Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*

Bupati Jombang Warsubi lepas 289 atlet pelajar, bonus menanti peraih medali POPDA dan PEPARPEDA

8 November 2026

Pemkot Batu akhirnya gelar mutasi, sejumlah kepala OPD yang diisi Plt kini punya pejabat definitif

8 November 2026

Rekap hasil semifinal Korea Open 2026: Kim/Seo satu-satunya juara bertahan yang lolos final

8 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Sunday, 8 November 2026
Trending
  • Bupati Jombang Warsubi lepas 289 atlet pelajar, bonus menanti peraih medali POPDA dan PEPARPEDA
  • Pemkot Batu akhirnya gelar mutasi, sejumlah kepala OPD yang diisi Plt kini punya pejabat definitif
  • Rekap hasil semifinal Korea Open 2026: Kim/Seo satu-satunya juara bertahan yang lolos final
  • Serambi gelar kenduri 40 hari H Sjamsul Kahar, dua buku kenang keteladanan sang pendiri
  • Surut Ekstrem Lumpuhkan Pelabuhan Ketapang: Macet Parah Sepekan di Selat Bali
  • Seni Mengatur Belanja Pemain Sepak Bola Dunia di Bawah Bayang-Bayang Regulasi Ketat
  • Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Arus Globalisasi Digital
  • Menjaga Waras di Tengah Riuhnya Garis Waktu Jejaring Sosial Nusantara
  • Seni Merawat Silaturahmi Tanpa Mengorbankan Jadwal Kerja yang Padat
  • Menata Ulang Ritme Keseharian Demi Menemukan Kembalinya Waktu Luang yang Bermakna
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hukum»Eks Kepala Kas BNI Serahkan Diri Usai Kabur ke Australia Setelah Gelapkan Dana Gereja Rp 28 Miliar

Eks Kepala Kas BNI Serahkan Diri Usai Kabur ke Australia Setelah Gelapkan Dana Gereja Rp 28 Miliar

adm_imradm_imr7 April 202626 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Proses Penyerahan Diri Mantan Kepala Kas BNI

Pada Senin (30/3/2026), mantan Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, Cabang BNI Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang dikenal dengan inisial AH, akhirnya menyerahkan diri setelah sempat kabur ke Australia. Proses penyerahan diri dilakukan saat pesawat yang ditumpanginya dari Australia mendarat di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.

Penyerahan diri ini terjadi setelah penyidik Polda Sumut melakukan komunikasi intensif dengan pengacara dan keluarga tersangka. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, menyampaikan bahwa proses penyelesaian administrasi dilakukan di kantor imigrasi Kualanamu.

“Tadi pagi tepatnya pada pukul 09.00 tanggal 30 Maret 2026, tersangka bersama istrinya kembali dari luar negeri. Kemudian, kami langsung mengamankan tersangka dan melakukan penyelesaian kelengkapan administrasi di kantor imigrasi Kualanamu,” ujar Rahmat dalam keterangan persnya.

Perjuangan Penyidik dalam Menjemput Tersangka

Keinginan Ahmad untuk kembali ke Sumut merupakan hasil kerja keras penyidik yang terus menjalin komunikasi dengan pihak penasehat hukum dan keluarga tersangka. “Kita melakukan koordinasi dengan pihak penasehat hukum, pihak keluarga, dan alhamdulillah mereka secara sukarela dan kooperatif kembali ke Indonesia,” tambah Rahmat.

Setelah penyerahan diri, Ahmad kemudian ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga sedang mendalami apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara senilai Rp 28 miliar.

“Penyidik masih terus mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara dugaan penggelapan dana jemaat tersebut,” ujar Rahmat.

Awal Kasus Penggelapan Dana Jemaat

Kasus ini bermula pada tahun 2019 ketika tersangka menawarkan produk investasi ke para jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara. Produk tersebut bernama BNI Deposito Investment, meskipun sebenarnya tidak dikeluarkan oleh BNI. Ahmad mengklaim bahwa produk ini dapat memberikan bunga sebesar 8 persen per tahun.

Padahal, kata Rahmat, bunga deposito perbankan umumnya hanya berkisar sekitar 3,7 persen per tahun. Namun, dalam praktiknya, tersangka diduga memalsukan dokumen, termasuk bilyet deposito dan tanda tangan nasabah.

“(Dia juga) mengalihkan dana (jemaat) ke rekening pribadi, istrinya, dan perusahaan miliknya,” ujar Rahmat.

Modus Tersangka dalam Mengelola Dana

Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polda Sumut pada 26 Februari 2026 oleh pimpinan Cabang BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, dengan nomor laporan LP/B/327/II/2026. Namun, saat dipanggil untuk pemeriksaan, tersangka melarikan diri ke luar negeri.

“Artinya, dua hari setelah dilaporkan, dia sudah bergerak lari dari Bali menuju Australia menggunakan pesawat,” kata Rahmat.

Tindakan Lanjutan dari Pihak Berwajib

Sebelumnya, Polda Sumut menetapkan mantan Kepala Kas BNI sebagai tersangka penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara senilai Rp 28 miliar. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Rahmat Budi Handoko mengatakan, kasus ini bermula pada tahun 2019.

Saat itu, tersangka menawarkan produk investasi ke para jemaat gereja bernama BNI Deposito Investment.

“Jadi, sebenarnya produk ini tidak dikeluarkan oleh BNI. Namun beliau mengatakan bahwa ada produk yang dapat memberikan bunga sebesar 8 persen per tahun,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2026).


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

By redaksi10 October 20262,147 Views

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,142 Views

Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bupati Jombang Warsubi lepas 289 atlet pelajar, bonus menanti peraih medali POPDA dan PEPARPEDA

8 November 2026

Pemkot Batu akhirnya gelar mutasi, sejumlah kepala OPD yang diisi Plt kini punya pejabat definitif

8 November 2026

Rekap hasil semifinal Korea Open 2026: Kim/Seo satu-satunya juara bertahan yang lolos final

8 November 2026

Serambi gelar kenduri 40 hari H Sjamsul Kahar, dua buku kenang keteladanan sang pendiri

8 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?