Hansamu Yama Tampil dengan Gestur Emosional dan Cedera di Laga Arema FC vs Persija
Pertandingan antara Arema FC melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (8/2/2026) menjadi momen yang menarik bagi para penggemar sepak bola. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Hansamu Yama Pranata, yang tampil sebagai starter dan mengenakan ban kapten. Meski berhasil membantu Arema FC meraih kemenangan 2-0, Hansamu harus ditarik keluar lapangan karena cedera.
Hansamu tidak hanya menunjukkan kekuatannya di lini pertahanan, tetapi juga memberikan gestur emosional yang menarik perhatian. Saat bermain di kandang Persija Jakarta, ia menunjukkan simbol “J” atau Salam Sajete kepada The Jakmania, suporter Persija Jakarta. Simbol ini merupakan bentuk penghormatan dan identitas persatuan bagi pendukung Persija meskipun sedang memakai jersey Arema FC.
Unggahan foto Hansamu Yama bersama Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta, di akun Instagram pribadinya juga mendapat respons dari banyak pemain top seperti Hanif Sjahbandi dan Rio Fahmi. Caption yang ditulisnya, “Diam dan selesaikan pekerjaanmu,” menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Momen Emosional dan Reaksi Warganet
Selain itu, unggahan Hansamu Yama di media sosial pasca-laga juga memicu reaksi beragam dari warganet hingga rekan sesama pesepak bola. Beberapa komentar menyoroti sikap Hansamu yang garang saat bermain melawan Persija Jakarta. Misalnya, salah satu pengguna Twitter menulis, “Kenapa kemarin mainnya terlalu garang lawan Persija. Ahhhh.” Sementara itu, lainnya berkomentar, “AFF duet bareng ridho di lini belakang rasanya pas sih.”
Simbol Salam Sajete yang ditunjukkan oleh Hansamu juga menjadi sorotan. Ia menunjukkan jempol dan telunjuk secara bersamaan, yang merupakan simbol suporter Persija Jakarta, The Jakmania. Simbol ini melambangkan identitas, persatuan, serta dukungan setia bagi Persija Jakarta.
Kemenangan yang Dibayar Mahal
Meski Arema FC berhasil menang 2-0, kemenangan tersebut dibayar mahal. Hansamu Yama harus keluar lapangan pada menit ke-53 karena cedera dan digantikan oleh Jayus Hariono. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa timnya kehilangan dua pemain belakang, yaitu Walisson Maia dan Hansamu Yama. Hal ini memaksa Matheus dan Betinho untuk menggantikan posisi mereka.
Cedera yang dialami oleh Hansamu Yama dan Walisson Maia semakin menambah daftar pemain belakang Arema FC yang mengalami cedera. Sebelumnya, Julian Guevara dan Lucas Frigeri juga harus absen dalam pertandingan ini karena masih diragukan untuk tampil. Akibatnya, opsi pemain belakang Arema FC praktis hanya tinggal Anwar Rifai.
Prediksi Kesembuhan Jelang Laga Kontra Semen Padang
Menurut Fisioterapi Arema FC, Retta Arroyan, cedera yang dialami oleh Hansamu Yama dan Walisson Maia tidak begitu serius. Mereka diprediksi masih bisa kembali merumput saat Singo Edan menjamu Semen Padang pada Minggu, 15 Februari 2026 mendatang.
“Sebenarnya kedua pemain ini kelelahan, karena baru bergabung dengan tim,” kata Retta. “Tapi kalau Hansamu ada memar sedikit di kakinya setelah terinjak pemain lain waktu pertandingan,” lanjutnya.
Kesan Debut Walisson Maia dan Target Kebugaran
Di sisi lain, pemain bek Arema FC, Walisson Maia, juga mengakui kalau kondisinya belum sepenuhnya prima saat menjalani laga debut menghadapi Persija Jakarta. Pemain berusia 34 tahun itu memang langsung dimainkan oleh Arema FC, meskipun baru empat hari bergabung dengan tim.
“Memang saya baru datang dan fisik saya belum siap sepenuhnya. Jadi dalam Minggu ini saya harus mempersiapkan diri lebih baik agar bisa bermain penuh selama 90 menit,” ujarnya. Meski belum bisa tampil penuh, penampilan Walisson Maia tergolong cukup solid di lini pertahanan Arema FC.
Beberapa kali, Walisson kerap melakukan sapuan bola dari serangan para pemain Persija Jakarta. Eks pemain Villa Nova FC itu pun cukup berkesan dengan laga debutnya di Arema FC, apalagi setelah membantu timnya meraih kemenangan 0-2 di kandang lawan.
“Saya senang bisa berjuang bersama Arema FC dan tim kami tidak kebobolan dalam pertandingan. Itu sangat luar biasa,” katanya.







