Laga Kritis PSS Sleman vs Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo
Pertandingan antara PSS Sleman dan Persipura Jayapura akan menjadi laga krusial dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 grup Timur. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (21/2/2026) malam ini, memiliki dampak besar terhadap posisi kedua tim di papan klasemen sementara.
PSS Sleman, yang dikenal sebagai Super Elja, saat ini berada di posisi kedua dengan 39 poin dari 19 pertandingan. Sementara Persipura Jayapura, yang memiliki julukan Mutiara Hitam, memimpin klasemen dengan 40 poin. Dengan persaingan ketat ini, kemenangan dalam pertandingan kali ini akan menentukan siapa yang menguasai Grup Timur.
Motivasi Tinggi dan Persiapan Matang
Manajer sekaligus pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, menyatakan bahwa motivasi para pemain sangat tinggi menjelang pertandingan. Kemenangan dalam pertandingan sebelumnya memberikan suntikan moral yang signifikan bagi tim.
“Motivasi pemain tentu saja sangat baik setelah kemenangan penting pertandingan kemarin dan siap menghadapi Persipura pada pertandingan hari Sabtu,” ujarnya.
Kim menekankan bahwa fokus dan konsentrasi penuh menjadi kunci utama dalam setiap sesi latihan. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya juga menjadi bahan penting untuk menyempurnakan strategi dan game plan.
Tekanan Mental dan Fisik
Di level persaingan seperti ini, tekanan dinilai melampaui aspek teknis. Kualitas fisik dan taktik relatif berimbang, sehingga faktor psikologis diyakini menjadi pembeda. Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya menatap laga ini dengan keseriusan penuh.
“Persiapannya pasti cukup bagus karena kita tahu mereka pemuncak, kita tidak bisa apa ya, main-main. Mental, fisik, semua kita siapkan,” ujarnya.
Ansyari juga mengakui progres Persipura sejak ditangani Rahmad Darmawan semakin terlihat. Namun, ia tetap percaya bahwa apa saja bisa terjadi dalam sepak bola.
Tampil dengan Kekuatan Penuh
Sejumlah pemain PSS Sleman sempat mengalami benturan ringan saat melawan Deltras FC. Namun, Ansyari memastikan tak ada cedera serius. Termasuk gelandang serang Frederic Injai yang sudah kembali dalam kondisi siap tempur.
“Enggak ada, enggak ada yang cedera. Semua siap tampil lawan Persipura di laga terdekat,” tegasnya.
Rekor Pertemuan yang Menarik
Dalam dua kali pertemuan musim ini, PSS Sleman dan Persipura Jayapura selalu berakhir imbang. Saat tampil di Maguwoharjo, Persipura Jayapura menahan PSS Sleman dengan skor 0-0. Sebaliknya, ketika PSS Sleman bertandang ke Stadion Lukas Enembe, skor 1-1 mewarnai laga.
Kedua tim juga sedang dalam tren positif. PSS Sleman baru saja menundukkan Deltras FC 3-1. Sedangkan Persipura Jayapura tampil impresif dengan membungkam Barito Putera 4-1. Sama-sama belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, duel kali ini menjadi krusial demi menjaga stabilitas di papan atas.
Persipura Tampil Lebih Bebas
Di kubu tim tamu, pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengakui timnya telah melewati sejumlah pertandingan keras dan berat. Karena itu, ia terus mengingatkan para pemain agar tidak terbebani tekanan berlebihan.
“Iya, kita beberapa pertandingan keras dan berat sudah kita lalui, dan saya selalu ingatkan kepada pemain untuk mereka bisa melakukan satu permainan dengan enjoy, dengan lepas,” ujarnya.
Rahmad menekankan pentingnya menikmati pertandingan agar ritme permainan tetap terjaga. “Selalu saya ingatkan untuk enjoy the game. Dan saya juga berharap tentu besok mereka bisa menikmati permainan ini, bukan sebaliknya terlalu tegang sehingga membuat ritme permainan kita rusak,” katanya.
Dukungan Suporter yang Tetap Kuat
Di luar lapangan, PSS Sleman masih menghadapi sanksi Komdis PSSI yang membuat tribun utara dan selatan ditutup. Meski demikian, panitia pelaksana menyediakan 7.000 lembar tiket, naik seribu dari laga sebelumnya.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, tetap mengapresiasi dukungan suporter yang dinilainya menjadi energi tambahan bagi tim. “Soal suporter, yang pasti kita berterima kasih kepada suporter kita yang luar biasa memberikan support walaupun tanpa atribut, tapi mereka memang menjadi pemain ke-12 buat kita,” ucapnya.








