Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU Mulai Berdatangan ke Stadion Gajayana Malang
Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU (Nahdlatul Ulama) mulai berdatangan ke Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu (7/2/2026). Dari pantauan di lokasi, para jemaah datang dari berbagai penjuru untuk menghadiri acara besar ini. Mereka masuk melalui pintu Timur hingga pintu barat VIP Stadion Gajayana Malang.
Semua akses pintu masuk dijaga ketat oleh TNI/Polri dan juga para Banser. Antusiasme jemaah terlihat dari pintu masuk Stadion Gajayana Malang. Salah satu rombongan yang hadir adalah ibu-ibu muslimat dari Kecamatan Junrejo Kota Batu, yang datang menggunakan 20 angkot (mikrolet). Mereka memakai seragam serba hijau dan tampil penuh semangat saat masuk ke dalam stadion.
“Kami berangkat pukul 19.00 WIB, Alhamdulillah akhirnya sampai ke Stadion Gajayana,” kata Afifah, salah satu jemaah. Meski hujan sempat mengguyur area Stadion Gajayana Malang, hal itu tidak menyurutkan semangat jemaah. Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, seperti selawatan, salat tahajud, dan berbagai kegiatan lainnya.
Selain itu, rombongan dari sejumlah daerah lainnya juga mulai berdatangan. Mengingat kapasitas Stadion Gajayana Malang hanya bisa menampung 30.000 jemaah, panitia menyediakan videotron di area luar stadion untuk para jemaah yang tidak bisa masuk ke dalam.
Pengaturan Arus Jemaah
Ketua PCNU Kota Malang, KH Dr Isroqunnajah, menjelaskan bahwa dalam mengatur arus jemaah, PCNU Kota Malang menyerahkan sepenuhnya mekanisme pembagian kuota kepada masing-masing Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jawa Timur. Setiap PC telah menerima undangan resmi dan diminta mengirimkan data estimasi jumlah jemaah.
“Dari data yang masuk, ada PC yang mengusulkan 2.500, ada juga yang sampai 15.000. Karena kapasitas terbatas, akhirnya kita sesuaikan. Kira-kira 30 persen dari masing-masing kota dan kabupaten,” jelasnya. Selain pembatasan kapasitas, panitia juga menyiapkan solusi bagi jemaah yang tidak bisa masuk ke stadion, termasuk rombongan liar atau romli yang diperkirakan tetap memadati kawasan Gajayana.
Panitia menyiapkan sedikitnya empat hingga delapan titik videotron di sekitar stadion agar jemaah tetap bisa mengikuti rangkaian acara. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Malang juga akan menurunkan mobil videotron yang berkeliling untuk menjangkau jemaah di titik-titik tertentu.
“Semua tetap kita fasilitasi. Ini bukan pertama kali, dan jemaah NU sudah sangat maklum dengan kondisi seperti ini,” katanya. Dari sisi keamanan dan kesehatan, PCNU Kota Malang juga mengimbau agar jemaah yang hadir tidak membawa anak kecil serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
“Tidak ada batasan usia, tapi yang penting tidak memiliki riwayat penyakit tertentu yang membutuhkan penanganan khusus. Anak kecil tidak diperkenankan dibawa, demi kenyamanan bersama,” tandasnya.
Jadwal Acara Majahadah Kubro 1 Abad NU
Berikut susunan acara Mujahadah Kubro dan Puncak Harlah 1 Abad NU Masehi PWNU Jatim di Stadion Gajayana, Malang:
RUNDOWN – 1
Sabtu, 7 Februari 2026
21.00 – 24.00: Sholawat Bersama Majelis Sholawat Se-Malang Raya
Ahad, 8 Februari 2026
00.00 – 01.00: Khotmil Qur’an 999 kali bersama Qori Nasional dan Internasional
(Ket: Angka 999 kali berasal dari khotmil quran oleh 30 juz = 30 orang x 999 = 29.970 orang. Peserta khotmil quran bisa dari cabang atau lainnya)
01.00 – 02.00: Sholat Malam (Tahajud dan Hajat)
02.00 – 04.00: Mujahadah dan Ijazah Kubro
04.00 – 05.00: Sholat Shubuh Berjamaah
05.00 – 06.30: Gajayana Bersholawat bersama Majelis Syubbanul Muslimin
RUNDOWN – 2
Ahad, 8 Februari 2026
06.30 – 08.00: Puncak Resepsi 1 Abad NU Masehi dengan acara:
Pembukaan MC
Pembacaan Ayat Suci Al Quran
Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon
Sambutan Ketua PWNU Jawa Timur
Sambutan Gubernur Jawa Timur
Taujihad Mustaysar PWNU Jatim / Rois Aam PBNU
Sambutan Presiden Republik Indonesia
Pembacaan Doa
Acara Selesai / Penutup







