Kerja Sama Antara UKSW dan Yayasan Wanadri untuk Membangun Lingkungan yang Berkelanjutan
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Wanadri melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pendirian dan Pembinaan Wekacala Garda Lingkungan UKSW. Penandatanganan PKS dilakukan pada Senin (9/3/2026) siang di Grha Kartini, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kedua belah pihak.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan (PAK) Profesor Ferdy S. Rondonuwu dan Ketua Yayasan Wanadri DR. dr. Tri Wahyu Murni, Sp.B., Sp BTKV (K) (W-0289 PR). Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami bersama Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (KIP) Priyo Hari Adi, Ph.D., turut hadir dalam prosesi tersebut.
Rektor Intiyas menyambut hangat kehadiran Yayasan Wanadri di kampus yang dikenal dengan konsep hijau dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kerja sama ini sangat berkaitan dengan SDGs (Sustainable Development Goals). “Kami berharap tidak hanya perjanjian di atas kertas tetapi juga tercipta aksi-aksi yang terukur dan membawa dampak bagi negeri kita,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan (RIK) Profesor Eko Sediyono, Direktur Direktorat Kemahasiswaan (DEM) Giner Maslebu, S.Si., S.Pd., M.Si., Ketua Satuan Tugas Wekacala Garda Lingkungan UKSW Dr. Purwanti Kusumaningtyas, M. Hum., serta sejumlah pimpinan dari Yayasan Wanadri dan 15 fakultas di UKSW.
Dalam PKS tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan penjelajahan bermanfaat serta membentuk lembaga kegiatan civitas academica dengan memusatkan perhatian pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Setelah penandatanganan PKS, acara dilanjutkan dengan diskusi antara kedua belah pihak untuk membahas tindak lanjut kolaborasi dan dilakukan penanaman bibit pohon trembesi sebagai simbol bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Visi dan Tujuan Kerja Sama
DR. dr. Tri Wahyu Murni menyambut baik kerja sama ini. Dengan visi Yayasan Wanadri menjadi lembaga terdepan dan terpercaya dalam bidang pendidikan alam terbuka, penjelajahan, kemanusiaan, dan lingkungan, ia berharap bisa membantu UKSW memberikan basic education di alam terbuka.
Di samping itu, Dr. Purwanti Kusumaningtyas menjelaskan bahwa Wekacala Garda Lingkungan UKSW adalah lembaga yang mewadahi civitas academica dalam mengoptimalkan proses belajar berkelanjutan dan berdampak. “Tindakan berdampak dilakukan melalui kegiatan penjelajahan untuk keperluan Tridharma dalam rangka pengembangan keilmuan dan gerakan kemanusiaan yang adil dan beradab. Wekacala memiliki karakteristik creative minority yang berperan serta dalam kemajuan dan peningkatan kehidupan bangsa di segala penjuru wilayah tanah air,” ujarnya.
Komitmen UKSW dalam Mendukung SDGs
Kerja sama ini menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian SDGs yakni poin ke-4 pendidikan berkualitas, ke-13 penanganan perubahan iklim, dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan. Selain itu, capaian ini adalah wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Profil UKSW
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 37 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah.
Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW!







