Es Teler, Menu Klasik yang Dapat Terus Diinovasikan UMKM
Es teler merupakan menu klasik yang selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Untuk itu, pelaku UMKM harus pintar menginovasikan kreasi menu mereka agar bisa bersaing di tengah tren kuliner viral lainnya.
“Inovasinya sendiri ini juga ingin kita masukin buat UMKM yang mungkin agak repot dengan konsistensi rasa dan keseimbangan rasanya gimana biar tetap relevan sama market nya juga,” kata Chef Martin Praja dalam konferensi pers bersama Dairy Champ, Rabu (11/2/26).
Pembuatannya Praktis, Cocok Dijual Selama Ramadan
Pemilihan es teler sebagai menu andalan untuk UMKM ini juga dinilai cukup praktis karena pembuatannya cukup simpel. Chef Martin Praja mengatakan kunci agar es teler dapat disajikan dengan rasa yang konsisten adalah bahan-bahan yang berkualitas.
“Jadi yang dibutuhkan adalah bahan yang berkualitas, sehingga menghasilkan cita rasa yang konsisten, dengan keseimbangan rasa yang pas juga,” tuturnya.
Praja juga mengatakan menu kreasinya sebenarnya tidak mengubah cita rasa dari es teler, namun sentuhan sederhana dari pudding bisa membuat es teler memiliki kesan yang lebih modern.

UMKM Dapat Pertahankan Konsistensi Rasa yang Sesuai Ekspektasi
Hadirnya inovasi menu Es Teler Milky Pudding Juara ini merupakan langkah untuk mendukung UMKM agar produk bukan hanya menggugah selera, tetapi rasanya terbukti konsisten dengan kualitas bahan-bahan yang sesuai ekspektasi.
“Kami melihat bahwa UMKM membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada solusi yang dapat membantu mereka menjaga kualitas dan efisiensi operasional, sehingga dapat terus memenuhi ekspektasi konsumen selama Ramadan,” kata Dodi Afandi, Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Rabu (11/2/26).
Chef Martin juga menegaskan bahwa es teler ini akan jadi menu yang banyak dicari meskipun pembuatannya praktis. Untuk itu, para pelaku UMKM bisa mencoba untuk dijual selama Ramadan dengan tetap mempertahankan identitas dari masing-masing UMKM.

Resep Es Teler Milky Pudding Juara ala Chef Martin Praja
Bahan-bahan (untuk coconut pandan pudding):
500 ml air kelapa
1/2 sdt garam
10 gr jelly bubuk
2 pcs daun pandan (dilipat)
100 ml Krimer Kental Manis Dairy Champ
500 ml Susu Evaporasi Dairy Champ
Cara membuat:
Campurkan air kelapa, garam, jelly bubuk, daun pandan yang dilipat, krimer kental manis, dan susu evaporasi
Aduk rata sebelum dimasak.
Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga mendidih.
Sisihkan daun pandan.
Tuang pudding ke dalam wadah es teler.
Dinginkan di suhu ruang terlebih dahulu.
Simpan di dalam kulkas.
Bahan-bahan (topping es teler):
200 gr daging kelapa muda
2 buah alpukat
150 gr nangka
50 gr dried coconut flakes
Cara membuat (topping):
Potong alpukat dan nangka dengan ukuran sesuai selera (bisa kotak dadu)
Sisihkan daging kelapa muda untuk topping
Sangrai daging kelapa muda hingga kecoklatan untuk dried coconut flakes.
Bahan-bahan (untuk kuah susu):
75 ml susu evaporasi
75 ml krimer kental manis
70 ml air
Es serut secukupnya
Daun pandan (opsional)
Cara membuat:
Campurkan susu evaporasi, krimer kental manis, dan air di wadah kosong.
Aduk rata hingga semua bahannya larut.
Cara penyajian:
Susun topping alpukat, nangka, daging kelapa muda, dan dried coconut flakes di atas coconut pandan pudding yang ada di wadah es teler.
Tuangkan kuah susu ke dalam wadahnya.
Tambahkan es serut di atasnya.
Tambahkan garnish daun pandan di atasnya.
Tuangkan krimer kental manis di atasnya.

FAQ Seputar Es Teler
Dari mana es teler berasal?
Es teler berasal dari Solo, Jawa Tengah, namun pertama kali diciptakan dan dipopulerkan di Jakarta oleh Tukiman Darmowijono dan Samijem yang merantau dari Sukoharjo sekitar tahun 1970-an, yang kemudian mengembangkan es campur menjadi es teler yang terkenal seperti sekarang.
Kenapa diberi nama es teler?
Es Teler dinamakan demikian karena rasanya yang sangat nikmat dan segar membuat pelanggan merasa seperti “teler” atau mabuk kebahagiaan, bukan karena kandungan alkoholnya.
Es teler mengandung apa saja?
Es Teler adalah minuman es berisi potongan buah alpukat, kelapa muda, nangka matang, dan santan kelapa encer dengan pemanis berupa sirup.







