Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemkot Malang Alokasikan Rp170 Miliar untuk Tanggung BPJS PBI Warga yang Dinonaktifkan

    17 Februari 2026

    Hasil Tes Pramusim WorldSBK 2026: Rival Kuat Toprak Razgatlioglu Pimpin Latihan Bebas Hari Pertama

    17 Februari 2026

    Bukan Hanya Tren, New Vario 125 ISS Matte Black 2026 Jadi Pilihan Mewah!

    17 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 17 Februari 2026
    Trending
    • Pemkot Malang Alokasikan Rp170 Miliar untuk Tanggung BPJS PBI Warga yang Dinonaktifkan
    • Hasil Tes Pramusim WorldSBK 2026: Rival Kuat Toprak Razgatlioglu Pimpin Latihan Bebas Hari Pertama
    • Bukan Hanya Tren, New Vario 125 ISS Matte Black 2026 Jadi Pilihan Mewah!
    • Jadwal Proliga 2026 Bogor: Langkah Akhir Menuju Final Empat, Persaingan Membara
    • OTA Kini Bersaing Langsung dengan Maskapai, Inovasi dan AI Jadi Kunci
    • 6 Profesi Rani Mukerji di Film India, Termasuk Polisi
    • UBL bekerja sama dengan Universitas Lobachevsky Rusia, tingkatkan akses global dan riset berkualitas dunia
    • Profil Prof Tirka Widanti, Kembali Pimpin Rektor Universitas Ngurah Rai 2026-2030
    • Gadis Korea Berani Tampil Asli, Curhat Dibully Knetz, SEAblings Bersuara
    • Dari Kutho Miring ke Kota Karismatik, Jejak Sejarah Madiun
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Lari Pasca Persalinan, 7 Hal Penting yang Harus Diketahui

    Lari Pasca Persalinan, 7 Hal Penting yang Harus Diketahui

    adm_imradm_imr17 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kembali Berlari Setelah Melahirkan: Tips Penting untuk Ibu Baru

    Banyak ibu baru merasa ingin segera kembali berlari setelah melahirkan. Mereka ingin keluar rumah, menikmati udara segar, dan merasakan kembali ritme langkah mereka setelah berbulan-bulan fokus pada kehamilan dan bayi. Namun, meski semangat sudah membara, tubuh mungkin belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan lari yang intens.

    Lari pascamelahirkan bukan hanya tentang niat dan stamina, tetapi juga tentang memahami tubuh yang sedang beradaptasi. Perubahan hormon, otot panggul yang melemah, serta kebutuhan cairan yang meningkat bisa memengaruhi cara kamu berlari dan seberapa cepat kamu bisa pulih. Sebelum buru-buru memakai sepatu lari, penting untuk memahami beberapa hal penting agar kamu bisa kembali aktif dengan aman dan nyaman.

    1. Kapan Bisa Mulai Lari Lagi Setelah Melahirkan?

    Sebagian besar perempuan baru siap berlari sekitar 12 minggu setelah melahirkan. Sebelum itu, disarankan untuk melakukan pemulihan aktif agar tubuh siap menerima beban dan intensitas tinggi. Setelah mendapat izin dari dokter atau fisioterapis panggul, kamu bisa memulai latihan rehabilitasi ringan.

    Sekitar enam minggu pascamelahirkan, intensitas latihan boleh ditingkatkan sedikit demi sedikit, idealnya dengan pendampingan fisioterapis spesialis panggul. Sebelum enam minggu, fokuslah pada latihan dasar otot panggul, pernapasan, dan aktivasi otot inti ringan. Jangan dulu berlari jika masih ada masalah di area panggul saat berjalan.

    Setiap perempuan memiliki waktu pemulihan berbeda, tergantung kondisi tubuh dan proses persalinan yang dialami.

    2. Otot Panggul Butuh Perhatian Ekstra

    Otot panggul adalah penopang utama organ dalam seperti rahim dan usus. Selama kehamilan dan persalinan, otot ini bisa meregang dan melemah. Kalau tidak direhabilitasi dengan benar, bisa timbul berbagai masalah seperti nyeri otot, cedera, bahkan inkontinensia.

    Latihan yang bisa membantu memperkuat area ini antara lain:

    • Pelvic tilt (mengangkat panggul saat berbaring).
    • Squat ringan setelah tubuh mulai pulih.
    • Kegel, dilakukan dua set sehari dengan 10 kali kontraksi, tahan beberapa detik setiap kali.
    • Kelas yoga pascapersalinan juga bisa menjadi pilihan bagus karena fokus pada pemulihan otot inti dan panggul.

    3. Haus Berlebihan Itu Normal



    Bagi ibu menyusui, rasa haus memang meningkat karena tubuh membutuhkan cairan untuk memproduksi ASI. Namun, saat mulai berlari, kebutuhan air meningkat berkali lipat. Kamu bisa mengikuti aturan sederhana ini untuk mencukupi kebutuhan cairan:

    • Minum delapan gelas air setiap hari.
    • Tambahkan satu gelas setiap kali menyusui.
    • Setelah berolahraga, minum 2–3 gelas air tambahan.

    Kalau kamu aktif berlari atau melakukan latihan kardio, kebutuhan air bisa mencapai tiga kali lipat dibanding sebelum punya bayi. Jadi, jangan tunggu haus baru minum!

    4. Tanda-Tanda Kalau Tubuh Belum Siap Berlari

    Terlalu cepat memaksakan diri bisa memperparah kondisi tubuh dan memperlambat pemulihan. Kamu perlu menunda dulu jika mengalami hal-hal berikut:

    • Rasa berat di area panggul.
    • Nyeri panggul atau punggung bawah.
    • Inkontinensia urine atau tinja.
    • Perdarahan vagina yang muncul kembali.
    • Luka operasi caesar atau robekan belum pulih sempurna.
    • Perasaan lelah ekstrem atau cemas berlebihan soal berat badan.

    5. Mulai Secara Bertahap

    Saat tubuh mulai terasa siap, jangan langsung lari jauh atau cepat. Mulailah dengan interval ringan:

    • Lari 30 detik, lalu jalan 4–5 menit.
    • Ulangi 4–5 kali.
    • Setiap minggu, perpanjang durasi lari sedikit demi sedikit hingga kamu bisa lari 15 menit tanpa henti. Setelah itu, kamu bisa menambah waktu sesuai kemampuan tubuhmu.

    6. Kapan Harus Berhenti Berlari



    Kalau kamu mulai berlari pascamelahirkan dan merasakan beberapa gejala tertentu, itu tanda tubuhmu belum siap dan sebaiknya segera hentikan dulu aktivitas lari. Tubuh memerlukan waktu untuk pulih, dan memaksakan diri justru bisa memperparah kondisi.

    Berikut tanda-tanda bahwa kamu perlu berhenti berlari dan berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis panggul sebelum melanjutkan program latihan:

    • Inkontinensia urine atau feses: muncul kebocoran saat berlari, bersin, atau batuk.
    • Perdarahan vagina: terutama jika darah keluar kembali setelah sebelumnya berhenti.
    • Rasa sakit, tekanan, atau berat di area vagina atau perineum.
    • Nyeri sendi atau otot: khususnya di pinggul, punggung bawah, atau lutut.

    7. Ukuran Sepatu Bisa Berubah

    Selama hamil, hormon relaksin membuat sendi dan ligamen lebih lentur, termasuk di telapak kaki. Akibatnya, lengkungan kaki bisa menurun dan kaki menjadi sedikit lebih lebar. Jadi, jangan heran kalau sepatu lari lamamu terasa sempit.

    Perubahan bentuk kaki ini bisa permanen, walau hanya berubah beberapa milimeter. Maka, cobalah ke toko sepatu khusus pelari dan minta staf mengukur ulang kakimu agar mendapatkan sepatu dengan ukuran dan dukungan yang tepat.

    Lari setelah melahirkan memang bisa jadi cara ampuh untuk mengembalikan kebugaran dan semangat, tetapi kuncinya adalah kesabaran dan perhatian pada tubuh sendiri. Dengarkan sinyal tubuh, jangan memaksa, dan beri waktu bagi otot-otot panggul serta inti tubuh untuk pulih sempurna. Dengan langkah perlahan dan latihan yang benar, kamu akan bisa kembali berlari dengan nyaman, tanpa rasa sakit, tanpa stres, dan tentu saja, dengan rasa bangga karena berhasil melewati fase pemulihan dengan bijak.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Terus-menerus mencari gejala online, psikologi ungkap 8 perilaku akibat kecemasan

    By adm_imr17 Februari 20260 Views

    Saat pengobatan panjang, penginapan jadi harapan

    By adm_imr17 Februari 20260 Views

    Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 13 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

    By adm_imr16 Februari 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemkot Malang Alokasikan Rp170 Miliar untuk Tanggung BPJS PBI Warga yang Dinonaktifkan

    17 Februari 2026

    Hasil Tes Pramusim WorldSBK 2026: Rival Kuat Toprak Razgatlioglu Pimpin Latihan Bebas Hari Pertama

    17 Februari 2026

    Bukan Hanya Tren, New Vario 125 ISS Matte Black 2026 Jadi Pilihan Mewah!

    17 Februari 2026

    Jadwal Proliga 2026 Bogor: Langkah Akhir Menuju Final Empat, Persaingan Membara

    17 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?