Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Distraksi Digital

    11 Februari 2026

    Jadwal SIM Keliling Tangerang Raya Hari Ini: Lokasi Terbaru 9 Februari 2026

    11 Februari 2026

    Mobil listrik murah menggemparkan, LCGC kehilangan daya tarik?

    11 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Februari 2026
    Trending
    • Distraksi Digital
    • Jadwal SIM Keliling Tangerang Raya Hari Ini: Lokasi Terbaru 9 Februari 2026
    • Mobil listrik murah menggemparkan, LCGC kehilangan daya tarik?
    • Media sebagai penjaga marwah konstitusi dan Pancasila
    • Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 77, Ayo Mengamati
    • AHM Perkenalkan Solusi Mobilitas Inovatif di IIMS 2026
    • Kekalahan Pertama di Kandang! Gol Almeida Dianulir, Persija Kalah 2-0 dari Arema FC
    • 7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Susu
    • Kolaborasi DPK St. Vinsensius dan Puskesmas Siso Gelar CKG untuk Umat Nonohonis
    • Niat dan Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Dzuhur
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Protein Shake Lebih Baik Dengan Air atau Susu?

    Protein Shake Lebih Baik Dengan Air atau Susu?

    adm_imradm_imr11 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perbedaan Mencampur Protein dengan Susu dan Air

    Setiap orang memiliki alasan masing-masing ketika memilih cairan untuk mencampur bubuk protein. Ada yang ingin menjaga asupan kalori tetap rendah, ada pula yang justru membutuhkan tambahan energi dan nutrisi. Bagi mereka yang sedang menjalani diet rendah kalori, air putih menjadi pilihan paling aman. Protein shake yang dibuat dengan air terasa ringan, cepat dicerna, dan tidak menambah beban energi harian.

    Namun, bagi yang ingin menambah kalori sekaligus protein, susu bisa menjadi opsi yang lebih menguntungkan. Menurut data FoodData Central, segelas susu full cream mengandung sekitar 149 kalori, 11,3 gram karbohidrat, 7,8 gram lemak, dan 8 gram protein. Angka ini menjadikan susu bukan hanya sekadar pelarut, tetapi juga sumber nutrisi tambahan. Selain kandungan gizi, tekstur dan rasa sering kali menjadi faktor penentu. Protein shake dengan susu terasa lebih creamy dan mengenyangkan, sementara dengan air hasilnya lebih ringan dan netral. Catatan penting, bagi yang memiliki intoleransi laktosa, susu sapi sebaiknya dihindari. Alternatifnya, gunakan air putih atau pilih susu nabati seperti almon, kedelai, atau oat yang lebih ramah bagi pencernaan.

    Manfaat Mencampur Protein Shake dengan Air Putih

    Salah satu alasan banyak orang memilih mencampur bubuk protein dengan air putih adalah karena rendah kalori. Bagi yang sedang menjaga berat badan atau menjalani pola makan rendah kalori, pilihan ini terasa ideal. Sebagai gambaran, satu takaran 30 gram whey protein yang dicampur dengan air hanya menghasilkan sekitar 100 kalori dengan 25 gram protein. Bandingkan dengan campuran yang sama menggunakan susu full cream, kalorinya bisa melonjak hingga 249 kalori, meski kandungan proteinnya sedikit lebih tinggi, sekitar 33 gram.

    Keunggulan lain dari air putih adalah sifatnya yang bebas karbohidrat, sehingga cocok buat yang menjalani diet rendah karbohidrat atau ingin lebih ketat mengontrol kadar gula darah. Dari sisi kepraktisan, air jelas lebih unggul. Mudah didapat, tidak perlu penyimpanan khusus, dan bisa langsung digunakan kapan pun dibutuhkan. Faktor sederhana ini membuat protein shake berbasis air menjadi pilihan yang lebih fleksibel.

    Manfaat Mencampur Protein Shake dan Susu



    Setiap cangkir susu memberi tambahan sekitar 8 gram protein, sehingga ini banyak dipilih oleh siapa pun yang sedang berfokus pada pembentukan massa otot. Susu sendiri mengandung dua jenis protein utama, yaitu whey dan kasein. Keduanya dikenal efektif dalam merangsang pertumbuhan otot, meski dengan cara yang berbeda. Whey bekerja cepat, memberi asupan protein instan setelah latihan, sementara kasein dicerna lebih lambat, menjaga suplai asam amino tetap stabil dalam tubuh. Kombinasi ini membuat susu, termasuk susu cokelat, sering dipilih sebagai minuman favorit para penggiat latihan kekuatan.

    Penelitian menunjukkan bahwa mencampur susu dengan bubuk protein, baik whey maupun protein nabati, dapat memberikan manfaat tambahan, yaitu meningkatkan kekuatan, mempercepat pemulihan, serta mendukung perbaikan jaringan otot setelah sesi latihan intensif. Dengan kata lain, segelas protein shake dapat menjadi bagian dari strategi nutrisi yang mendukung performa dan pemulihan tubuh.

    Susu Membantu Pemulihan Setelah Olahraga

    Susu tak hanya menambah asupan protein, tetapi juga menyediakan karbohidrat yang berperan penting dalam mengisi kembali cadangan glikogen otot. Glikogen inilah yang menjadi bahan bakar utama tubuh saat berolahraga, sehingga pemulihannya sangat menentukan performa latihan berikutnya. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi susu setelah latihan dapat memberikan manfaat nyata. Mulai dari merangsang pertumbuhan otot, mengurangi rasa nyeri, hingga membantu memperbaiki kerusakan jaringan otot akibat aktivitas fisik intensif. Jadi, segelas susu pasca latihan dapat menjadi bagian dari strategi pemulihan.

    Sebagai bonus, susu juga menawarkan pengalaman sensorik yang berbeda. Teksturnya yang lebih kental dan creamy dibandingkan air membuat protein shake terasa lebih memuaskan, sekaligus memberi sensasi kenyang yang lebih lama.

    Mana yang Lebih Baik untuk Olahraga?

    Baik dicampur dengan air maupun susu, protein shake tetap bekerja efektif dalam mendukung tujuan kebugaran dan komposisi tubuh. Namun, bagi mereka yang rutin berlatih di gym, menambahkan susu sering kali memberi nilai tambah. Susu terbukti mampu merangsang pertumbuhan otot, mempercepat pemulihan, serta mengurangi nyeri dan kerusakan otot setelah olahraga intensif. Kandungan protein alaminya—whey dan kasein—bekerja saling melengkapi, memberi asupan cepat sekaligus bertahan lama bagi otot yang sedang memperbaiki diri.

    Meski begitu, manfaat utama sebenarnya sudah bisa diperoleh dari bubuk protein itu sendiri, baik whey maupun protein nabati seperti pea protein. Artinya, jika kamu lebih memilih mencampurnya dengan air karena alasan praktis, ringan, atau rendah kalori, kamu tetap mendapatkan manfaat dari suplemen protein tersebut.

    Pertimbangan Lain Saat Mencampur Protein Shake



    Bagi mereka yang menjalani pola makan vegan atau paleo, air putih atau susu nabati (seperti almon, kedelai, atau oat) menjadi pilihan yang lebih sesuai. Dari sisi rasa, susu sapi maupun susu nabati biasanya menghadirkan tekstur yang lebih creamy dan cita rasa yang lebih kaya. Sebaliknya, jika menggunakan air, rasa akan lebih ringan. Untuk menjaga kenikmatan, kamu bisa memilih bubuk protein yang sudah diberi perisa, sehingga tetap enak dikonsumsi meski hanya dicampur air.

    Kondisi kesehatan juga perlu diperhatikan. Jika kamu memiliki intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi maupun kedelai, maka air putih adalah opsi paling aman. Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan manfaat protein tanpa risiko gangguan pencernaan atau reaksi alergi.

    Pada akhirnya, tidak ada jawaban tunggal tentang mana yang lebih baik. Semua kembali pada tujuan kesehatan, kebutuhan kalori, preferensi rasa, serta kondisi tubuh masing-masing. Protein shake bisa menjadi sahabat latihan kamu, baik campurannya dengan air, susu, maupun susu nabati, selama disesuaikan dengan kebutuhan pribadi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Susu

    By adm_imr11 Februari 20260 Views

    Menjelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Palembang Mulai Naik

    By adm_imr11 Februari 20260 Views

    Harga cabai melonjak menjelang Ramadan, harga kebutuhan lain stabil di Bengkalis

    By adm_imr11 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Distraksi Digital

    11 Februari 2026

    Jadwal SIM Keliling Tangerang Raya Hari Ini: Lokasi Terbaru 9 Februari 2026

    11 Februari 2026

    Mobil listrik murah menggemparkan, LCGC kehilangan daya tarik?

    11 Februari 2026

    Media sebagai penjaga marwah konstitusi dan Pancasila

    11 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?