Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemain Persija Bocorkan Permintaan ke The Jakmania Usai Kalah dari Arema dan Persib

    19 Februari 2026

    6 rekomendasi abon lezat dan bergizi untuk MPASI bayi

    19 Februari 2026

    Innova V Diesel 2020 Bekas: Harga dan Spesifikasi Terbaik

    19 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 19 Februari 2026
    Trending
    • Pemain Persija Bocorkan Permintaan ke The Jakmania Usai Kalah dari Arema dan Persib
    • 6 rekomendasi abon lezat dan bergizi untuk MPASI bayi
    • Innova V Diesel 2020 Bekas: Harga dan Spesifikasi Terbaik
    • Mudik Gratis BUMN 2026 Antar Lebih dari 100 Ribu Pemudik
    • Promo Diskon Besar Indomaret, Alfamart, Superindo 15 Februari 2026: Beras 5kg Rp79.900, Gula Pasir Rp16.500/Kg
    • AS Siapkan Opsi Serangan Jangka Panjang ke Iran, Diplomasi Nuklir di Oman Berlanjut
    • Pendaftaran Beasiswa Gratispol Kaltim 2026 Ditutup, Cek Syarat Mahasiswa
    • Atlet Thailand Ditangkap Terkait Kecurangan SEA Games vs Vietnam
    • Persebaya Surabaya Tumbang! Bhayangkara FC Dominasi 2-0 di Babak Pertama
    • Ramalan Aquarius 17 Februari 2026: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Cinta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»AS Siapkan Opsi Serangan Jangka Panjang ke Iran, Diplomasi Nuklir di Oman Berlanjut

    AS Siapkan Opsi Serangan Jangka Panjang ke Iran, Diplomasi Nuklir di Oman Berlanjut

    adm_imradm_imr19 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persiapan Militer AS untuk Potensi Konflik dengan Iran

    Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang mempersiapkan rencana kontingensi untuk kemungkinan kampanye militer berkelanjutan terhadap Iran. Rencana ini akan dijalankan jika diperintahkan oleh Presiden Donald Trump. Informasi ini berasal dari dua pejabat AS yang berbicara secara anonim kepada Reuters, yang menyebutkan bahwa skenario yang dipertimbangkan bukan sekadar serangan satu kali, tetapi bisa berkembang menjadi operasi militer yang berlangsung selama beberapa minggu.

    Pembicaraan diplomatik antara AS dan Iran terkait program nuklir Teheran kembali digelar di Oman. Meskipun demikian, kekhawatiran akan eskalasi konflik semakin meningkat, terutama setelah Pentagon memperluas kehadiran militer di kawasan Asia Barat. Menurut laporan yang dirujuk, Pentagon telah mengerahkan kapal induk tambahan, ribuan personel militer, pesawat tempur, serta berbagai aset militer lainnya ke wilayah tersebut.

    Pernyataan Presiden Trump

    Dalam pidatonya kepada pasukan AS di North Carolina, Presiden Donald Trump mengakui kesulitan dalam mencapai kesepakatan dengan Iran. Ia menyatakan bahwa “sulit untuk membuat kesepakatan. Kadang-kadang Anda harus memiliki rasa takut,” ujarnya. Trump menambahkan bahwa tekanan merupakan satu-satunya cara agar situasi dapat “diurus.”

    Sementara itu, Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menegaskan bahwa semua opsi masih terbuka. “Presiden Trump memiliki semua opsi di atas meja sehubungan dengan Iran. Ia mendengarkan berbagai perspektif, tetapi membuat keputusan akhir berdasarkan apa yang terbaik untuk negara dan keamanan nasional kita,” ujarnya.

    Potensi Konflik Berkepanjangan

    Tahun lalu, AS pernah mengerahkan dua kapal induk ke kawasan dan meluncurkan agresi terhadap situs nuklir Iran. Balasan dari Teheran berupa serangan terhadap pangkalan militer AS di Qatar. Namun, menurut pejabat AS, perencanaan saat ini lebih kompleks. Jika konflik berkepanjangan terjadi, target AS tidak hanya terbatas pada fasilitas nuklir, tetapi juga mencakup fasilitas negara dan keamanan Iran.

    Seorang pejabat AS mengakui bahwa Washington sepenuhnya memperkirakan adanya pembalasan dari Teheran. Hal ini berpotensi memicu serangan balasan berulang dalam periode panjang dan meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas. Iran memiliki persenjataan rudal yang signifikan dan telah berulang kali memperingatkan akan membalas setiap serangan terhadap wilayahnya.

    Ancaman dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran

    Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) bahkan mengancam akan menargetkan pangkalan militer AS di seluruh Asia Barat jika agresi terjadi. AS sendiri mengoperasikan fasilitas militer di sejumlah negara seperti Yordania, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Turkiye, serta sistem pertahanan rudal di wilayah Palestina yang diduduki.

    Trump juga memperingatkan bahwa kegagalan mencapai solusi diplomatik akan menjadi sesuatu yang “sangat traumatis.” Dengan situasi yang semakin memanas, potensi konflik antara AS dan Iran terus menjadi topik utama dalam dunia politik internasional.

    Peran Diplomasi dalam Mencegah Eskalasi

    Meski ada ancaman militer, diplomasi tetap menjadi jalan yang ditempuh oleh kedua pihak. Pembicaraan di Oman menunjukkan upaya untuk menjaga komunikasi antara Washington dan Teheran. Namun, ketegangan terus meningkat, terutama dengan peningkatan kehadiran militer AS di kawasan. Kedua belah pihak harus berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah yang dapat memicu eskalasi lebih lanjut.

    Tantangan yang Dihadapi

    Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa baik AS maupun Iran memiliki strategi yang berbeda dalam menghadapi situasi ini. Sementara AS mempersiapkan berbagai opsi militer, Iran tetap mempertahankan posisi tegas dalam membela kepentingannya. Tantangan utama adalah bagaimana kedua belah pihak dapat menemukan titik temu tanpa memicu konflik yang lebih besar.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Asian Games 2026: Malaysia Kalah Tragis dari Indonesia

    By adm_imr18 Februari 20260 Views

    PSSI Tanggapi Isu Timnas U-23 dan Putri Indonesia Tak Ikut Asian Games 2026

    By adm_imr18 Februari 202637 Views

    Indonesia dan Israel Bergabung dalam Dewan Perdamaian

    By adm_imr18 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemain Persija Bocorkan Permintaan ke The Jakmania Usai Kalah dari Arema dan Persib

    19 Februari 2026

    6 rekomendasi abon lezat dan bergizi untuk MPASI bayi

    19 Februari 2026

    Innova V Diesel 2020 Bekas: Harga dan Spesifikasi Terbaik

    19 Februari 2026

    Mudik Gratis BUMN 2026 Antar Lebih dari 100 Ribu Pemudik

    19 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?