Pentingnya Pengelolaan Susu Formula untuk Bayi
ASI merupakan makanan utama bagi bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya. Namun, dalam beberapa situasi, bayi mungkin perlu mengonsumsi susu formula sebagai alternatif. Penggunaan susu formula harus dilakukan dengan hati-hati, terutama dalam hal penyimpanan dan penggunaan agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan pada si Kecil.
Susu formula yang telah dicampur dengan air sebaiknya diminum dalam waktu 2 jam setelah disiapkan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas nutrisi dan mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya. Namun, bagaimana jika bayi telanjur minum susu yang sudah lebih dari 2 jam? Berikut penjelasannya.
Apa yang Terjadi Jika Bayi Minum Susu Lebih dari 2 Jam?
Susu formula memiliki daya tahan yang bervariasi setelah diencerkan. Umumnya, susu formula disarankan untuk langsung habis dalam waktu kurang dari 2 jam setelah dicampur. Tujuannya adalah untuk menjaga komponen-komponen nutrisi tetap stabil dan mencegah potensi risiko kesehatan.
Jika bayi meminum susu yang sudah lebih dari 2 jam, nilai gizinya bisa berkurang. Selain itu, ada risiko infeksi pencernaan karena kemungkinan adanya mikroorganisme berbahaya yang masuk ke dalam susu saat dibiarkan terlalu lama. Bayi juga berisiko mengalami dispepsia atau bahkan keracunan akibat minum susu yang sudah terlalu lama.
Jika bayi tidak menunjukkan gejala apa pun setelah minum susu tersebut, Mama tidak perlu khawatir. Namun, tetap waspada dan observasi kondisi si Kecil.
Apakah Susu Formula yang Tidak Habis Boleh Diminum Lagi?
Bayi sering kali membutuhkan susu dalam jumlah yang tidak sepenuhnya habis. Namun, susu formula yang tersisa di dalam botol tidak boleh dikonsumsi kembali. Hal ini karena campuran antara susu formula dan air liur bayi dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.
Mama dapat memperkirakan jumlah susu yang dibutuhkan bayi agar tidak terbuang banyak. Jika sisa susu cukup banyak, gunakan botol dot dengan ukuran kecil untuk mengurangi pemborosan.

Bolehkah Susu Formula Dibekukan?
Susu formula yang telah diseduh dapat disimpan di kulkas dengan suhu dingin hingga 24 jam. Namun, membekukan susu formula tidak disarankan. Berbeda dengan ASI, susu formula yang dibekukan akan mengalami perubahan tekstur, rasa, dan tampilan. Selain itu, susu yang dibekukan cenderung memadat dan menghasilkan gumpalan-gumpalan yang mengurangi kandungan air.
Meskipun tidak boleh dibekukan, pastikan susu tetap dalam kondisi dingin untuk menjaga sterilitasnya.

Berapa Lama Susu Formula Masih Baik Digunakan Setelah Dibuka?
Setelah wadah susu formula dibuka, sebaiknya digunakan dalam waktu satu bulan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta tutup rapat. Jika sudah melebihi masa tersebut, segera buang.
Beberapa langkah penting untuk menjaga kualitas susu formula:
- Simpan wadah susu formula yang belum dibuka di tempat yang sejuk, kering, dan dalam ruangan—bukan di luar ruangan, garasi, atau kendaraan.
- Setelah wadah dibuka, simpan di tempat yang sejuk dan kering dengan tutup yang tertutup rapat.
- Jangan menyimpan susu formula yang belum disiapkan di lemari es.
- Membekukan susu formula yang sudah dicampur tidak disarankan, karena dapat menyebabkan komponen nutrisi terpisah dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Cara Menghangatkan Susu Formula
Susu formula tidak harus dipanaskan, namun beberapa orang tua dan bayi mungkin lebih nyaman dengan cara ini. Jika ingin menghangatkannya, jangan gunakan kompor atau microwave karena dapat merusak profil nutrisi atau menyebabkan luka bakar.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), cara terbaik untuk menghangatkan susu formula adalah dengan meletakkan botol di bawah air mengalir hangat selama satu atau dua menit. Aduk perlahan dan uji suhu dengan meneteskan sedikit di bagian dalam pergelangan tangan.
Setelah susu dipanaskan, jangan memanaskannya kembali.

Penutup
Itulah penjelasan mengenai risiko jika bayi telanjur minum susu formula lebih dari 2 jam. Apakah si Kecil pernah mengalami hal yang sama? Jika ya, penting untuk memperhatikan gejala dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terulang. Selalu ikuti petunjuk produsen dan jaga kualitas susu formula agar aman dan bergizi untuk si Kecil.







