Persebaya Surabaya Rilis Jersey Keempat dengan Nuansa Budaya Tionghoa
Persebaya Surabaya akhirnya mengungkap makna tersembunyi dari jersey keempat yang akan digunakan dalam laga penting melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Jersey ini bukan sekadar kostum baru, tetapi menjadi simbol identitas, keberanian, dan perayaan budaya yang kental di tengah pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Klub berjuluk Green Force ini sedang dalam tren positif dan penuh percaya diri menjelang pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam. Momentum tersebut semakin spesial karena klub resmi merilis jersey keempat yang kemungkinan besar akan dipakai langsung dalam laga tersebut.
Jersey ini memiliki tema khusus yaitu Chinese New Year Edition. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah Persebaya Surabaya bahwa jersey bertema Imlek dikenakan dalam pertandingan resmi Super League. Peluncuran ini bukan hanya sekadar inovasi desain, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya yang ada di Kota Surabaya.
Surabaya memiliki sejarah panjang dengan keberadaan etnis Tionghoa. Mereka memainkan peran penting dalam perkembangan kota ini. Dengan mengangkat tema Imlek, Persebaya ingin menunjukkan apresiasi atas kontribusi mereka dalam membentuk wajah kota pahlawan.
Kolaborasi Jangka Panjang antara Persebaya dan AZA
Kolaborasi antara Persebaya Surabaya dan apparel lokal AZA memasuki musim kedelapan. Kerja sama ini tercatat sebagai kolaborasi apparel dan klub sepak bola terpanjang di Indonesia tanpa pembanding. Kali ini, AZA meluncurkan Persebaya Fourth Jersey 2025/2026 dengan dominasi warna merah yang dipadukan hijau khas klub.
Warna merah dalam budaya Tionghoa melambangkan semangat dan keberuntungan. Sementara hijau menjadi napas Persebaya Surabaya yang tak pernah lepas dari karakter militansi dan loyalitas suporter. Desain jersey ini mencerminkan keberanian, energi, dan identitas klub yang selalu dijaga setiap musim.
Detail paling mencuri perhatian adalah pada bagian nameset punggung pemain. Ornamen khas Imlek serta gambar Kuda Api sebagai shio tahun baru 2477 terselip dalam nomor punggung yang akan dikenakan di lapangan. Pemilihan font nama pemain juga dibuat kental dengan nuansa Tiongkok, memberikan sentuhan visual yang membuat jersey tampil berbeda, berani, dan sarat makna budaya.
Sebelumnya, AZA beberapa kali merilis jersey bertema Imlek untuk Persebaya Surabaya. Namun, musim ini menjadi tonggak baru karena jersey tersebut benar-benar dipakai dalam laga resmi Super League. Langkah ini menunjukkan tingkat kepercayaan klub terhadap kualitas produk AZA. Inovasi desain terus dihadirkan agar relevan dengan identitas Persebaya Surabaya sekaligus karakter pendukungnya yang kreatif dan ekspresif.
Sejarah Baru dalam Sepak Bola Indonesia
Persebaya Surabaya menjadi klub pertama di Indonesia yang memiliki dan menggunakan jersey keempat dalam kompetisi resmi. Inovasi ini konsisten digulirkan sejak musim 2024/2025. Arif Rahman Hakim, senior manager AZA, menyatakan bahwa sejak musim 2024/2025, AZA dan Persebaya konsisten menghadirkan inovasi tersebut.
Pernyataan ini menegaskan komitmen jangka panjang dalam menghadirkan terobosan apparel di level kompetisi nasional. Sebagai official merchandise klub, AZA tidak hanya menyediakan jersey pertandingan, tetapi juga dukungan lain seperti jersey pemanasan, jersey latihan, sepatu atletik, hingga apparel kasual bagi pemain dan ofisial.
Sejak 2017, total dukungan AZA kepada Persebaya Surabaya mencapai lebih dari 1.750 pcs jersey pertandingan. Selain itu terdapat 1.000 pcs t-shirt, 800 pcs jaket, dan 300 pcs sepatu yang diproduksi untuk menunjang kebutuhan tim. Angka tersebut menjadi salah satu dukungan apparel terbesar dalam sejarah Liga Indonesia.
Makna Lebih Dalam dari Jersey Keempat
Kini, jersey keempat Persebaya Surabaya tidak hanya menjadi simbol estetika. Ia menjelma pernyataan sikap tentang keberagaman, identitas kota, serta keberanian berinovasi di tengah kompetisi. Saat para pemain melangkah ke lapangan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, publik tidak hanya menyaksikan pertandingan.
Mereka juga melihat bagaimana sepak bola bisa menjadi ruang pertemuan budaya, tradisi, dan semangat modernitas dalam satu balutan jersey. Persebaya Fourth Jersey 2025/2026 Chinese New Year Edition sudah tersedia melalui kanal resmi penjualan AZA dan Persebaya Surabaya.
Antusiasme suporter diprediksi tinggi karena momen ini bukan sekadar rilis produk, melainkan bagian dari sejarah baru klub. Makna tersembunyi jersey keempat Persebaya Surabaya akhirnya terasa lebih dari sekadar desain unik. Di balik warna merah dan hijau itu, tersimpan pesan kuat tentang persatuan, inovasi, dan kebanggaan menjelang duel panas yang siap membakar Stadion Gelora Bung Tomo.







