Isu Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Pertamina: Fakta dan Penjelasan
Beberapa waktu terakhir, beredarnya informasi mengenai perubahan harga BBM non subsidi Pertamina seperti Pertamax dan Pertalite mulai 1 April 2026 menimbulkan banyak spekulasi di kalangan masyarakat. Informasi ini tersebar melalui berbagai media sosial, termasuk X, yang menyebutkan bahwa harga jual BBM non subsidi akan mencapai Rp 17.850 per liter pada bulan April 2026, naik sebesar Rp 5.550 dari harga saat ini yang sebesar Rp 12.300 di wilayah Jabodetabek.
Penjelasan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menanggapi isu tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan resmi. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, harga BBM subsidi di dalam negeri masih stabil, sehingga pemerintah belum mengambil keputusan terkait kenaikan harga. Menurut Bahlil, Presiden Prabowo Subianto sangat memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat kelas bawah sebelum mengambil keputusan terkait kenaikan harga BBM.
Ia juga menegaskan bahwa publik diminta untuk bersabar dan menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Bahlil menjelaskan bahwa BBM non-subsidi tetap mengikuti harga pasar dan diperuntukkan bagi masyarakat mampu, sehingga tidak menjadi beban negara.
Harga Minyak Dunia yang Melonjak
Bahlil juga menyampaikan bahwa harga minyak dunia saat ini telah menembus 115 dollar Amerika Serikat (AS) per barel. Meskipun demikian, pemerintah tetap menegaskan bahwa harga BBM subsidi belum naik untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia memahami tekanan geopolitik global yang membuat harga minyak mentah melonjak tinggi, namun pemerintah tetap berupaya mempertahankan stabilitas di dalam negeri.
Pernyataan PT Pertamina
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan harga BBM Pertamina. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai proyeksi kenaikan harga BBM nonsubsidi per April 2026 yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” kata Baron, Senin (30/3/2026). Ia mengimbau masyarakat untuk mendapatkan informasi valid tentang harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi Pertamina, yaitu www.pertamina.com.
Baron juga menyatakan bahwa Pertamina mendukung imbauan Pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak.
Daftar Harga BBM Saat Ini
Berikut adalah harga umum BBM pada 30 Maret 2026:
- Pertalite: Rp 10.000
- Pertamax: Rp 11.550 – Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.100 – Rp 13.650
- Pertamax Green: Rp 12.900
- Pertamina Biosolar Subsidi: Rp 6.800
- Dexlite: Rp 13.250 – Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.500 – Rp 15.100
- Pertamina Biosolar Nonsubsidi: Rp 14.400
Daftar Harga BBM Per Daerah
Berikut adalah daftar harga BBM di seluruh Indonesia pada Maret 2026:
- Provinsi Aceh
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Pertamax: Rp11.550
- Dexlite: Rp13.250
- Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Sumatera Utara
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
… (lanjutkan dengan daftar provinsi lainnya)







