Bacaan Liturgi untuk Pesta Santo Simplisius dan Pekan II Prapaskah
Pada hari ini, umat Katolik merayakan Pesta Santo Simplisius Paus dan Martir serta memasuki Pekan II Prapaskah. Dalam perayaan ini, warna liturgi yang digunakan adalah ungu, yang melambangkan penyesalan dan pengharapan.
Bacaan-Bacaan Liturgi Hari Senin
Bacaan-bacaan liturgi untuk hari Senin, 2 Maret 2026, terdiri dari beberapa bagian:
- Bacaan Pertama: Kitab Daniel 9:4b-10
- Mazmur Tanggapan: Mazmur 79:8,9,11,13
- Injil Katolik: Lukas 6:36-38
- Bacaan Khotbah Orang (BCO): Keluaran 14:10-31
Berikut adalah rangkuman isi bacaan-bacaan tersebut:
Bacaan Pertama: Kitab Daniel 9:4b-10
Dalam bacaan pertama ini, Daniel mengakui dosa-dosa bangsanya dan memohon kepada Tuhan agar berkenan mengampuni mereka. Ia menyadari bahwa kejahatan mereka telah membuat mereka malu di hadapan Tuhan. Daniel juga menegaskan bahwa Tuhan adalah Allah yang murah hati dan penuh kasih setia, meskipun mereka telah memberontak terhadap-Nya.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 79:8,9,11,13
Mazmur ini merupakan permohonan kepada Tuhan agar tidak menghitung kesalahan nenek moyang mereka dan agar rahmat-Nya segera datang. Mazmur ini juga meminta Tuhan untuk menyelamatkan mereka demi kemuliaan nama-Nya dan mengampuni dosa mereka.
Injil Katolik: Lukas 6:36-38
Yesus mengajarkan kepada murid-murid-Nya untuk menjadi murah hati seperti Bapa di surga. Ia juga menekankan pentingnya tidak menghakimi dan tidak menghukum orang lain, karena apa yang dilakukan oleh seseorang akan kembali kepada dirinya sendiri. Yesus menekankan bahwa dengan memberi, kita akan diberi kembali.
Bacaan Khotbah Orang (BCO): Keluaran 14:10-31
Bagian ini menceritakan bagaimana orang Israel ketakutan saat Firaun dan pasukan Mesir mengejar mereka. Mereka berseru-seru kepada Tuhan, tetapi Musa menghibur mereka dengan mengatakan bahwa Tuhan akan berperang untuk mereka. Akhirnya, Tuhan membelah laut dan membawa orang Israel melewati air laut yang kering. Pasukan Mesir akhirnya ditenggelamkan oleh air laut, dan orang Israel diselamatkan.
Santo Simplisius, Paus dan Martir
Santo Simplisius adalah salah satu paus yang sangat berpengaruh dalam sejarah Gereja Katolik. Ia diangkat menjadi Paus pada tanggal 3 Maret 468 dan memimpin gereja hingga kematiannya pada tanggal 10 Maret 483. Selama masa kepemimpinannya, ia gigih mempertahankan primasi Tahkta Suci di Roma dan menentang bidaah Monophysitisme yang berkembang pesat di dunia Timur.
Santo Simplisius juga menulis surat kecaman kepada Kaisar Basiliscus dan Zeno, serta mengecam penangkapan para pemimpin gereja oleh tokoh-tokoh yang menyebar ajaran sesat. Ia dikenang sebagai seorang tokoh yang berani dan tegas dalam menjaga kebenaran iman.
Kemartiran Santo Simplisius dicatat dalam buku karya Ardo dari Vienne, yang menceritakan tentang martir-martir Roma yang dibunuh karena imannya kepada Kristus.







