Keterangan: Foto Capture cctv Perempuan Berhijab dan Bermasker Diduga Pelaku Penipuan Sembako
Kota Malang — Pemilik toko sembako diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang menyasar pelaku usaha dengan kedok pembelian barang dalam jumlah besar.
Modus tersebut kembali dialami Adib, pemilik toko sembako, pada Kamis (11/9/2026). Beruntung, kejadian tersebut berhasil diantisipasi sehingga tidak ada barang yang dibawa tanpa pembayaran.
Adib mengatakan, orang yang datang ke tokonya mengaku sebagai pembeli dan melakukan pemesanan barang dalam jumlah besar. Untuk meyakinkan pihak toko, calon pembeli tersebut disebut banyak menanyakan berbagai hal terkait barang yang akan dipesan.
Namun, dalam proses transaksi, muncul permintaan agar sebagian barang dapat dibawa terlebih dahulu. Alasannya, barang tersebut akan digunakan atau dikirim ke lokasi lain yang disebut berada di sekitar toko.
Sementara barang lainnya diminta untuk diantarkan kemudian dengan alasan pembayaran akan dilakukan menyusul.
“Alhamdulillah, belum ada barang yang dibawa. Kami berhasil mengantisipasinya,” ujar Adib.
Menurut Adib, kejadian dengan dugaan modus serupa bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut sudah dua kali menemukan pola yang hampir sama di tokonya.
Kondisi toko yang sedang ramai diduga menjadi salah satu situasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku. Ketika perhatian pemilik dan karyawan terbagi, peluang untuk membawa barang tanpa menyelesaikan pembayaran menjadi lebih besar.
Adib mengingatkan para pemilik toko dan pelaku usaha agar tidak mudah tergiur dengan pesanan dalam jumlah besar apabila calon pembeli meminta barang dibawa terlebih dahulu sementara pembayaran belum diterima.
“Intinya harus lebih waspada. Jangan sampai barang keluar sebelum pembayaran benar-benar diterima,” katanya.
Atas kejadian tersebut, para pelaku usaha diimbau menerapkan prinsip pembayaran terlebih dahulu sebelum barang diserahkan. Selain itu, pengawasan perlu ditingkatkan terutama ketika toko dalam kondisi ramai.
Masyarakat juga diharapkan turut menyebarkan informasi mengenai dugaan modus tersebut agar pelaku usaha lainnya dapat lebih berhati-hati dan tidak menjadi korban.
Dalam kejadian yang dialami Adib, tidak ada barang yang berhasil dibawa dan tidak terdapat kerugian materiil yang dilaporkan.
Penulis : Ghilza







