Kembalinya Bruno Paraiba Berikan Harapan Bagi Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya kembali mendapat kabar baik menjelang pertandingan melawan Persita Tangerang. Bruno Paraiba, striker asal Brasil yang sempat absen selama enam laga karena masalah kebugaran, kini telah pulih dan siap bermain. Kembalinya sang pemain diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas gol Bajol Ijo.
Kondisi Fisik Bruno Paraiba Sudah Membaik
Klub Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan bahwa kondisi fisik Bruno Paraiba sudah membaik. Akun resmi klub di Instagram menulis, “Dia bugar. Dia lapar. Bruno Paraiba siap mengaum lagi.” Pernyataan ini memberikan harapan besar bagi para penggemar Persebaya, terutama Bonek, yang merindukan penyerang tajam.
Bruno Paraiba sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan saat debutnya melawan PSIM Yogyakarta. Ia langsung mencetak gol, yang membuat banyak orang percaya bahwa ia bisa menjadi pembeda dalam tim. Namun, setelah gol tersebut, Bruno harus menepi selama enam laga berturut-turut karena cedera kebugaran.
Kembalinya Bruno Memberikan Opsi Lebih Banyak Bagi Pelatih
Kembalinya Bruno Paraiba juga memberikan peluang lebih besar bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Dengan kembalinya striker asal Brasil itu, pelatih asal Portugal tersebut kini memiliki lebih banyak opsi di lini depan. Bruno kembali tampil saat Persebaya kalah 1-5 dari Borneo FC pada 7 Maret lalu. Ia masuk menggantikan Milos Raickovic di menit ke-66.
Meskipun hanya bermain selama 24 menit dan melepaskan satu tendangan yang tidak tepat sasaran, laga tersebut menjadi momentum penting bagi Bruno. Kini, dengan kondisi fisik yang semakin baik, ia diharapkan bisa kembali ke performa terbaiknya.
Bruno Siap Jadi Starter Saat Melawan Persita Tangerang
Pemain bernomor punggung 83 itu disebut siap menjadi starter saat Persebaya menjamu Persita Tangerang pada 4 April mendatang. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa Bruno akan diberi kesempatan. “Kami butuh striker yang lapar gol. Bruno bisa jadi solusi,” ujarnya dalam sesi latihan.
Kehadiran Bruno juga memberikan semangat kepada rekan-rekannya. Pemain lain menyebut kembalinya striker asal Brasil itu membuat lini depan lebih percaya diri.
Krisis Striker yang Dialami Persebaya
Absennya Bruno Paraiba sempat membuat Persebaya mengalami krisis di lini depan selama lebih dari tujuh pertandingan. Bajol Ijo harus mengandalkan kombinasi pemain muda dan gelandang serang untuk mengisi posisi penyerang.
Diego Mauricio, yang sebelumnya menjadi andalan, dilepas pada awal tahun. Kepergiannya membuat Persebaya kehilangan sosok target man berpengalaman. Selain itu, Dime Dimov juga hengkang, menambah daftar pemain asing yang keluar. Persebaya harus beradaptasi dengan komposisi baru.
Masuknya Bruno Paraiba diharapkan menjadi solusi. Namun, cedera membuat rencana itu tertunda. Bernardo Tavares sempat mengandalkan Gali Freitas sebagai ujung tombak. Meski produktif di laga kandang, Gali lebih berperan sebagai winger.
Kondisi ini membuat Persebaya kesulitan mencetak gol di beberapa pertandingan. Dari lima laga terakhir, hanya satu kemenangan yang diraih. Absennya striker murni membuat tim lebih banyak mengandalkan serangan dari sayap. Hal ini dinilai kurang efektif menghadapi tim dengan pertahanan rapat.
Peran Bruno dalam Proyek Jangka Panjang
Kini, dengan kembalinya Bruno, Persebaya memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki produktivitas gol. Manajemen juga menegaskan bahwa Bruno adalah bagian penting dari proyek jangka panjang. Mereka berharap striker asal Brasil itu bisa menjadi pembeda.







