Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    9 tips kerja WFA efektif, tetap fokus meski bekerja dari mana saja

    12 April 2026

    Gagal SNBP-SPAN PTKIN? Jangan Menyerah! Daftar UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

    12 April 2026

    Satu Alasan Raffi Ahmad Rayakan Ulang Tahun Baby Lily Hanya Acara Tiup Lilin, Suami Nagita: Belum Ngerti

    12 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 April 2026
    Trending
    • 9 tips kerja WFA efektif, tetap fokus meski bekerja dari mana saja
    • Gagal SNBP-SPAN PTKIN? Jangan Menyerah! Daftar UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
    • Satu Alasan Raffi Ahmad Rayakan Ulang Tahun Baby Lily Hanya Acara Tiup Lilin, Suami Nagita: Belum Ngerti
    • Tiket Mulai Rp187.000, Cek 11 Jadwal Kapal Pelni Baubau-Makassar April 2026
    • Hasil Akhir Bali United vs PSBS Biak: 7 Gol, Tridatu Jauhi Arema di Papan Klasemen
    • Populer Kaltim: 6 SPPG Kukar Dihentikan, DPRD Soroti Kinerja PDAM Balikpapan
    • Semua 36 Blok WPR di Babel Jelas dan Tidak Tumpang Tindih dengan IUP PT Timah
    • 8 Bisnis Modal Kecil yang Cepat Menguntungkan, Ayo Coba!
    • OPPO Reno15 F 5G Kurang Memuaskan? Ini Ponsel Lebih Unggul!
    • Ramalan zodiak hari ini, Senin 6 April 2026: Cinta, karier, dan kejutan tak terduga
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Komisi III Panggil Kapolres dan Kajari Sleman Usai Suami Korban Jambret Jadi Tersangka

    Komisi III Panggil Kapolres dan Kajari Sleman Usai Suami Korban Jambret Jadi Tersangka

    adm_imradm_imr26 Januari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Penjambretan yang Berujung pada Tersangka

    Kasus penjambretan yang terjadi di Sleman, Yogyakarta, menimbulkan kekhawatiran besar terhadap proses hukum yang diterapkan. Hogi Minaya, suami dari korban penjambretan, justru ditetapkan sebagai tersangka setelah mengejar dua pelaku yang merampas barang milik istrinya. Hal ini memicu perhatian dari Komisi III DPR RI yang akan segera memanggil pihak terkait untuk mencari solusi.

    Peristiwa yang Memicu Kekhawatiran

    Peristiwa tersebut berawal saat seorang perempuan menjadi korban penjambretan oleh dua orang menggunakan sepeda motor. Saat itu, Hogi Minaya sedang mengemudikan mobil dan langsung mengejar para pelaku. Dalam proses pengejaran, kedua pelaku mengalami kecelakaan tunggal hingga meninggal dunia. Namun, kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh tabrakan langsung dari mobil yang dikendarai Hogi.

    Menurut Habiburokhman, anggota Komisi III DPR RI, kecelakaan tersebut terjadi karena para pelaku sendiri menabrak tembok setelah beberapa kali dikejar dan dipepet. Meskipun demikian, Polres Sleman tetap menetapkan Hogi sebagai tersangka dengan dugaan melanggar Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Keberatan dari Komisi III DPR RI

    Habiburokhman menyatakan keheranannya terhadap penerapan pasal tersebut. Menurutnya, Hogi tidak bertanggung jawab atas kematian dua pelaku tersebut. Ia menilai bahwa kecelakaan itu terjadi karena tindakan para pelaku sendiri, bukan akibat tindakan Hogi. Hal ini membuat Komisi III DPR RI prihatin dan mempertanyakan bagaimana pasal tersebut bisa diterapkan dalam kasus ini.

    Selain itu, Habiburokhman juga menyampaikan kebingungan terhadap sikap kejaksaan yang menerima perkara ini hingga akan dilimpahkan ke pengadilan. Ia berharap agar proses hukum ini dapat memberikan keadilan bagi Hogi dan menjaga rasa aman masyarakat.

    Penanganan Kasus Oleh Pihak Berwenang

    AKP Mulyanto, Kasat Lantas Polresta Sleman, menjelaskan bahwa penetapan status tersangka dilakukan setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan. Menurutnya, unsur-unsur pidana untuk menjerat Hogi telah terpenuhi. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak memihak siapa pun dalam penanganan kasus ini dan hanya berupaya memberikan kepastian hukum.

    Mulyanto menekankan bahwa tujuan dari penanganan kasus ini adalah untuk memberikan kepastian hukum terhadap tindak pidana yang ada. Ia juga menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan situasi yang terjadi, termasuk adanya korban meninggal dua orang. Namun, ia menegaskan bahwa kepolisian tidak berpihak kepada siapa pun dalam proses ini.

    Harapan Masyarakat dan Kepastian Hukum

    Habiburokhman menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan memantau proses hukum kasus ini dan berharap Hogi mendapatkan keadilan. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa penanganan kasus ini penting bagi rasa aman masyarakat agar tidak muncul ketakutan ketika menghadapi tindak kejahatan di ruang publik.

    Ia khawatir jika masyarakat tidak mau mengejar penjambret yang lari menggunakan motor karena takut akan terjadi kecelakaan. Hal ini bisa menyebabkan masyarakat disalahkan jika terjadi hal buruk. Oleh karena itu, ia berharap agar proses hukum ini dapat memberikan contoh yang baik dan memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap sistem hukum.

    Kesimpulan

    Kasus ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang tepat terhadap hukum dan proses penegakannya. Meskipun Hogi tidak bertanggung jawab atas kematian dua pelaku, ia tetap ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini memicu diskusi luas tentang bagaimana hukum diterapkan dalam situasi seperti ini dan bagaimana keadilan dapat ditegakkan. Komisi III DPR RI akan terus memantau proses hukum ini dan berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk mencapai keadilan yang sebenarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    3 Berita Populer Padang: Investigasi Kematian Karim, Perilaku Menyimpang, dan Kerja Bergilir

    By adm_imr12 April 20263 Views

    Semua 36 Blok WPR di Babel Jelas dan Tidak Tumpang Tindih dengan IUP PT Timah

    By adm_imr12 April 20262 Views

    Awalnya tegur pakaian, 2 remaja Palembang hilang bawa koper

    By adm_imr12 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    9 tips kerja WFA efektif, tetap fokus meski bekerja dari mana saja

    12 April 2026

    Gagal SNBP-SPAN PTKIN? Jangan Menyerah! Daftar UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

    12 April 2026

    Satu Alasan Raffi Ahmad Rayakan Ulang Tahun Baby Lily Hanya Acara Tiup Lilin, Suami Nagita: Belum Ngerti

    12 April 2026

    Tiket Mulai Rp187.000, Cek 11 Jadwal Kapal Pelni Baubau-Makassar April 2026

    12 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?