Laga Derby Kalimantan di Stadion Batakan Tanpa Penonton
Pertandingan antara Persiba Balikpapan dan Barito Putera akan digelar di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kick off laga ini dijadwalkan pada pukul 20.00 WITA. Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan dalam pekan ke-17 Championship Liga 2. Kedua klub besar asal Pulau Kalimantan ini saling bersaing dalam persaingan kompetisi nasional.
Kehadiran siaran langsung menjadi solusi utama bagi suporter kedua tim untuk tetap mengikuti jalannya pertandingan secara real time. Karena pertandingan kali ini digelar tanpa kehadiran penonton di tribun, Stadion Batakan kembali sepi. Stadion Batakan merupakan stadion utama kebanggaan Kota Balikpapan yang berlokasi di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Dengan kapasitas lebih dari 40 ribu penonton, stadion ini dikenal sebagai salah satu stadion terbesar dan termegah di Kalimantan, serta menjadi markas resmi Persiba Balikpapan dalam setiap laga kandang.
Stadion Batakan Kembali Sepi, Bukan Kali Pertama
Pertandingan melawan Barito Putera bukanlah laga pertama Persiba Balikpapan yang digelar tanpa penonton musim ini. Sebelumnya, Persiba juga menjamu Persipura Jayapura di Stadion Batakan dengan kondisi serupa, tanpa kehadiran suporter di tribun. Stadion Batakan sendiri merupakan stadion terbesar di Kalimantan Timur dengan kapasitas lebih dari 40 ribu penonton. Stadion ini menjadi markas kebanggaan Persiba Balikpapan dan dikenal memiliki atmosfer yang intimidatif bagi tim tamu ketika tribun penuh. Namun kali ini, ribuan kursi di stadion tersebut kembali kosong. Bagi Persiba, absennya suporter jelas menjadi pukulan tersendiri.
Dukungan langsung dari publik Balikpapan selama ini dikenal sebagai kekuatan utama tim saat bermain di kandang. Dalam konteks sepak bola modern, istilah pertandingan tanpa penonton biasa disebut sebagai pertandingan “closed door”, yakni laga yang digelar tertutup akibat sanksi atau kebijakan tertentu, baik dari federasi maupun faktor keamanan.
Derby Kalimantan Sarat Gengsi
Pertemuan Persiba Balikpapan dan Barito Putera selalu menyimpan tensi tinggi. Kedua klub merupakan wakil besar Pulau Kalimantan yang telah lama bersaing di berbagai level kompetisi nasional. Derby Kalimantan bukan sekadar soal tiga poin, melainkan juga pertaruhan gengsi antarwilayah. Bagi Persiba, kemenangan atas Barito Putera menjadi simbol kebangkitan harga diri. Sementara bagi Barito, mempertahankan dominasi menjadi bukti konsistensi sebagai kekuatan utama di Kalimantan.
Pada pertemuan pertama musim ini, Barito Putera tampil sangat dominan saat menjamu Persiba di kandang sendiri. Bermain pada 2 November 2025, Laskar Antasari menang telak 3-0 atas Beruang Madu. Ferdiyansyah menjadi bintang lewat dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Renan da Silva Alves. Kini situasi berbalik. Barito harus bertandang ke Balikpapan dengan status pemuncak klasemen, sementara Persiba berada di papan bawah dan sedang berjuang keluar dari krisis.
Klasemen Jomplang, Tekanan Berat di Pundak Persiba
Perbedaan posisi kedua tim di klasemen membuat laga ini diprediksi berlangsung timpang di atas kertas. Barito Putera saat ini kokoh di puncak klasemen Grup B putaran kedua Championship Liga 2 dengan koleksi 36 poin. Barito mengumpulkan poin tersebut dari 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan dari total 16 pertandingan. Konsistensi permainan membuat Barito menjadi salah satu kandidat kuat promosi ke Super League musim depan.
Sebaliknya, Persiba Balikpapan justru terpuruk di papan bawah. Hingga pekan ke-16, Beruang Madu berada di peringkat kedelapan dengan raihan 11 poin, hasil dari tiga kemenangan, dua kali imbang, dan 11 kekalahan. Secara matematis, Persiba hanya terpaut dua posisi dari zona dasar klasemen yang dihuni Persipal FC dan PSIS Semarang. Kondisi tersebut membuat setiap laga sisa musim ini menjadi sangat krusial bagi Persiba untuk menghindari degradasi.
Menariknya, jika menilik angka statistik, kedua tim sama-sama mencatat kombinasi angka 11, 3, dan 2. Bedanya, bagi Barito angka itu berarti 11 kemenangan, sementara bagi Persiba angka itu justru mencerminkan 11 kekalahan.
Persiba Datangkan 4 Pemain Baru
Menghadapi tekanan berat tersebut, manajemen Persiba Balikpapan melakukan langkah cepat dengan mendatangkan empat pemain baru menjelang laga kontra Barito Putera. Empat rekrutan anyar tersebut adalah Michael Singgih di sektor gelandang serang, Reza Pahlevi dan Ibnu Yazid untuk memperkuat lini belakang, serta Aji Kurniawan yang menambah opsi di posisi bek kiri. Sorotan tertuju pada Michael Singgih, gelandang kaki kanan kelahiran 10 Agustus 1997 yang memiliki pengalaman memperkuat beberapa klub nasional seperti Deltras Sidoarjo, Nusantara Lampung FC, hingga klub luar negeri Orange County.
Michael diproyeksikan menjadi solusi di lini tengah serangan Persiba yang selama ini dinilai kurang tajam dalam membangun serangan. Pengalamannya di level kompetisi berbeda diharapkan mampu mengangkat kualitas permainan tim. Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur.
“Para pemain semuanya dalam kondisi baik dan siap untuk dimainkan,” ujarnya, Kamis (22/1/2026). Leonard juga menekankan pentingnya membangun chemistry antara pemain lama dan rekrutan baru agar permainan Persiba lebih solid.
“Setiap pemain punya tanggung jawab masing-masing. Di setiap laga, mereka harus membuktikan diri dan menjawab keraguan,” tegasnya.
Harga Mati di Stadion Batakan
Bagi Leonard Tupamahu, laga kandang kontra Barito Putera menjadi harga mati. Kemenangan bukan hanya soal menambah poin, tetapi juga untuk memulihkan mental tim setelah Persiba mencatatkan sembilan kekalahan beruntun di laga-laga sebelumnya. Dalam sepak bola, istilah mental pemain merujuk pada kondisi psikologis atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan. Kekalahan beruntun biasanya berdampak besar pada kepercayaan diri, konsentrasi, dan keberanian mengambil keputusan di lapangan.
Leonard berharap duel kontra Barito Putera menjadi titik balik kebangkitan Persiba di putaran kedua Championship League musim ini. Meski harus bermain tanpa dukungan langsung suporter, Persiba tetap berambisi menjadikan Stadion Batakan sebagai benteng terakhir untuk bertahan di kompetisi.
Barito Benahi Lini Depan
Di sisi lain, Barito Putera datang ke Balikpapan bukan tanpa masalah. Meski berada di puncak klasemen, pelatih Stefano “Teco” Cugurra mengakui efektivitas lini serang masih menjadi pekerjaan rumah timnya. “Stewart dan Ricky saya kira bisa membantu tim. Mereka bisa bermain sebagai winger maupun striker. Mudah-mudahan mereka cepat menyatu dengan tim dan bisa membantu kami lebih efektif di depan,” ujar Teco usai laga melawan Persipura di Stadion 17 Mei, Sabtu (17/1/2026).
Cornelius Stewart merupakan striker sarat pengalaman di kompetisi Indonesia, sementara Ricky Cawor dikenal memiliki kecepatan dan agresivitas tinggi. Keduanya diharapkan mampu meningkatkan konversi peluang Barito yang sempat menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Dengan tambahan amunisi baru, Barito berharap bisa tampil lebih tajam di sisa kompetisi demi menjaga posisi di puncak klasemen dan membuka jalan kembali ke Liga 1.
Prediksi Skor:
Persiba Balikpapan 1-0 Barito Putera
Jadwal Lengkap Pekan 17 Championship Liga 2 2025/2026
Championship Liga 2 2025/2026 memasuki pekan ke-17 dengan sejumlah pertandingan penting yang memengaruhi peta persaingan promosi. Pekan 17 dibuka oleh laga Persikad Depok vs FC Bekasi City yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (23/1/2026) pukul 15.30 WIB. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk menjaga peluang promosi. Masih di hari yang sama, PSPS Pekanbaru akan menjamu Adhyaksa FC pada pukul 19.00 WIB.
Pada Sabtu (24/1/2026), rangkaian pertandingan berlanjut dengan duel Persipura Jayapura vs PSS Sleman di Stadion Lukas Enembe pukul 13.30 WIB. Kedua tim sedang bersaing ketat di papan atas klasemen Grup B. Selanjutnya, Persekat Tegal menghadapi Persiraja Banda Aceh pukul 15.30 WIB, disusul Sriwijaya FC vs Sumsel United pada jam yang sama. Puncak perhatian malam hari tertuju pada laga Persiba Balikpapan vs Barito Putera yang digelar pukul 19.00 WIB di Stadion Batakan, serta PSIS Semarang vs Persela Lamongan di waktu yang bersamaan.
Pekan 17 ditutup pada Minggu (25/1/2026) dengan laga Deltras FC vs Persipal Palu pukul 15.30 WIB, Garudayaksa FC vs PSMS Medan pukul 15.30 WIB, serta Kendal Tornado FC vs Persiku Kudus pukul 19.00 WIB.
Link Live Streaming
Link Live Score







