibkan di Eropa sampai akhir 1990-an, beberapa mobil telah mengadopsinya lebih awal.
Kesimpulan
Meskipun kesederhanaan mobil tua masih memiliki daya tarik, tidak dapat disangkal bahwa mobil-mobil modern jauh lebih aman dan canggih. Golf II, meskipun merupakan mobil ikonik dari era 1980-an, menunjukkan betapa pentingnya perkembangan teknologi keselamatan dalam mobil. Dengan perbaikan yang signifikan dalam struktur kendaraan, sistem pengereman, dan fasilitas pencahayaan, mobil modern memberikan perlindungan yang jauh lebih baik bagi pengemudi dan penumpang.