Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jusuf Kalla Telepon Mentan Amran, Aksa Mahmud: Guru Saya

    29 Maret 2026

    inDrive tingkatkan solidaritas pengemudi Medan Surabaya dengan bantuan Polda Sumut

    29 Maret 2026

    Tabungan kembali pulih: Strategi kelola gaji pasca-lebaran

    29 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 29 Maret 2026
    Trending
    • Jusuf Kalla Telepon Mentan Amran, Aksa Mahmud: Guru Saya
    • inDrive tingkatkan solidaritas pengemudi Medan Surabaya dengan bantuan Polda Sumut
    • Tabungan kembali pulih: Strategi kelola gaji pasca-lebaran
    • Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Saat Malam Takbiran di Surabaya
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Hujan Merata di Seluruh Kecamatan
    • Al-Ishlah Memanggil: Malam Doa yang Menyatukan Rindu Santri pada KH Ahmad Hadlor Ihsan
    • Ramalan Zodiak 27 Maret 2026: Fokus pada Kesehatan dengan Yoga
    • 5 ramen lezat di Semarang untuk makan malam yang menggugah selera
    • Jadwal dan H2H Arema FC vs Malut United, Siapa Pemenang di Super League?
    • 10 Jurusan Populer UGM di UTBK-SNBT 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Dampak makan opor dan rendang berlarut, waspada kolesterol meningkat

    Dampak makan opor dan rendang berlarut, waspada kolesterol meningkat

    adm_imradm_imr27 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Dampak Konsumsi Opor Ayam dan Rendang Berlebihan pada Kesehatan

    Opor ayam dan rendang sering menjadi hidangan utama di rumah-rumah saat Lebaran. Rasanya yang lezat dan gurih membuat kedua makanan ini sangat disukai. Namun, karena sering dimasak dalam jumlah besar atau diterima dari kerabat dan tetangga, tidak jarang kita mengonsumsinya secara berulang selama beberapa hari berturut-turut. Meski niatnya baik, hal ini bisa memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.

    Kedua hidangan ini umumnya mengandung santan, lemak, serta kalori dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam waktu dekat tanpa diimbangi dengan pola makan seimbang, dapat memengaruhi sistem pencernaan hingga metabolisme tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memahami efek konsumsi makanan tinggi lemak dan santan secara berulang terhadap tubuh serta bagaimana cara menyiasatinya agar tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan.

    1. Meningkatkan Kolesterol Jahat

    Opor dan rendang sama-sama dikenal sebagai makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh yang berasal dari santan dan daging berlemak. Jika dikonsumsi secara berturut-turut dalam beberapa hari, asupan lemak jenuh ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah.

    Kadar LDL yang tinggi bisa memicu penumpukan plak di dinding pembuluh darah. Dalam jangka panjang, bisa terjadi penyempitan pembuluh darah yang dapat mengganggu aliran darah ke organ vital seperti jantung dan otak. Jika tidak dikendalikan, risiko penyakit seperti serangan jantung dan stroke meningkat.

    Karena alasan itulah konsumsi opor dan rendang sebaiknya tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan makanan tinggi serat seperti sayur dan buah untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

    2. Risiko Kenaikan Berat Badan

    Selain memengaruhi kadar kolesterol, konsumsi opor dan rendang secara berturut-turut juga dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Kedua makanan ini umumnya tinggi lemak, yang berarti juga tinggi kalori.

    Sebagai gambaran, lemak mengandung sekitar 9 kalori per gram. Ini lebih tinggi dibanding karbohidrat dan protein yang hanya sekitar 4 kalori per gram. Ketika opor dan rendang dikonsumsi dalam porsi besar dan berulang tanpa diimbangi aktivitas fisik atau pola makan seimbang, tubuh bisa mengalami surplus kalori, yaitu kondisi ketika asupan energi melebihi kebutuhan. Kelebihan kalori ini kemudian disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.

    Kalau kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, risiko kenaikan berat badan hingga obesitas pun meningkat. Jadi, penting untuk mengatur porsi makan dan tidak menjadikan opor serta rendang sebagai menu utama setiap hari selama periode libur Lebaran.

    3. Mengganggu Kesehatan Mikrobioma Usus

    Konsumsi opor dan rendang berhari-hari juga memengaruhi kesehatan sistem pencernaan, khususnya mikrobioma usus. Kedua makanan ini umumnya tinggi lemak namun rendah serat, terutama jika tidak diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah.

    Menurut studi, diet yang tinggi lemak dan rendah serat bisa mengurangi keragaman mikrobioma usus dan mendorong pertumbuhan bakteri proinflamasi dibandingkan bakteri bermanfaat. Ini bisa berdampak pada proses pencernaan, pengaturan peradangan, hingga perlindungan tubuh dari patogen.

    Ketika keseimbangan mikrobioma terganggu, fungsi penting seperti pemecahan lemak dan regulasi sistem imun juga dapat ikut terdampak. Karena itu, saat menikmati opor dan rendang, penting untuk tetap mengonsumsi makanan tinggi serat agar kesehatan usus tetap terjaga.

    Makan opor dan rendang selama periode Lebaran tidak dilarang, tetapi sebaiknya tetap dibatasi agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan. Mengatur porsi, menyeimbangkan dengan sayur dan buah, serta tetap aktif bergerak dapat membantu tubuh tetap sehat tanpa harus menolak hidangan Idul Fitri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 ramen lezat di Semarang untuk makan malam yang menggugah selera

    By adm_imr29 Maret 20261 Views

    Daftar Promo Lebaran 2026, Mulai Lawson hingga Ancol

    By adm_imr28 Maret 20261 Views

    6 Tempat Sarapan Ikonik di Pontianak, Mulai dari Bubur hingga Kopi Legendaris

    By adm_imr28 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jusuf Kalla Telepon Mentan Amran, Aksa Mahmud: Guru Saya

    29 Maret 2026

    inDrive tingkatkan solidaritas pengemudi Medan Surabaya dengan bantuan Polda Sumut

    29 Maret 2026

    Tabungan kembali pulih: Strategi kelola gaji pasca-lebaran

    29 Maret 2026

    Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Saat Malam Takbiran di Surabaya

    29 Maret 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?