Upaya Pencegahan Kecacingan pada Anak di Kota Malang
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang kini gencar melakukan upaya pencegahan terhadap kecacingan pada anak. Langkah-langkah yang dilakukan mencakup berbagai program dan inisiatif untuk memastikan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Salah satu program utama yang diterapkan adalah Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM), surveilans aktif, serta edukasi lintas sektor.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa POPM tahap pertama telah dilaksanakan pada Mei 2025 dengan capaian 100 persen. Sasaran dari program ini adalah anak usia PAUD, TK, hingga SD. “Tahap kedua insyaallah akan dilaksanakan pada September mendatang, dengan target yang sama yaitu 100 persen,” ujarnya.
Selain itu, kader kesehatan di berbagai wilayah juga turut berperan dalam pemantauan dan deteksi dini gejala kecacingan pada anak. Informasi mengenai penyakit ini disampaikan melalui posyandu agar orang tua lebih memahami cara pencegahan yang efektif.
Gejala Klinis yang Perlu Diwaspadai
Menurut dr. Husnul Muarif, ada beberapa gejala klinis kecacingan yang dapat dikenali oleh masyarakat. Antara lain, berat badan anak tidak bertambah, nafsu makan menurun, serta anak tampak lesu. “Jika sudah parah, kadang cacing keluar dari hidung atau mulut,” tambahnya.
Ia menyarankan kepada orang tua untuk memastikan anak mendapat obat pencegahan, baik melalui posyandu maupun sekolah. Selain itu, kebersihan diri, makanan, dan lingkungan juga harus dipertahankan. “Karena masuknya cacing bisa melalui mulut, bisa dari tangan yang tidak bersih atau makanan yang kurang higienis,” jelasnya.
Pentingnya Edukasi dan Partisipasi Masyarakat
Edukasi menjadi salah satu komponen penting dalam pencegahan kecacingan. Dinkes Kota Malang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan komunitas lokal, untuk menyebarkan informasi tentang cara mencegah kecacingan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih sadar dan proaktif dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka.
Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:
* Menjaga kebersihan tangan sebelum makan.
* Memastikan makanan dikonsumsi dalam kondisi yang bersih dan matang.
* Melibatkan anak-anak dalam aktivitas kebersihan rutin.
* Mengikuti program pencegahan yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.
Harapan Dinkes Kota Malang
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Dinkes Kota Malang berharap dapat menjaga kondisi kota tetap bebas dari kasus kecacingan. “Alhamdulillah sampai saat ini masih nihil. Semoga tidak ada kasus ke depan,” tutupnya.
Program pencegahan ini diharapkan tidak hanya membantu mengurangi risiko kecacingan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, harapan besar dapat tercapai dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak.