Gabriel Silva: Pemain Baru Arema FC yang Membawa Perubahan
Gabriel Silva, pemain asal Brasil yang kini memperkuat Arema FC, menjadi bintang utama dalam laga melawan Persija Jakarta di Super League Indonesia. Dengan dua gol yang dicetaknya, ia berhasil mengantarkan Singo Edan meraih kemenangan 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu (8/2/2026). Kemenangan ini memberikan tiga poin penting bagi Arema FC yang berada di posisi sembilan klasemen sementara.
Latar Belakang Gabriel Silva
Gabriel Silva, yang akrab disapa Gabi, memiliki karier profesional yang menjanjikan. Sebelum bergabung dengan Arema FC, ia pernah bermain bersama Svay Rieng di Liga Premier Kamboja dan sukses meraih gelar juara back-to-back pada musim 2023-2024 dan 2024-2025. Selain itu, ia juga berhasil membantu klubnya meraih trofi Piala Hun Sen pada musim 2023-2024.
Sebelum berkarier di Asia, Gabi pernah bermain untuk klub-klub di Brasil seperti Flamengo, Veranópolis, dan Corinthians U23. Karakteristiknya sebagai winger cepat dan agresif membuatnya menjadi pilihan ideal untuk meningkatkan intensitas serangan Arema FC.
Proses Perekrutan
Perekrutan Gabriel Silva dilakukan setelah manajemen Arema FC melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang putaran pertama. Yusrinal Fitriandi, General Manager Arema FC, menjelaskan bahwa kebutuhan akan tambahan tenaga di lini serang menjadi alasan utama pengambilan keputusan tersebut.
“Setelah evaluasi putaran pertama, kami melihat kebutuhan untuk menambah kekuatan di sektor winger. Gabriel Silva kami kontrak selama satu tahun,” ujar Yusrinal.
Ia juga berharap agar Gabi dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim. Dengan adanya Gabi, Arema FC diharapkan mampu tampil lebih kompetitif di putaran kedua Super League.
Statistik dan Performa
Berikut adalah catatan statistik Gabriel Silva dari klub-klub yang pernah ia bela:
- Svay Rieng : 66 pertandingan, 19 gol, 13 assist, 4 kartu kuning, 1 kartu merah, 4.984 menit bermain.
- Angkor Tiger FC : 19 pertandingan, 11 gol, 4 assist, 4 kartu kuning, 1.551 menit bermain.
- Terengganu FC : 14 pertandingan, 3 gol, 2 assist, 2 kartu kuning, 1.098 menit bermain.
- Veranopolis EC : 6 pertandingan, 1 gol, 308 menit bermain.
- Volta Redonda Futebol Clube (RJ) : 4 pertandingan, 168 menit bermain.
- Tupi FC : 2 pertandingan, 1 kartu kuning, 59 menit bermain.
Jalannya Pertandingan
Laga antara Persija Jakarta dan Arema FC berlangsung sangat sengit. Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC tampil tanpa rasa gentar. Dalberto sempat mengancam gawang Persija lewat sepakan keras yang berhasil ditepis oleh Carlos Eduardo.
Arema FC tampil lebih agresif berkat perubahan formasi yang diterapkan oleh pelatih Marcos Santos. Gustavo Franca, yang biasanya beroperasi di sisi sayap, dikembalikan ke posisi gelandang serang. Kombinasi antara Franca, Joel Vinicius, Dalberto, dan Gabriel Silva membuat pertahanan Persija terus berada dalam tekanan.
Di babak kedua, Persija tampil lebih menekan. Namun, Adi Satryo tampil gemilang dengan menggagalkan beberapa peluang emas. Pada menit ke-82, Gabriel Silva mencatatkan gol pertamanya setelah melakukan solo run yang membuahkan gol penentu. Di masa injury time, Arema kembali memperbesar keunggulan melalui gol kedua yang dicetak oleh Gabriel Silva.
Kemenangan ini mengangkat Arema FC naik dua peringkat ke posisi sembilan klasemen sementara. Sementara bagi Persija Jakarta, kekalahan ini semakin memperlebar jarak mereka dengan para pesaing di papan atas.







