Aprilia Racing Cetak Sejarah di MotoGP Amerika
Kemenangan yang luar biasa diraih oleh Aprilia Racing dalam balapan MotoGP Amerika, yang berlangsung di Circuit of the Americas. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kemenangan bagi Marco Bezzecchi, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi tim asal Italia tersebut.
Bezzecchi, yang memulai balapan dari posisi keempat akibat penalti di sesi kualifikasi, menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Meskipun mengalami kontak di lap pertama yang merusak sayap belakang motornya, ia berhasil bangkit dan mengambil alih posisi terdepan sejak akhir lap pertama hingga garis finis.
Dengan kemenangan ini, Bezzecchi mencatatkan lima kemenangan beruntun, menjadikannya sebagai pembalap ketiga di era modern MotoGP yang mampu meraih pencapaian tersebut setelah Valentino Rossi dan Marc Márquez. Ini juga menjadi kemenangan keenamnya di kelas utama bersama Aprilia Racing, serta membuatnya menjadi pembalap pertama yang mampu menyapu bersih tiga seri pembuka Grand Prix dalam satu musim—pencapaian yang terakhir kali terjadi pada 2014.
Rekor Baru yang Terpecahkan
Bezzecchi juga menjadi pembalap pertama di era modern MotoGP yang memenangkan lima balapan GP berturut-turut dengan memimpin sejak lap pertama hingga terakhir. Dalam lima balapan terakhir, ia selalu memimpin sepanjang jalannya lomba. Dengan tambahan hasil hari ini, total lap yang ia pimpin kini mencapai 121 lap, melampaui rekor sebelumnya milik Jorge Lorenzo (103 lap).
Selain Bezzecchi, Jorge Martín juga memberikan kontribusi besar untuk kemenangan Aprilia Racing. Ia finis di posisi kedua setelah tampil konsisten sepanjang balapan. Ini merupakan podium keduanya secara beruntun dalam balapan utama bersama Aprilia, sekaligus podium kedua di akhir pekan ini setelah sebelumnya meraih kemenangan di sprint race.
Dominasi Aprilia Racing di Austin
Hasil ini menandai kemenangan ke-11 Aprilia Racing di kelas utama dan yang kedua di Austin setelah kemenangan Maverick Viñales pada 2024 serta kemenangan kelima secara berturut-turut. Pabrikan asal Noale ini juga mencatatkan finis satu-dua ketiga di kelas utama, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, berhasil meraih dua finis satu-dua secara beruntun.
Dengan kemenangan ini, total raihan Aprilia Racing kini mencapai 305 kemenangan di ajang World Grand Prix Motorcycle Racing. Ini membuktikan bahwa tim ini semakin kuat dan kompetitif dalam kompetisi paling bergengsi di dunia motorsport.
Tanggapan Pembalap dan Tim
Marco Bezzecchi mengungkapkan perasaannya setelah meraih kemenangan penting ini. Ia mengatakan, “Di hari Sabtu saya melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, tapi tim selalu memberikan dukungan penuh. Hari ini yang terpenting adalah tampil maksimal di balapan. Saya sangat senang dan bangga. Sudah lama saya bermimpi bisa tampil baik di sirkuit ini—lintasan yang selalu saya sukai—namun sebelumnya belum pernah benar-benar berhasil finis sesuai harapan. Bisa menjalani balapan seperti hari ini rasanya luar biasa.”
Jorge Martín juga menyampaikan apresiasinya kepada Aprilia Racing. Ia berkata, “Saya benar-benar senang dan sangat berterima kasih kepada Aprilia. Saya sudah memberikan segalanya, dan itu membuat saya bangga. Di hari Sabtu saya berhasil mencapai target dengan memenangkan sprint race, dan hari ini saya juga berusaha semaksimal mungkin. Marco tampil luar biasa—saya sempat mencoba mengejarnya, tapi secara fisik saya terlalu memaksakan diri sehingga harus sedikit mengendur di beberapa lap terakhir. Saya memang selalu kesulitan di sirkuit ini, jadi bisa naik podium setelah absen tahun lalu adalah hasil yang sangat berarti.”
Perkembangan Aprilia Racing
Massimo Rivola, manajer tim, menyampaikan kepuasannya atas kinerja Aprilia Racing. Ia mengatakan, “Hari Minggu yang sangat berkesan bagi Aprilia Racing, dengan dua pembalap yang tampil luar biasa dan motor yang sangat kompetitif. Saya sangat puas melihat sinergi antara tim di Noale dan performa di lintasan. Tentu saja, hasil ini tidak membuat kami berpuas diri—justru menjadi motivasi tambahan untuk terus mengembangkan motor kami. Apa yang terjadi hari ini adalah momen bersejarah yang akan tercatat. Namun, kami tetap harus terus berbenah, karena apa yang terjadi pada Ai Ogura tidak mudah diterima. Saya turut prihatin untuknya, juga untuk Justin Marks dan Davide Brivio dari Trackhouse MotoGP Team. Hari ini sebenarnya ada peluang untuk melihat tiga motor Aprilia di podium, dan peluang seperti itu harus bisa dimaksimalkan.”








