Persebaya Surabaya Kewalahan Menghadapi Bhayangkara FC di Babak Pertama
Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC dalam babak pertama pekan ke-21 Super League 2025/2026 berjalan sangat menegangkan. Tim tamu, Bhayangkara FC, berhasil mengungguli tuan rumah dengan skor 2-0 sebelum jeda.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (14/2) berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal. Meskipun Persebaya Surabaya tampil agresif dan mencoba memberikan tekanan kuat sejak menit pertama, efektivitas serangan menjadi faktor utama yang membuat Bhayangkara FC unggul di akhir babak pertama.
Persebaya Surabaya memperoleh peluang pertama pada menit ke-4 melalui tembakan Toni Firmansyah, namun bola diblok oleh pemain bertahan lawan. Bhayangkara FC kemudian mulai merespons dengan cepat. Pada menit ke-20, Frengky Deaner Missa melepaskan tembakan tetapi gagal mengarahkan bola tepat sasaran. Di momen yang sama, Moises Wolschick menciptakan peluang yang membuat lini belakang Persebaya Surabaya waspada.
Persebaya Surabaya tidak tinggal diam dan mencoba membalas dua menit berselang. Milos Raickovic melepaskan tembakan tetapi bola melenceng dari sasaran. Francisco Israel Rivera Davalos juga menciptakan peluang yang membuka ruang di pertahanan Bhayangkara FC.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil untuk tim tamu. Skor berubah menjadi Persebaya Surabaya 0 – 1 Bhayangkara FC pada menit ke-25 lewat aksi Henri Doumbia. Gol tersebut tercipta setelah Moussa Sidibe memberikan assist yang membelah pertahanan Persebaya Surabaya.
Bhayangkara FC semakin percaya diri menekan setelah gol tersebut. Pada menit ke-27, Moussa Sidibe kembali melepaskan tembakan tepat sasaran setelah Jean Marie Privat Befolo Mbarga menciptakan peluang. Situasi memanas jelang setengah jam pertandingan berjalan.
Menit ke-28 wasit mengeluarkan kartu kuning untuk T.M Ichsan, dan di menit yang sama Henri Doumbia kembali melepaskan tembakan tepat sasaran. Di menit ke-29, Nehar Sadiki menerima kartu kuning yang menambah tensi pertandingan.
Persebaya Surabaya mencoba bangkit melalui serangan balik cepat. Pada menit ke-30, Mihailo Perovic melepaskan tembakan tetapi bola melenceng dari sasaran setelah Francisco Israel Rivera Davalos menciptakan peluang yang cukup menjanjikan. Meski tertinggal, Persebaya Surabaya terus mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan. Namun rapatnya lini belakang Bhayangkara membuat setiap peluang sulit benar-benar mengancam gawang Muchamad Aqil Savik.
Memasuki menit ke-43, Bhayangkara kembali menebar ancaman serius. Jean Marie Privat Befolo Mbarga melepaskan tembakan tetapi bola diblok pemain bertahan Persebaya Surabaya. Persebaya Surabaya membalas satu menit berselang lewat upaya jarak jauh. Milos Raickovic melepaskan tembakan tetapi bola melenceng dari sasaran setelah Jefferson Junio Antonio da Silva menciptakan peluang, sehingga skor tetap belum berubah.
Petaka bagi Persebaya Surabaya datang tepat di penghujung babak pertama. Skor berubah menjadi Persebaya Surabaya 0 – 2 Bhayangkara FC pada menit 45+1. Moussa Sidibe mencetak gol untuk Bhayangkara FC setelah menerima assist dari Ryo Matsumura. Dalam proses gol itu, Ryo Matsumura menciptakan peluang yang membuat lini belakang tuan rumah gagal mengantisipasi pergerakan cepat Sidibe.
Gol tambahan di masa injury time menjadi pukulan telak bagi Green Force. Babak pertama usai, Persebaya Surabaya 0-2 Bhayangkara FC, dan sorak dukungan di Gelora Bung Tomo berubah menjadi keheningan.
Susunan Pemain
Persebaya Surabaya turun dengan komposisi Andhika Ramadhani; Koko Ari Araya, Risto Mitrevski, Jefferson Junio Antonio Da Silva, Rachmat Irianto; Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Israel Rivera Davalos; Bruno Moreira Soares, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas, Mihailo Perovic.
Di kubu Bhayangkara FC, Muchamad Aqil Savik dipercaya menjaga gawang dengan dukungan Frengky Deaner Missa, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, I Putu Gede Juni Antara. Lini tengah diisi T.M Ichsan, Ryo Matsumura, Moises Wolschick, sementara Moussa Sidibe, Henri Doumbia, dan Jean Marie Privat Befolo Mbarga menjadi tumpuan di lini depan.
Evaluasi Permainan
Secara permainan, Bhayangkara tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang. Dua gol dari Henri Doumbia dan Moussa Sidibe menjadi bukti ketajaman sekaligus momentum penting dalam laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini.
Persebaya Surabaya terkapar di babak pertama dan menghadapi tantangan berat untuk bangkit di paruh kedua. Dukungan Bonek masih mengalir, namun Bhayangkara FC sudah lebih dulu menancapkan dominasi dengan keunggulan 2-0 yang membuat pertandingan semakin panas dan penuh tensi.







