Kondisi Rumah Tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa yang Tidak Jelas
Insanul Fahmi, seorang pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, kini berada di tengah-tengah keputusan besar terkait kelanjutan hubungannya dengan istrinya, Wardatina Mawa. Setelah beberapa waktu lalu masalah rumah tangganya menjadi sorotan publik, Insanul kini menghadapi situasi yang tidak jelas dan membutuhkan keputusan penting.
Sebelumnya, Insanul secara terbuka menyatakan bahwa ia ingin mempertahankan pernikahan yang telah dibangun selama tujuh tahun bersama Mawa. Ia bahkan telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki hubungan, seperti menggelar mediasi keluarga dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Di sisi lain, ia juga memilih untuk mengabaikan hubungannya dengan Inara Rusli, yang disebut sebagai istri siri.
Namun hingga saat ini, Insanul masih belum mendapatkan kepastian dari Mawa. Pria berusia 26 tahun itu pun mulai pasrah menghadapi situasi yang terus berlarut-larut tanpa titik terang. Meskipun sebelumnya ingin mempertahankan pernikahannya, kini Insanul mengaku ikhlas jika digugat cerai dalam waktu dekat.
“Intinya kita sudah berusaha sebaik mungkin, semaksimal mungkin,” ujarnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan bahwa ia tidak ingin masalah rumah tangganya semakin berlarut-larut dan menjadi sorotan publik.
Keputusan Insanul yang Menghargai Jalan Hidup Mawa
Insanul menekankan bahwa ia kini siap menerima apapun keputusan yang akan diambil oleh Mawa. “Ini juga sudah berlarut-larut, jadi kita hargai jalan hidup,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa dirinya kini sudah sampai pada titik ikhlas, terlepas dari bagaimana ke depannya.
Duduk di samping Insanul, kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, menjelaskan harapan sang pengusaha untuk hubungan dengan Inara. “Kalau dari pihak Inara, Insanul masih berhubungan baik,” ujar Tommy. Ia menambahkan bahwa Insanul berharap hubungan dengan istri sirinya tetap baik meski tidak diketahui nasib pernikahan mereka ke depan.
“Walaupun (mungkin) sudah tidak ada hubungan ke depannya seperti apa juga, Insanul bilang harus tetap baik,” lanjut Tommy. Meski demikian, nasib hubungan antara Insanul dan Inara masih belum jelas. Apakah akan tetap berlanjut atau berpisah, hal ini masih menjadi tanda tanya.
Upaya Insanul untuk Memperbaiki Hubungan dengan Mawa
Tommy juga menyatakan bahwa kliennya sudah berusaha merendahkan diri dan meminta maaf agar rumah tangganya dengan Mawa kembali membaik. Namun usaha tersebut nampaknya tidak membuat Mawa bergeming. Hingga kini, tidak ada jawaban dari Mawa setelah Insanul meminta maaf.
“Insanul sudah merendahkan diri serendah-rendahnya, sudah minta maaf, sudah mau ngobrol sama Mawa, seperti apa sih ke depannya. Tapi ini (jawabannya) belum ada sampai sekarang,” ucap Tommy.
Kini, pria yang menikah muda di usia 19 tahun tersebut, mengaku sudah ikhlas akan diceraikan Mawa. “Dia ikhlas dengan apapun. Kalau memang Mawa mau gugat cerai pun dia sudah ada di titik itu,” tutup Tommy.
Mawa Semakin Yakin Akan Gugat Cerai Insanul
Sementara itu, Wardatina Mawa, konten kreator asal Medan, mengaku semakin yakin akan menggugat cerai Insanul setelah pulang dari Umrah. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kembali ke pelukan pria yang telah memberinya seorang putra.
“Nggak mau (balikan)” ucap Mawa, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (10/2/2026). Meski Insanul masih terus mengirim pesan WhatsApp ke Mawa, wanita bercadar itu tidak pernah merespons pesan-pesan tersebut.
“Dia ngechat terus tapi aku (enggak bales) mohon maaf,” ujarnya. Untuk itu, Mawa bersiap akan melayangkan gugatan cerai setelah proses hukum atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menjerat Insan dan istri sirinya, Inara Rusli berakhir.
“Untuk kasus ini, aku bilang aku bakal proses gugat cerai setelah proses hukum ini, doain ya,” lanjut Mawa. Di sisi lain, Mawa mengaku masih berusaha memaafkan kesalahan Inara. Terlebih hingga kini, wanita 25 tahun itu belum bisa melupakan perlakuan sang selebgram yang menikah siri dengan suaminya secara diam-diam.
“(Inara) belum (mintak maaf). Berusaha, Allah kan maha pemaaf ya.” “Berusaha memaafkan karena masih terlalu sulit melupakan,” tutupnya.








