Fokus pada Pertandingan Berikutnya
Kapten Bali United, Ricky Fajrin, menekankan pentingnya fokus pada pertandingan yang akan datang. Ia meminta rekan-rekannya untuk menjadikan hasil buruk sebelumnya sebagai bahan evaluasi, bukan beban, menjelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya di lanjutan Super League.
Bali United FC akan menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-20 Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2) malam. Pertandingan ini dinilai krusial karena menjadi momentum kebangkitan Serdadu Tridatu setelah terpeleset di laga sebelumnya.
Pada pekan ke-19, Bali United harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor tipis 2-3. Kekalahan itu terasa menyakitkan karena sekaligus menghentikan tren positif enam pertandingan nirbobol yang sempat dibangun tim.
Situasi tersebut membuat laga kontra Persebaya Surabaya menjadi ujian mental dan konsistensi bagi Bali United. Ricky Fajrin menilai hasil negatif itu tidak boleh menjadi penghambat langkah tim untuk menatap pertandingan selanjutnya.
“Kami belajar menjadi lebih baik. Kami selalu berusaha belajar dari kesalahan untuk terus memberikan yang terbaik di laga ini,” kata Ricky Fajrin.
Evaluasi dan Persiapan Matang
Pemain yang juga menjadi andalan di sektor pertahanan itu menegaskan seluruh skuad sudah melakukan evaluasi secara menyeluruh. Fokus utama kini mengarah pada bagaimana menampilkan performa terbaik selama 90 menit di kandang sendiri.
Hingga pekan ke-19, Bali United telah mengoleksi tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. Raihan 28 poin tersebut menempatkan mereka di posisi ke-8 klasemen sementara BRI Super League 2025/26.
Posisi itu tentu belum sepenuhnya mencerminkan target yang diinginkan Bali United musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi peluang penting untuk mendulang poin maksimal dan memperbaiki posisi klasemen.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang ke Pulau Bali dengan kepercayaan diri cukup baik. Tim Green Force baru saja meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Dewa United Banten FC.
Persebaya Surabaya saat ini berada di papan atas klasemen dengan posisi ke-5 dan koleksi 32 poin. Mereka mencatatkan delapan kemenangan, delapan hasil seri, dan tiga kekalahan sepanjang musim berjalan.
Pertemuan Kedua dan Tantangan Baru
Pertandingan pekan ke-20 ini juga menjadi pertemuan kedua Bali United dan Persebaya Surabaya musim ini. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Bali United harus menelan kekalahan telak 2-5.
Hasil tersebut masih membekas dan menjadi catatan penting bagi skuad Serdadu Tridatu. Ricky Fajrin menilai laga kandang kali ini harus dimanfaatkan sebagai ajang pembuktian sekaligus pembalasan secara sportif.
Menariknya, Bali United justru lebih sering meraih poin maksimal saat bermain tandang pada musim ini. Kondisi itu membuat performa kandang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Laga melawan Persebaya Surabaya pun menjadi tantangan tersendiri untuk mengembalikan dominasi di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
“Kami dari pemain sudah sangat siap dengan persiapan yang baik di latihan. Kami akan bermain di hadapan pendukung semoga bisa memberikan motivasi dan semangat di pertandingan sehingga bisa meraih hasil positif,” tutur Ricky Fajrin.
Kesiapan Fisik dan Mental
Menurut dia, kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama menghadapi lawan sekelas Persebaya Surabaya. Seluruh pemain diminta menjaga fokus sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Ricky juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terpancing dengan hasil pertemuan sebelumnya. Setiap pertandingan memiliki cerita berbeda dan harus dihadapi dengan pendekatan yang tepat.
Bali United dipastikan tampil dengan motivasi tinggi demi kembali ke jalur positif. Kemenangan di laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal membangun kembali kepercayaan diri tim.
Atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta diprediksi akan menjadi pembeda. Kehadiran suporter diharapkan mampu memberi tekanan tambahan kepada tim tamu sepanjang pertandingan.
Dengan persiapan yang matang dan fokus penuh, Bali United optimistis mampu memberikan perlawanan terbaik. Ricky Fajrin berharap kerja keras di latihan bisa terbayar lunas di pertandingan nanti.
Pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penting. Bali United ingin bangkit, sementara Persebaya Surabaya berambisi menjaga posisi di papan atas.
Bagi Ricky Fajrin, kunci utama ada pada fokus dan kebersamaan tim. Jika dua hal itu terjaga, peluang Bali United untuk meraih hasil positif terbuka lebar di depan pendukung sendiri.







