Pelepasan Tim Pelajar U-17 untuk Turnamen Internasional
Di Jakarta, seorang tokoh penting dari DPD RI, yaitu Sultan Baktiar Najamudin, secara resmi melepas tim pelajar U-17 yang tergabung dalam BLiSPI (Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia) untuk mengikuti turnamen internasional Mikasa Cup dan Volt Eleven International 2026 di Bangkok, Thailand. Acara pelepasan ini berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Jalan Denpasar C3 No. 8, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (22/3).
Dalam sambutannya, Sultan menekankan bahwa sepak bola bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga sebagai alat strategis dalam diplomasi global. Ia menyatakan bahwa kehormatan suatu bangsa bisa muncul hanya karena bola.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin pada acara pelepasan tim pelajar U-17 yang tergabung dalam BLiSPI untuk mengikuti turnamen internasional Mikasa Cup dan Volt Eleven International 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Denpasar C3 No. 8, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026). Foto: Humas DPD RI
Menurut Sultan, sepak bola mencerminkan nilai-nilai seperti kompetisi sehat, kerja sama tim, dan kolaborasi lintas batas. Oleh karena itu, penguatan ekosistem sepak bola nasional harus dimulai dari akar rumput.
Mendorong Kompetisi Berjenjang dari Desa hingga Nasional
Sultan menekankan pentingnya membangun sistem kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa hingga nasional. Ia berharap ke depan akan lahir lebih banyak liga kampung yang terstruktur sebagai wadah pencarian bakat unggul. Ia menegaskan bahwa tidak ada pemenang tanpa kompetisi yang kuat, dan fondasi harus dibangun dari bawah—dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi—agar muncul talenta terbaik bangsa.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PSSI yang dinilai semakin serius dalam membenahi tata kelola sepak bola nasional.
Kolaborasi DPD RI dan BLiSPI
Sultan menyampaikan bahwa kehadiran BLiSPI menjadi salah satu jalan strategis untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini berbasis komunitas. Dengan jaringan yang tersebar di seluruh provinsi, BLiSPI dinilai mampu menjaring talenta lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
DPD RI, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PSSI, guna menciptakan ekosistem sepak bola nasional yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, sepak bola adalah pemersatu bangsa dan pada titik tertentu menjadi industri besar. Namun, yang masih kurang adalah fokus dan kepedulian dalam memupuk bibit-bibit muda agar bisa bersinar.
Pesan Motivasi untuk Para Pemain Muda
Dalam kesempatan tersebut, Sultan memberikan pesan motivasi kepada para pemain muda. Ia menekankan pentingnya integritas, sportivitas, dan semangat juang. Mengutip filosofi Sun Tzu, ia menyampaikan bahwa “semangat adalah setengah dari kemenangan, sementara setengah lainnya ditentukan di lapangan.”
Ia juga menegaskan bahwa para pemain tidak sendiri, dan DPD RI akan terus mendampingi mereka. Jika mereka memiliki nilai dan kualitas, cepat atau lambat peluang akan datang, terlebih di era digital saat ini.
Dukungan Nyata untuk Tim yang Kembali
Sebagai bentuk dukungan nyata, Sultan menyatakan komitmennya untuk menyambut kepulangan tim di tanah air dengan penyambutan khusus, termasuk arak-arakan, peliputan media serta pemberian apresiasi kepada para atlet berprestasi. Ia menambahkan bahwa kebanggaan orang tua adalah anak yang berprestasi, dan orang tua para pemain bukan hanya keluarga, tetapi juga bangsa dan negara.
Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting
Acara ini turut dihadiri oleh Senator asal Lampung Bustami Zainudin, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan DPD RI Empi Muslim, Ketua BLiSPI Subagja, legenda pemain nasional Rully Nere serta Founder BLiSPI Rahmat Raharjo.
Pelepasan ditandai secara simbolis dengan penyerahan jersey BLiSPI dari Ketua BLiSPI kepada Ketua DPD RI.
Harapan untuk Generasi Pesepak Bola Unggul
Melalui sinergi antara DPD RI, BLiSPI, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan akan lahir generasi pesepak bola unggul yang mampu memperkuat tim nasional Indonesia di kancah internasional. Dengan kolaborasi yang kuat, optimisme akan muncul pemain-pemain hebat yang membawa harum nama Indonesia.







