Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Fungsi utamanya adalah membantu tubuh menyerap kalsium, yang sangat penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius jika tidak segera diatasi.
Salah satu sumber utama vitamin D adalah sinar matahari. Ketika kulit terpapar sinar UVB dari matahari, tubuh akan memproduksi vitamin D. Setelah itu, hati dan ginjal akan mengubahnya menjadi bentuk aktif yang bisa digunakan oleh tubuh. Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa diperoleh melalui makanan seperti ikan berlemak, susu atau sereal yang diperkaya, serta suplemen.
Ketika kadar vitamin D dalam tubuh rendah, beberapa efek negatif bisa terjadi. Berikut adalah 6 hal yang bisa terjadi pada tubuh Anda jika kekurangan vitamin D:
1. Pelemahan tulang
Tanpa cukup vitamin D, tubuh akan kesulitan menyerap kalsium dari makanan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kadar kalsium dalam darah dan akhirnya membuat tulang menjadi lebih rapuh dan mudah patah.
Tulang yang lemah juga bisa menyebabkan nyeri tulang, terutama di area tulang belakang, panggul, atau kaki. Risiko cedera bahkan dari jatuh ringan pun meningkat.
2. Kelemahan otot
Vitamin D berperan dalam fungsi sel otot dengan membantu penyerapan kalsium, yang diperlukan untuk kontraksi dan relaksasi otot.
Jika kekurangan vitamin D, fungsi tersebut bisa terganggu, sehingga menyebabkan kelemahan otot, nyeri, kram, atau kedutan tak terduga. Hal ini bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari seperti menaiki tangga atau membawa beban.
3. Kelelahan
Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan energi rendah dan kelelahan yang tidak dapat dijelaskan.
Ini disebabkan oleh pengaruh vitamin D terhadap metabolisme energi seluler dan pengendalian peradangan. Gejala lain yang mungkin muncul termasuk ketidakseimbangan mineral dan ketegangan otot kronis.
4. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
Vitamin D membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan kemampuan tubuh melawan patogen.
Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam mengurangi peradangan berlebihan. Jika tubuh kekurangan vitamin D, sistem imun menjadi lebih rentan, sehingga penyakit seperti pilek, flu, atau infeksi kronis lebih mudah menyerang.
5. Gangguan suasana hati
Otak memiliki reseptor vitamin D yang berperan dalam mengatur produksi serotonin, yaitu hormon yang berpengaruh pada suasana hati.
Kekurangan vitamin D bisa mengganggu jalur ini, menyebabkan depresi, kecemasan, iritabilitas, atau ketidakstabilan emosional. Kelelahan fisik juga bisa memperburuk kondisi ini.
6. Peningkatan risiko penyakit kronis
Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker tertentu.
Peradangan pembuluh darah meningkat tanpa vitamin D, yang bisa menyebabkan pengerasan arteri dan beban tambahan pada jantung. Selain itu, regulasi pertumbuhan sel terganggu, meningkatkan risiko kanker kolorektal, payudara, dan prostat.







