Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan

    Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan

    28 September 2026
    Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari

    Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari

    28 September 2026
    Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah

    Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah

    28 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 28 September 2026
    Trending
    • Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan
    • Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari
    • Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah
    • Jejak Filosofi dan Sejarah Panjang Gudeg Jogja yang Melintasi Ratusan Tahun
    • Seni Mengelola Tekanan Kerja Modern Tanpa Harus Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental
    • Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah
    • Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban
    • Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah
    • Menjemput Kesegaran Pagi Melalui Olahraga Ringan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hidup
    • Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Rapor Setahun DIR Capai 4,2 Miliar Engagement

    Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Rapor Setahun DIR Capai 4,2 Miliar Engagement

    adm_imradm_imr1 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ringkasan Berita: Dedi Mulyadi Paling Menyedot Perhatian Publik

    Riset Deep Intelligence Research (DIR) menunjukkan bahwa Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi figur yang paling menyedot perhatian publik sepanjang satu tahun pertama masa jabatannya. Riset ini bertajuk Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026 dan dirilis di Jakarta pada Minggu (22/2). DIR adalah lembaga riset media dan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang menganalisis pemberitaan dan percakapan publik di media sosial selama periode 20 Februari 2025 hingga 19 Februari 2026.

    Total pemberitaan mengenai kepala daerah tingkat provinsi mencapai 1.887.196 berita, baik dari media siber, cetak, maupun elektronik. Selain itu, tercatat total engagement sebesar 5.624.353.582 dengan audiens sebanyak 33.798.508.877. Di media sosial, terdapat 4.573.206 percakapan, meliputi:

    • X: 112.442 percakapan
    • Facebook: 204.337 percakapan
    • Instagram: 854.473 percakapan
    • TikTok: 2.063.710 percakapan
    • Threads: 27.468 percakapan
    • YouTube: 1.309.974 percakapan

    Jumlah media yang dianalisis mencakup 11 ribu media online, 200 media cetak, dan 40 media elektronik. Sementara untuk media sosial, DIR melakukan crawling terhadap semua platform yang digunakan oleh masyarakat di Indonesia.

    Metodologi dan Fase Kritis Kepemimpinan

    Direktur Komunikasi DIR, Neni Nur Hayati, menjelaskan bahwa satu tahun pertama merupakan fase krusial bagi para pemimpin daerah. “Kami menggunakan metodologi Media Intelligence yang menggabungkan analisis media massa dan digital listening untuk melihat sejauh mana legitimasi publik terbentuk di era keterbukaan informasi ini,” ujar Neni. Mesin AI DIR bekerja meng-crawling data untuk menarik seluruh data pemberitaan dan percakapan publik di media sosial dari para gubernur, tentang gubernur, serta yang mempercakapkan gubernur.

    Menurut Neni, tahun pertama adalah ujian kepemimpinan situasional. “Data kami menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian sangat tinggi dan harapan besar kepada pemimpin daerah dalam mengeksekusi janji-janji kampanye, program pusat di daerah, dan ketangkasan saat bencana melanda. Total berita tentang gubernur di media mainstream mencapai 1,887 juta lebih. Engagement di medsos mencapai 5,624 milyar, dengan audiens mencapai 33,798 milyar terlibat. Ini perhatian yang luar biasa, dan harapan yang sangat besar dari masyarakat,” tutur Neni.

    Temuan Utama Riset DIR

    Dalam temuan utama, DIR mencatat tiga kluster isu dominan:

    1. Program Strategis Nasional di bidang pendidikan, khususnya implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi perhatian luas di hampir seluruh provinsi.
    2. Ketangkasan menghadapi krisis, terutama saat Banjir Besar di Sumatera dan Aceh pada November 2025 yang menjadi titik uji kepemimpinan daerah.
    3. Isu integritas dan hukum, termasuk relasi dengan KPK dan DPRD, serta dugaan korupsi seperti yang terjadi di Jambi dan Riau yang menekan rating performa media hingga menyentuh angka 4/10 bagi gubernur tertentu.

    Analisis juga menunjukkan disparitas ruang emosi publik. Media massa cenderung memberikan sentimen positif tinggi hingga 79 persen. Sebaliknya, media sosial menjadi arena apresiasi sekaligus kritik tajam. Instagram, Youtube, Tiktok, dan Facebook mencatat atensi tinggi, sementara X menjadi platform paling kritis dengan engagement paling rendah dibanding platform lainnya.

    Kategori Highest Publication dan Engagement

    Dalam kategori Highest Publication, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas. Gubernur Jawa Barat itu mencatat 194,4 ribu pemberitaan media online, 16,1 ribu pemberitaan cetak, dan 4,6 ribu pemberitaan elektronik. Narasi kebijakan kerakyatan, isu sosial, serta konsolidasi wilayah menjadi penopang utama stabilitas eksposurnya.

    Di bawahnya, Pramono Anung di DKI Jakarta membukukan 153 ribu pemberitaan media online, 8,9 ribu cetak, dan 8,3 ribu elektronik. Sementara Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur mencatat 82,7 ribu pemberitaan online, 8,3 ribu cetak, dan 1,5 ribu elektronik, dengan fokus pada ekonomi syariah dan perlindungan sosial.

    Dominasi Dedi semakin terlihat pada kategori Highest Engagement. Ia membukukan total engagement 4.256.465.957 dengan audience 25.570.049.700. Konten humanis dan pendekatan kepada warga akar rumput menjadi magnet utama di TikTok, Instagram, dan Youtube. Konsistensinya mengisi konten, termasuk mensosialisasikan kebijakan yang memicu perdebatan publik, justru memperkuat posisinya sebagai pusat perhatian.

    Pramono Anung mencatat total engagement 959.157.202 dengan audience 5.764.849.476, sementara Muzakir Manaf dari Aceh meraih 337.185.381 engagement dan audience 1.693.330.015, terutama terdorong isu kearifan lokal dan respons terhadap bencana.

    Rekomendasi dari DIR

    Merujuk penelitian Mike Walsh (2019), DIR menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis data dan algoritma. “Gubernur ke depan tidak bisa hanya bekerja secara administratif. Mereka harus memberikan kebijakan solutif atas permasalahan yang terjadi dan mampu membaca emosi publik di media sosial serta mampu mengomunikasikan kebijakan secara massif, transparan, dan akuntabel.”

    Mengutip apa yang disampaikan oleh Rhenald Kasali (2025), para kepala daerah terutama gubernur bekerja bukan berdasarkan asumsi lama, tetapi menchallange asumsi tersebut dengan gagasan baru karena saat ini, realitas sudah berbeda sehingga harus cepat beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, harmonisasi dengan legislatif adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan.

    Kesimpulan

    Rapor ini memperlihatkan satu kesimpulan: legitimasi publik di era digital tak lagi hanya ditentukan oleh kebijakan substantif, melainkan juga oleh kemampuan membaca percakapan dan mengelola narasi. Dalam lanskap itu, Dedi Mulyadi tampil sebagai figur yang paling berhasil menyedot, sekaligus mengelola, perhatian publik sepanjang tahun pertamanya menjabat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja

    By redaksi13 September 20268,648 Views

    Aksi Heroik Ketua DPRK Aceh Tenggara Jelajahi Jalanan Saat Macet Parah

    By adm_imr27 Agustus 20262 Views

    Kalender September 2026: Daftar Hari Penting dan Nasional

    By adm_imr27 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan

    Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan

    28 September 2026
    Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari

    Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari

    28 September 2026
    Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah

    Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah

    28 September 2026
    Jejak Filosofi dan Sejarah Panjang Gudeg Jogja yang Melintasi Ratusan Tahun

    Jejak Filosofi dan Sejarah Panjang Gudeg Jogja yang Melintasi Ratusan Tahun

    28 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?