Inovasi Teknologi BYD yang Terwujud dalam Produknya
BYD (Build Your Dreams) tidak pernah melupakan akarnya sebagai perusahaan teknologi tinggi multinasional asal Tiongkok yang berfokus pada inovasi dan energi terbarukan. Meskipun saat ini dikenal sebagai pemimpin global dalam industri otomotif kendaraan energi baru (NEV), roh inovasi yang menekankan teknologi tersebut terlihat dalam setiap langkah pengembangan produk yang mereka luncurkan kepada konsumen di seluruh dunia.
Didirikan pada 1994, BYD menguasai teknologi inti baterai, motor, kontrol elektronik, dan chip, menjadikannya gabungan produsen teknologi dan raksasa otomotif listrik. BYD juga memproduksi panel surya, sistem penyimpanan energi, dan solusi transportasi kereta api. Dengan fondasi ini, tak heran jika BYD senantiasa mengedepankan pengembangan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen dalam setiap produknya terutama kendaraan NEV.
Berdiri di hadapan lini produk terbaru BYD di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 Jakarta yang tengah berlangsung sampai 15 Februari nanti, sulit rasanya memisahkan mobil-mobil ini dari asal-usul teknologinya. Apa yang kini dipamerkan di IIMS bukan sekadar produk jadi, melainkan hasil dari sebuah perjalanan panjang inovasi yang dimulai dari pabrik, diuji di lintasan ekstrem, dipercepat lewat teknologi pengisian daya, dan dijelaskan kepada publik melalui pendekatan edukatif.
Teknologi yang Dilahirkan dengan Presisi
Puluhan wartawan Indonesia baru-baru ini mendapatkan kesempatan istimewa menyaksikan kecanggihan teknologi di salah satu pabrik BYD, yakni di Kota Zhengzhou, China. Kota industri di Cina tengah tersebut bukan sekadar lokasi pabrik, melainkan salah satu pusat ambisi global BYD. Mega Factory BYD Zhengzhou berdiri seperti kota mandiri yang luas, terintegrasi, dan beroperasi nyaris tanpa henti.
Di dalamnya, ribuan robot industri bekerja dengan presisi. Sekitar 1.800 robot menopang proses produksi dengan tingkat otomatisasi welding yang menembus 98 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi jaminan konsistensi kualitas dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya. Proses pengelasan satu unit kendaraan hanya membutuhkan waktu sekitar 35 hingga 45 detik. Kecepatan itu dicapai tanpa mengorbankan presisi, karena setiap titik las dipantau secara digital dan real-time. Teknologi manufaktur di sini bukan sekadar mempercepat produksi, melainkan menjaga kualitas tetap seragam dalam skala masif.

Pabrik BYD di Zhengzhou, China. – (dok BY)
Sirkuit Penguji Teknologi Sampai Batas Tertinggi
Mobil berteknologi tinggi tak cuma dites di pabrik. Di Zhengzhou, BYD punya All-Terrain Circuit yang menjadi ruang uji ekstrem, tempat kendaraan listrik dipaksa keluar dari zona nyaman dan memaksimalkan semua keunggulannya. Lintasan ini dirancang dengan beragam tantangan: tanjakan curam, permukaan licin, pasir buatan, manuver ekstrem, hingga crab parking. Semua skenario dibuat untuk merepresentasikan kondisi dunia nyata, bahkan yang jarang dihadapi pengguna sehari-hari tapi sewaktu-waktu bisa muncul dan mengancam keselamatan.
Ambil contoh Electronic Stability Control (ESC) dan Vehicle Dynamics Control yang tersemat di mobil BYD. Sistem bekerja senyap, menyesuaikan distribusi tenaga dan pengereman secara real-time tanpa intervensi pengemudi, menjaga kendaraan tetap stabil ketika traksi mulai hilang. Dalam kondisi sehari-hari, teknologi ini berfungsi saat kita melewati jalan dengan permukaan licin, kemudian ada pengemudi lain secara tiba-tiba “menggunting” lajur kita. Dalam skenario darurat ini, bermanuver menghindari bahaya dengan mobil BYD yang disematkan teknologi Electronic Stability Control menjadi lebih mudah. Ini bukan sekadar fitur, tapi bagian dari arsitektur kendaraan untuk memastikan keselamatan pengemudi BYD.

SPKLU Ultra Cepat BYD – (dok BYD)
Di-Space, Teknologi yang Dipahami, Bukan Sekadar Dipamerkan
Adopsi kendaraan listrik tidak hanya soal produk yang canggih, tetapi juga literasi teknologi. Publik perlu memahami sebelum akhirnya percaya. Keterkaitan teknologi dengan penggunaan harian menjadi benang merah di tempat bernama BYD Di-Space di Zhengzhou. Keselamatan, efisiensi energi, kenyamanan, hingga pengalaman berkendara dijelaskan dalam konteks nyata, bukan jargon teknis.
BYD Di-Space adalah sebuah museum sains kendaraan energi baru yang menawarkan pendekatan berbeda terhadap inovasi. Di-Space tidak menempatkan teknologi sebagai objek pameran yang dingin. Ia mengemasnya menjadi cerita visual dan interaktif, membuat sistem baterai, motor listrik, dan arsitektur elektronik mudah dipahami oleh publik. Di lantai pertama, pengunjung dapat menelusuri sejarah evolusi energi dalam transportasi melalui narasi yang menempatkan BYD sebagai salah satu pelopor pengembangan NEV global.

Area simulasi proses pengecatan mobil BYD dengan robot di Di Space, Zhengzhou, China. Proses ini mirip dengan aslinya di pabrik BYD. – (dok BYD)
Platform Canggih
BYD mengembangkan berbagai platform kendaraan listrik (EV) canggih yang disesuaikan untuk segmen pasar berbeda, mulai dari e-Platform 3.0, e3, hingga e4 yang sangat canggih. Platform e3 menjadi representasi bagaimana BYD memaknai kemewahan modern dalam kendaraan listrik. Dikembangkan sebagai arsitektur teknologi baru dan diterapkan pada sub-brand premium Denza—seperti Denza Z9 GT—platform ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang bukan hanya nyaman dan efisien, tetapi juga terasa lincah dan intuitif.

Denza Z9 GT – (Istimewa)







