Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Merawat Silaturahmi di Tengah Jam Kerja Padat Tanpa Membebankan Waktu dan Energi

    Merawat Silaturahmi di Tengah Jam Kerja Padat Tanpa Membebankan Waktu dan Energi

    29 September 2026
    Kembalikan Kilau Alami Wajah dengan Kekuatan Bahan Tradisional Indonesia yang Aman

    Kembalikan Kilau Alami Wajah dengan Kekuatan Bahan Tradisional Indonesia yang Aman

    29 September 2026
    Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Kebebasan Finansial Masa Depan

    Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Kebebasan Finansial Masa Depan

    29 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 29 September 2026
    Trending
    • Merawat Silaturahmi di Tengah Jam Kerja Padat Tanpa Membebankan Waktu dan Energi
    • Kembalikan Kilau Alami Wajah dengan Kekuatan Bahan Tradisional Indonesia yang Aman
    • Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Kebebasan Finansial Masa Depan
    • Seni Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional demi Sajian Bergizi dan Lezat
    • Calisthenics atau Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal Bagi Pekerja Perkotaan
    • Rahasia Dapur Alami untuk Kulit Wajah Sehat, Segar, dan Bercahaya Sepanjang Hari
    • Membangun Jembatan Emosi Melalui Seni Mendengar Tanpa Menghakimi Anak Remaja di Rumah
    • Jejak Filosofi dan Sejarah Panjang Gudeg Jogja yang Melintasi Ratusan Tahun
    • Seni Mengelola Tekanan Kerja Modern Tanpa Harus Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental
    • Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Cek Fakta: Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah?

    Cek Fakta: Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah?

    adm_imradm_imr12 April 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Gibran Rakabuming Raka Hadiri Pawai Paskah, Simbol Kebersamaan dan Toleransi

    Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menjadi sorotan publik setelah menghadiri pawai paskah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Aksi Gibran yang ikut memikul salib dalam acara tersebut menimbulkan berbagai respons dari masyarakat. Beberapa warganet menyoroti cara Gibran memikul salib yang dianggap tidak etis, sementara yang lain memuji tindakan ini sebagai bentuk toleransi antarumat beragama.

    Pawai Paskah yang dihadiri Gibran merupakan bagian dari perayaan Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) 2026. Acara ini digelar di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, pada Senin (6/4/2026). Gibran hadir langsung dan turut serta dalam prosesi pawai, termasuk dalam memikul salib raksasa yang menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan gereja.

    Aksi Gibran Saat Menghadiri Pawai Paskah



    Gibran hadir dalam acara pawai paskah yang diselenggarakan oleh Pemuda GMIT. Ia turut serta dalam penyerahan obor pawai kepada perwakilan pemuda GMIT dan mengibarkan bendera tanda dimulainya pawai. Setelah itu, ia bergabung dengan peserta pawai untuk memikul salib raksasa.

    Momen ini terjadi ketika rombongan Pemuda GMIT Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, melintasi Bundaran Tirosa. Peserta pawai mengenakan pakaian adat dan menyuguhkan nyanyian serta puisi di hadapan Gibran dan para peserta lainnya. Diikuti oleh beberapa pemuda yang membawa salib raksasa, Gibran secara aktif ikut serta dalam prosesi tersebut.

    Simbol Persatuan dan Kebersamaan



    Ketua Sinode GMIT, Pendeta Samuel Pandie, mengajak Gibran bersama pejabat lain seperti Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wali Kota Kupang Christian Widodo untuk ikut memikul salib. Gibran langsung berada di posisi paling depan, di samping Ketua Sinode GMIT, dan memikul salib raksasa berwarna kuning yang dirantai. Pejabat lainnya mengambil posisi di belakang Gibran.

    Dalam prosesi ini, Gibran menggunakan tangan kanannya untuk memikul salib. Beberapa pejabat dan pemuda peserta pawai juga ikut mengangkat salib bersama-sama. Mereka kemudian berjalan mengikuti peserta berbusana adat di depannya. Pemikulan salib ini menjadi simbolis persatuan pemerintah, masyarakat, dan gereja dalam menghadapi beban dan tanggung jawab bersama.

    Setelah selesai, Gibran menyapa para difabel dan menerima sejumlah tanda mata dari masyarakat. Ia juga menjawab permintaan foto dari warga yang hadir. Pukul 11.48 WITA, Gibran meninggalkan Bundaran Tirosa.

    Pesan Gibran: Jaga Persatuan dan Toleransi



    Gibran menyampaikan salam damai Paskah dari Presiden Prabowo Subianto kepada warga NTT. Ia juga menyatakan dukungan terhadap Pawai Paskah Pemuda GMIT agar dapat terus berlangsung dengan dukungan promosi, infrastruktur, UMKM lokal, dan ekonomi kreatif.

    Selain itu, Gibran menyinggung potensi wisata rohani di NTT, seperti Semana Santa di Larantuka dan Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Nilo Sikka. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga toleransi di tengah konflik global.

    “Indonesia perlu menjaga toleransi. Jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah percaya kabar bohong. Tidak ada satu negara yang bisa melakukan pembangunan bila ada perpecahan,” ujar Gibran. Ia menekankan pentingnya mediasi atau klarifikasi jika ada kesalahpahaman, serta ajakan untuk saling jaga dan menopang demi pembangunan yang berkelanjutan.

    Kesimpulan

    Aksi Gibran memikul salib dalam pawai paskah adalah fakta yang benar. Ia hadir bersama umat nasrani lainnya sebagai bentuk simbol kebersamaan dan toleransi. Meskipun ada berbagai respons dari masyarakat, tindakan Gibran mencerminkan komitmen untuk menjaga harmoni antarumat beragama dan memperkuat persatuan bangsa.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja

    By redaksi13 September 20268,648 Views

    Aksi Heroik Ketua DPRK Aceh Tenggara Jelajahi Jalanan Saat Macet Parah

    By adm_imr27 Agustus 20262 Views

    Kalender September 2026: Daftar Hari Penting dan Nasional

    By adm_imr27 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Merawat Silaturahmi di Tengah Jam Kerja Padat Tanpa Membebankan Waktu dan Energi

    Merawat Silaturahmi di Tengah Jam Kerja Padat Tanpa Membebankan Waktu dan Energi

    29 September 2026
    Kembalikan Kilau Alami Wajah dengan Kekuatan Bahan Tradisional Indonesia yang Aman

    Kembalikan Kilau Alami Wajah dengan Kekuatan Bahan Tradisional Indonesia yang Aman

    29 September 2026
    Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Kebebasan Finansial Masa Depan

    Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Kebebasan Finansial Masa Depan

    29 September 2026
    Seni Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional demi Sajian Bergizi dan Lezat

    Seni Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional demi Sajian Bergizi dan Lezat

    29 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?